Cara Efektif Menghilangkan Bau Kaki dengan Mudah

Additional Image

Waktu Posting : 09-03-2025 23:12 | Dibaca : 325x

Bau kaki adalah masalah umum yang bisa mengganggu kepercayaan diri. Namun, jangan khawatir, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau kaki dengan mudah. Yuk, simak tiga langkah efektif berikut ini, termasuk resep masker kaki dari bahan alami yang bisa kamu coba di rumah!

1. Rutin Merendam Kaki dengan Air Hangat dan Garam

Merendam kaki dalam air hangat yang dicampur dengan garam adalah cara yang efektif untuk mengurangi bau kaki. Garam membantu menghilangkan bakteri dan jamur yang menjadi penyebab utama bau tidak sedap. Kamu bisa melakukannya setiap hari selama 15-20 menit. Selain itu, air hangat juga bisa membantu melancarkan peredaran darah di kaki, sehingga terasa lebih rileks setelah seharian beraktivitas.

Melansir dari Healthline, air garam mampu membersihkan pori-pori kaki dari kotoran dan minyak berlebih yang bisa memicu bau kaki. Jangan lupa, setelah merendam, keringkan kaki dengan baik, terutama di sela-sela jari, untuk mencegah kelembaban yang bisa menjadi sarang bakteri.

2. Gunakan Deodorant Kaki

Tidak hanya ketiak yang membutuhkan deodoran, kaki pun bisa memanfaatkan produk ini. Deodoran kaki yang mengandung bahan antibakteri dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri di kaki, yang biasanya menjadi penyebab utama bau. Kamu bisa memilih deodoran khusus kaki yang tersedia di pasaran atau menggunakan deodoran biasa jika sedang terburu-buru.

Menurut Medical News Today, deodoran yang mengandung aluminium chloride efektif untuk mengontrol keringat berlebih yang bisa menyebabkan bau kaki . Pastikan untuk mengaplikasikan deodoran pada kaki yang benar-benar kering, dan tunggu beberapa saat sebelum memakai kaus kaki agar produk menyerap dengan baik.

3. Resep Masker Kaki dari Bahan Alami

Berikut adalah langkah-langkah membuat masker kaki dari bahan-bahan alami yang bisa kamu coba di rumah:

Siapkan Bahan-bahan :

2 sendok makan baking soda 1 sendok makan perasan lemon 1 sendok makan madu Campurkan Bahan-bahan :

Dalam sebuah mangkuk, campurkan baking soda, perasan lemon, dan madu. Aduk hingga semua bahan tercampur rata dan membentuk pasta.

Aplikasikan pada Kaki :

Oleskan campuran masker secara merata pada seluruh bagian kaki. Diamkan selama 15-20 menit agar masker bekerja maksimal.

Bilas dan Keringkan:

Setelah 15-20 menit, bilas kaki dengan air hangat. Keringkan kaki dengan handuk bersih, pastikan tidak ada sisa kelembapan terutama di sela-sela jari.

Gunakan Secara Rutin:

Masker ini bisa digunakan 2-3 kali seminggu untuk membantu menghilangkan bau kaki dan menjaga kaki tetap lembut.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa merawat kaki secara alami dan mengurangi masalah bau yang sering kali mengganggu.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Aplikasi Kimia Farma Mobile dengan Berbagai Keunggulannya

30-04-2022 16:47

Tidak dapat di pungkiri jika dunia teknologi saat ini berkembang sangat pesat dan cepat sekali. Dan tentunya  sebagai masyarakat pada umumnya harus selalu bisa  mengikuti perkembangan dunia internet, agar tidak ketinggalan dan gaptek. Faktor inilah yang membuat PT kimia farma TBk untuk selalu mengupdate layanan kesehatan untuk masyarakat. Saat ini kimia farma telah meluncurkan suatu inovasi yang  memudahkan siapa saja untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tepatnya pada tahun 2020 yang lalu, kimia farma telah meluncurkan suatu aplikasi yang bernama kimia farma mobile. Bahkan aplikasi tersebut  telah diunduh oleh puluhan ribu orang pengguna. Untuk bias mendapatkan aplikasi digital mobile dari kimia farma ini, Anda bisa unduh melalui playstore dan juga app store. Aplikasi kesehatan  dari kimia farma ini dibuat agar dapat  memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk  mendapatkan pelayanan kesehatan. Di mana  aplikasi ini dapat  digunakan untuk membeli obat, konsultasi kesehatan, cek laboratorium dan masih banyak lagi. Di era digital seperti sekarang  ini ada  banyak masyarakat yang menginginkan segala sesuatu hal bisa dilakukan dengan mudah dan simpel. Terlebih lagi di masa pandami seperti ini, aplikasi ini sangat memudahkan Anda untuk sekedar membeli obat, vitamin serta konsultasi kesehatan tanpa harus repot-repot keluar rumah. Produk dan Servise Aplikasi kimia farma mobile  ini memiliki berbagai macam produk dan juga jasa servise yang bisa Anda manfaatkan. Produk yang tersedia di kimia farma ini sangat banyak sekali, seperti contonya vitamin, mineral, supplemen, obat dan masih banyak lagi. Sedangakan untuk servise kimia farma juga menyediakan jasa prescriptions, OTC, traditional medicine, medical equipments, beauty care, diet, baby child, dan masih banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan. Fitur Layanan Aplikasi Di aplikasi kimia farma mobile ini Anda bisa mengakses layanan seperti membeli obat-obatan, multivitamin, suplemen makanan, alat kesehatan, susu dan produk kesehatan lainnya yang mungkin sedang Anda butuhkan. Selain itu aplikasi ini juga menyediakan pelayanan reservasi laboratorium seperti rapid test, PCR, swab antigen dan lain sebagainya. Jaringan Apotik Terpercaya Kimia farma memiliki 1200 jaringan apotik dan klinik, yang mana seluruh obat di apotik/klinik tersebut berasal dari distributor farmasi resmi dan terpercaya. Bahkan terdapat 500 jaringan klinik kimia farma yang menggandeng berbagai asuransi. Bahkan beberapa klinik merupakan provider kesehatan tingkat pertama seperti bpjs atau kartu indonesia sehat. Laboratorium Berlisensi Kimia Farma memiliki sekitar 70 klinik yang terdapat laboratoriumnya. Semua lab yang ada di klinik ini telah terakreditasi KALK, sertifikat ISO 9001, ISo 14001, ISO 18001 dan Iso 15189. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi jika ingin menggunakan jasa laboratorium dari kimia farma. Kimia Farma Mobile memungkinkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan terbaiknya bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain memberikan kemudahan pembayaran, proses pengantaran pesanan juga dapat terkirim dengan cepat, dikarenakan pesanan dikirimkan dari outlet apotek terdekat dengan lokasi pemesanan. Bagi masyarakat yang memerlukan kebutuhan obat dengan cepat dan praktis, bisa segera mendownload aplikasi Kimia Farma Mobile di Google Play Store maupun App Store.

Featured Image
Cerita Pendek yang Menyentuh Hati Jutaan Orang

22-07-2016 01:01

Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda. Cerita pertama: Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya. Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis   Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.” Cerita kedua: Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi. Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.” Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”. Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.” Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!” Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon. Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.” Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis. Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?” Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.” Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri   Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.” Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi : “Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.” Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)

Featured Image
Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran

18-06-2014 23:06

Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran  Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat  Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita  lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.

...