Waktu Posting : 14-07-2014 19:27 | Dibaca : 3444x
25-09-2017 00:17
Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung - Penyakit jantung dapat diderita oleh siapa saja, tidak memandang usia maupum jenis kelamin, dari anak yang masih balita hingga yang sudah lanjut usia dapat terkena penyakit yang satu ini, baik itu laki-laki maupun perempuan semuanya memiliki peluang untuk terkena penyakit jantung. tidaklah heran jika penyakit jantung menduduki peringkat teratas penyakit yang mematikan di dunia. Oleh sebab itu anda perlu menjaga kesehatan jantung yang dimulai dari diri sendiri. Penyakit jantung secara teoritis disebabkan karena tidak lancarnya aliran darah ke jantung. Hal ini membuat kerja jantung jadi terhambat. Walaupun penyakit jantung merupakan jenis penyakit yang berbahaya, namun ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui ataupun menyadari berbagai faktor penyebab penyakit jantung itu sendiri. Secara umum, faktor penyebab penyakit jantung adalah faktor genetik dan juga gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan juga terjadinya kegemukan, namun ternyata selain faktor tersebut masih ada faktor penyebab penyakit jantung yang tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung . Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja penyebab penyakit jantung, maka kita dapat melakukan pencegahan penyakit jantung secara dini, sehingga meminimalisir terjadinya serangan jantung. Faktor-faktor penyebab penyakit jantung adalah : 1. Faktor Keturunan Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, terdapat data yang menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mempunyai masalah yang serupa yaitu penyakit jantung. 2. Faktor Penyakit Diabetes Para penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat adanya komplikasi. Para penderita diabetes harus memperhatikan kesehatan karena dapat berdampak sebagai faktor penyebab penyakit jantung. 3. Faktor Gaya Hidup dan Kurang Olah Raga Orang-orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi. Melakukan olah raga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kadar kolesterol serta menurunkan tekanan darah. 4. Faktor Kegemukan atau obesitas Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidak normalan jumlah lemak dalam tubuh. Menghindari atau mengobati obesitas (kegemukan) adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes kemudian akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Hati-hati dengan berat badan karena dengan berat badan yang berlebihan akan mudah terkena resiko penyakit jantung. 5. Faktor Stres Kondisi stres dapat menyebabkan penyempitan arteri, kondisi dimana adanya penyempitan pada arteri yang dapat menurunkan tingkat aliran darah. Stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang memicu serangan jantung. Itulah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dijadikan bahan referensi dan juga informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencegahan serangan jantung secara dini. Untuk bisa mencegah penyakit jantung, maka kita harus benar-benar memperhatikan faktor penyebab penyakit jantung tersebut.
15-07-2016 04:25
Ciuman adalah ritual manusia untuk menujukan kasih sayang dan perhatiannya terhadap pasangannya. tapi dibalik rutinitas itu kenali beberapa penyakit menular yang disebarkan melalui ciuman. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa ciuman yang sehat dapat membawa banyak manfaat untuk tubuh. Namun bila dilakukan dalam kondisi tertentu, ciuman antar pasangan justru dapat menjadi media penularan penyakit. Baca juga : Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo Meski banyak menawarkan manfaat kesehatan, namun ciuman juga dapat menjadi media penularan sejumlah virus dan bakteri penyebab penyakit. Virus dan bakteri dalam air liur atau darah dari satu orang dapat menyebar ke orang lain dengan berciuman. Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman 1. Herpes Virus yang dianggap bagian dari keluarga herpes termasuk Epstein-Barr, varicella-zoster (penyebab cacar air) dan herpes simplex (menyebabkan cold sores). Herpes simplex virus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan virus saat Ciuman. Herpes paling mudah menyebar ke orang lain ketika lesi terbentuk atau telah meletus. Virus ini bisa 'menumpahkan' (menyebar ke orang lain) dari lokasi leci bahkan ketika herpes itu telah sembuh. Sedangkan cacar air mudah menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung, tetesan liur atau penyebaran udara. 