Waktu Posting : 17-06-2014 03:02 | Dibaca : 2550x
25-07-2014 07:41
Memperindah rumah dengan tanaman bunga adalah ide yang bagus. Namun menanam tanaman obat yang memiliki manfaat bagi tubuh adalah ide yang lebih baik lagi. Ada berbagai tanaman berkhasiat yang dapat anda tanam di halaman rumah anda. Salah satunya adalah sirih. Daun sirih memiliki khasiat antiseptic sehingga dapat membunuh kuman maupun jamur. Daun ini dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Meminum rebusan daun ini juga dapat menjaga kesehatan organ kewanitaan. Baca juga : Obat Kanker Bekerja Secara Perlahan di Dalam Tubuh Tanaman berkhasiat lain yang dapat anda tanam di halaman anda adalah pohon salam. Daun salam berguna untuk bumbu masakan selain itu rebusan daun ini dapat digunakan untuk menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menurunkan kadar gula dalam darah. Anda juga dapat menanam jahe. Jahe memiliki berbagai khasiat. Salah satunya adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Rimpang jahe juga dapat digunakan untuk mengobati masuk angin dan meredakan sakit tenggorokan. Baca juga : Gejala dan Penyebab Penyakit Diabetes Menanam tanaman mahkota dewa di rumah anda akan memberikan berbagai manfaat untuk anda. Buah mahkota dewa dapat menurunkan asam urat. Selain itu, buah ini dapat mencegah sel kanker menyebar dan bertambah besar. Tanaman lidah buaya dapat memperindah halamn rumah anda sekaligus memberikan manfaat kesehatan. Gel lidah buaya dapat anda gunakan untuk merawat kesehatan rambut. Lidah buaya juga berfungsi untuk melembabkan kulit wajah dan menghilangkan jerawat. Selain itu, lidah buaya dapat membantu memperlancar pencernaan anda.
19-06-2014 07:26
Banyak alasan yang dikemukakan orang-orang yang rajin begadang. Mulai dari menyelesaikan pekerjaan kantor, ronda malam, perayaan tahun baru, bahkan menonton pertandingan sepak bola di televisi. Alasan-alasan itu juga yang dijadikan biang kerok ketika esoknya bangun kesiangan. Kebiasaan begadang ini tak jarang membuat kesal orang-orang terdekat yang kerap mengingatkan. Seorang dewasa membutuhkan tidur selama 7-9 jam di malam hari. Waktu tersebut dinilai efektif untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas. Namun, bila Anda tidur lebih dari 9 jam juga kurang baik. Kelebihan durasi tidur juga akan membawa masalah kesehatan lainnya. Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Jam hidup manusia terbagi atas tiga tahap. Tahap pertama adalah delapan jam bekerja normal, delapan jam nerikutnya untuk kerja ringan, dan delapan jam sisanya untuk istirahat. Tidak ada yang dapat menggantikan jam biologis ini. Apabila waktu tidur di malam hari kurang dari 6 jam, maka akan meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung sekira hampir 50 persen dan stroke sebesar 15 persen. Ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa apabila waktu tidur Anda kurang dari 6 jam, sebanyak 12 persen lebih mungkin meninggal dunia sebelum usia 65 tahun dibandingkan dengan mereka yang tidur 7-8 jam. Salah satu penyebab berkurangnya waktu tidur yang efektif di malam hari, ya begedang. Mungkin Anda tak menyadari begadang dapat mempengaruhi sistem endokrin dan kardiovaskular sebagai pangatur produksi hormon. Begadang juga mengakibatkan gangguan toleransi glukosa dan berkurangnya sensitivitas terhadap insulin. Hal itu dapat menyebabkan diabetes serta tekanan darah tinggi. Dampaklain dari begadang yang paling sederhana adalah Anda akan menjadi bodoh. Saat Anda kurang tidur, maka akan sering sakit kepala, mudah lupa, dan sulit konsentrasi. Ketika kondisi itu menimpa Anda, jangan harap otak Anda akan mudah merekam kejadian lalu menyimpannya dalam bentuk memori. Selain itu, mana bisa Anda menyimpan memori bila untuk konsentrasi saja susah. Baca juga : Tips Hindari Cedera Saat Futsal Hal lainnya, kulit Anda akan tampak kusam. Wajah Anda tidak ada eloknya bila dihiasi garis-garis halus dan lingkaran hitam di bawah mata. Kurang tidur membuat Anda stres dan tubuh tidak memberi kesempatan tubuhnya memperbaiki diri. Begadang juga berakibat fatal pada jantung. Pasalnya, zat pada kolesterol yang berbentuk seperti lilin, tidak terbentuk. Padahal zat ini dibutuhkan untuk membangun dinding sel dan membuat hormon-hormon tertentu. Akibatnya, aliran darah cenderung diendapkan sehingga bisa menyumbat pembuluh darah. Ketika tumpukan ini semakin banyak di pembuluh darah koroner, maka akan menimbulkan serangan jantung. Dan saat menyumbat di otak, akan menjadi stroke. Tak ada yang melarang Anda begadang, namun Anda harus tahu risiko yang akan Anda terima. Jika dikuatkan daftar dampak buruk dari begadang, maka akan ada sebuah daftar yang panjang. Oleh karena itu, pintar-pintarlah mengatur waktu tidur di tengah kesibukan. Apakah Anda termasuk disiplin atau tidak? Coba mulai hitung, berapa jam Anda tidur dalam sehari? Jangan sampai Anda menyia-nyiakan waktu tidur berharga Anda.!