2. Mono Sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut Epstein-Barr virus, seperti dikutip dari Wikipedia, virus ini adalah salah satu tipe virus herpes. Namanya cukup unik, Infectious mononucleosis atau EBV infectious mononucleosis, Pfeiffer's disease, Filatov's disease atau bekennya disebut mono. Penyakit ini pertama kali dijabarkan oleh Sprunt dan Evans di sebuah bulletin yang disebarkan di Johns Hopkins Hospitals tahun 1920. Gejala yang muncul akibat penyebaran virus ini adalah sakit tenggorokan, demam, gelisah, rasa tidak nyaman di badan, peradangan, mual-mual hingga kehilangan nafsu makan. Penyakit ini juga mempengaruhi beberapa bagian tubuh dan memicu terbentuknya penyakit lain, seperti radang tenggorokan hingga hepatitis. Infeksi menyebar melalui pertukaran air liur, dan melewati masa inkubasi selama kurang lebih 4-7 minggu. Umumnya, gejala akan dirasakan selama 2-3 minggu dan bertahan selama beberapa bulan lamanya.penyakit ini bisa diobati dan sembuh, hanya saja umumnya menyerang seseorang dalam waktu yang cukup lama. Cenderung saat terserang virus orang akan berburu antibiotik sebagai pengobatan dini. Dalam kasus ini, antibiotik tidak dapat membantu meredakan serangan virus. 3. Glandular fever atau kissing disease Glandular fever adalah istilah umum untuk infeksi virus yang disebut infeksi mononukleosis, yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr. Virus ini menyebar melalui air liur dan infeksi terjadi melalui kontak. 4. Flu dan pilek Pilek ditularkan melalui kontak langsung dengan virus. Anda bisa terinfeksi flu dari tetesan liur atau dari kontak langsung dengan sekresi (cairan dan lendir) dari hidung dan tenggorokan orang yang terinfeksi. 5. Hepatitis B Ciuman juga dapat menularkan virus ini, meskipun darah memiliki tingkat virus lebih tinggi ketimbang air liur. Infeksi dapat terjadi ketika darah dan air liur yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan aliran darah orang lain atau selaput lendir. Seseorang lebih mungkin terinfeksi saat berciuman jika mereka berdua memiliki luka terbuka di atau di sekitar mulut. 6. Kutil Kutil di dalam mulut dapat menyebar melalui ciuman, terutama jika sebelumnya ada daerah yang mengalami trauma atau luka. 7. Penyakit Meningokokus Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan septikemia. Bakteri ini dapat ditularkan baik melalui kontak langsung atau melalui tetesan liur. Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman Nah, itulah Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman dan Jadi pastikan anda terhindar dari penyakit akibat ciuman tersebut serta yang perlu dilakukan sebelum ciuman adalah periksa kesehatan mulut pasangan anda, jangan gonta ganti pasangan, tetap mengkonsumsi makanan sehat dan yang terpenting adalah gunakan hati anda untuk melakukan ciuman jangan asal serobot.
21-06-2014 19:34
Selaku wanita kantoran atau yang tiap-tiap hari repot dengan kebiasaan kantor, kadang-kadang Anda lupa dengan kebiasaan-kebiasaan sehat. Terlebih bila Anda menggunakan banyak waktu Anda di kantor dengan duduk seharian, maka resiko Anda terkena obesitas bakal makin tinggi. Supaya berat tubuh tetap ideal serta dapat meminimalisir resiko terkena obesitas, baiknya Anda ikuti lima rutinitas berikut ini : Membawa Bekal Sayur-Sayuran Segar Gunakan saat istirahat makan siang Anda dengan konsumsi makanan sehat yang banyak memiliki kandungan sayuran. Anda dapat jadikan satu mangkuk salad semacam menu makan siang Anda. Untuk mencukupi keperluan protein, Anda dapat memberikan tahu rebus, tempe panggang, ayam kukus, atau keju. Supaya tak gampang jemu dengan menu salad semacam makan siang, Anda dapat menyiasatinya dengan merubah variasi sayuran serta makanan yang memiliki kandungan protein di dalamnya. Baca juga : Kenali Cara Media Sosial Merusak Kesehatan Mental Bergerak serta Berkeringat Waktu tiba saat istirahat, gunakan untuk lakukan aktivitas fisik yang dapat bikin Anda berkeringat. Umpamanya, sebatas jalan-jalan enjoy atau bersepeda. Anda dapat mengerjakannya waktu saat istirahat makan siang tiba atau waktu di sela-sela jam kerja. Sekurang-kurangnya Anda tak mesti duduk selama hari. Bawa Sikat Gigi serta Pasta Gigi Mint Bila sampai kini Anda miliki kebiasaan ngemil, tangani dengan langkah tersebut. Sesudah makan siang, gosok gigi Anda. Mulut yang beraroma mint bakal mengingatkan Anda bahwasanya Anda telah makan serta tidak betul-betul lapar. Umumnya bila Anda telah terasa bahwasanya mulut Anda fresh serta beraroma mint, Anda bakal malas untuk ngemil atau makan terlampau banyak. Baca juga : Konsumsi 5 Makanan Bergizi Ini Untuk Dapatkan Payudara Sehat Jauhkan Makanan Manis serta Berlemak dari Meja Anda Waktu telah bekerja di depan computer serta duduk seharian, umumnya kita bakal benar-benar gampang tergoda untuk mengunyah sesuatu untuk menangani rasa jemu atau kantuk. Untuk menyiasatinya, coba untuk menghindari makanan manis serta berlemak dari meja Anda. Bila hendak menentukan makanan ringan, pastikan yang sehat seperti yogurt, buah-buahan fresh, atau cokelat hitam bebas gula. Serta yakinkan janganlah lanjutkan ngemil waktu Anda telah kenyang. Senantiasa Siapkan Air Putih di Dekat Anda Air putih memanglah bebas kalori. Kecuali itu, minum air putih bakal berikan sensasi kenyang pada Anda. Senantiasa siapkan air putih di dekat Anda, sekurang-kurangnya yakinkan bahwasanya ada gelas air minum yang dapat di isi lagi. Bila cairan badan telah terpenuhi, maka daya badan selalu terjaga serta tentunya tak bakal gampang terasa lapar.