06-05-2014 06:21
Trigliserida merupakan sejenis lemak yang disimpan di dalam tubuh setelah dibentuk di hati. Jenis lemak ini didapat dari asupan makanan yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat sederhana yang berlebih sehingga sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disimpan di bawah jaringan kulit di dalam sel – sel lemak. Berbeda dengan kolesterol yang umumnya ditemukan di pembuluh darah dan hati serta berfungsi sebagai pembangun hormone dan sel, trigliserida yang tersimpan di dalam jaringan lemak kulit berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh. Namun, semakin tinggi jumlah trigliserida maka semakin tebal pula jaringan lemak sehingga mengakibatkan kegemukan dan berbagai resiko lain yang mengikutinya. Untuk mengurangi tingginya kadar trigliserida dalam tubuh, seseorang harus berusaha untuk mengurangi berat badan dengan berbagai cara sehat, seperti berolah raga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, cara efektif lainnya yaitu dengan mengontrol asupan makanan dengan baik dengan mengurangi makan makanan berlemak dan mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi, tepung, dan gula. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Bagi Anda yang menderita penyakit trigliserida tinggi, beberapa obat herbal berikut dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mengurangi resiko penyakit. Bawang Merah dan Bawang Putih Bawang merah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan ini merupakan jenis obat herbal yang bisa Anda gunakan sebagai penurun trigliserida. Kandungan antioksidan plavonoid di dalamnya tidak hanya efektif menurunkan kadar trigliserida, tapi juga kolesterol dan gula darah. Sementara, bawang putih dengan kandungan s-allyl cysteine berkhasiat sebagai hipolidemik (menjaga elastisitas pembuluh darah) dan antitrombotik (melancarkan peredaran darah). Alpukat Buah yang nikmat disantap sebagai pencuci mulut atau diolah menjadi jus ini sempat menjadi jenis buah yang dianggap musuh bagi mereka yang memiliki misi menurunkan berat badan. Pada kenyataannya, alpukat mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. nutrisi yang terkandung di dalam alpukat antara lain adalah asam folat, niasin, asam pantonenat, vitamin C, E, B1, B6, zat besi, fosfor, glutation, kalium, serta makanan, dan juga lemak tak jenuh tunggal. Baca juga : Mengenal Arterosklerosis dan Permasahannya Kol Sayuran yang satu ini tentunya sangat mudah ditemukan di pasar – pasar tradisional atau supermarket. Kol atau kubis yang kita tahu merupakan salah satu pilihan sayuran atau pelengkap lalapan. Ternyata, kol atau kubis ini juga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya ampuh menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam kol, yaitu protein, lemak tak jenuh, kalsium, karbohidrat, betakaroten, fosfor, serat, dan tinamide. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa aktif, seperti sulforafan, sianohidroksibutena, dan senyawa yang dapat meningkatkan antioksidan glutation yaitu iberin. Daun Jati Belanda Daun jati belanda ini sudah cukup dikenal masyarakat sebagai obat penurun berat badan secara alami. Daun ini mengandung alkaloid, tannin dan lendir. Lendir yang dikonsumsi dari daun jati belanda ini akan menekan nafsu makan, dan juga menyerap kolesterol dan lemak di dalam tubuh. Seledri Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang umumnya digunakan sebagai bumbu penambah aroma dalam masakan. Meski sebagian orang tidak menyukai aromanya, seledri memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan trigliserida, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, akar seledri yang mengandung asparagin, glutamine, pentosan, minyak atsiri, zat pati, manit dan lendir dapat meningkatkan enzim pencernaan dan memperlancar buang air kecil. Dengan mengetahui berbagai bahan makanan yang mampu menurunkan kadar trigliserida, tentunya Anda dapat menghindari masalah ini dengan cukup mudah. Akan tetapi, menahan nafsu makan agar kadar trigliserida menurun bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan nafsu makan. Makanan yang bisa dipilih adalah makanan berkabrohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti roti gandum utuh, ketela, buah apel, sayuran hijau dan lain sebagainya. Selain itu, olah raga teratur atau melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi timbunan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.