Waktu Posting : 04-06-2014 20:48 | Dibaca : 2286x
07-07-2016 20:27
Pria gemar seks. Itu Pasti! Bahkan ada yang mengatakan bahwa pria memikirkan seks tiap tujuh detik! Tanpa ada alasan kesehatan pun, pria tetap siap melakukan seks kapan saja. Hal ini berbanding terbalik dengan wanita yang tidak memiliki keinginan bercinta sebanyak yang dimiliki pria. Bagi kaum wanita, pahamilah bahwa ketika suami mengajak Anda melakukan hubungan intim, maka pria juga sedang meminta bantuan Anda untuk menjaga kesehatannya. Berikut ulasannya: Baca juga : Stroke - Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Untuk hidup Sebuah riset yang diadakan di Queen’s University membuktikan bahwa pria yang mampu mencapai orgasme seksual aman memiliki tingkat kehidupan yang lebih baik. Disimpulkan bahwa makin tinggi frekuensi melakukan hubungan seks, maka tingkat kehidupan pun semakin tinggi. Tubuh indah Hubungan seks disebut-sebut sebagai sarana hebat yang paling menyenangkan untuk membakar kalori. Melalui kegiatan ini, pria dapat melatih otot paha, bokong, pelvis, hingga lengan. Selain ituratedetak jantung pun dapat semakin meningkat. Baca juga : Sepatu Bau Bisa Bikin Kaki Lecet Kesehatan Prostat Kanker prostat menjadi salah satu penyakit menakutkan bagi pria usia lanjut. Untuk menghindarinya, pria muda perlu “menguras” isi prostatnya dengan interval yang rutin. Dan cara ‘kuras’ prostat terbaik adalah dengan ejakulasi yang rutin. Pria dengan kisaran usia 20-an dapat mengurangi sepertiga risiko terjangkit kanker prostat melalui ejakulasi sebanyak lebih dari lima kali dalam sepekan. “Untuk kamu juga, kok” Selain dilakukan atas dasar alasan kesehatan di atas, seks juga dapat meredakan rasa sakit yang dialami pasangan suami istri. Bagi wanita, manfaat seks antara lain adalah menjaga kesehatan sistem kantong kemih, mengurangi kemungkinan depresi, serta meningkatkan sistem imun tubuh.
25-07-2014 13:45
Butuh Waktu Salah satu penyakit mematikan yang katanya tak memiliki obat adalah kanker. Pasalnya, ada saja jenis kanker yang setelah disingkirkan, masih dapat kembali lagi menyerang tubuh. Penanganannya pun macam-macam, namun pengobatan paling awam yang diketahui adalah dengan menjalani kemoterapi. Meski ada pula cara lain atau obat kanker lain yang bisa digunakan untuk melawan kanker, kemoterapi kerap disarankan terutama bagi mereka yang penyakitnya sudah parah. Baca juga : Tanaman Obat Keluarga Kemoterapi merupakan satu cara pengobatan yang menggunakan penyakit untuk menyerang penyakit lain. Maksud penyakit di sini adalah zat yang buruk bagi tubuh, tetapi berfungsi pula untuk menyingkirkan kanker. Karena itulah para pasien yang menjalani kemoterapi biasanya akan terlihat sangat lemah dengan rambut yang terus rontok dan warna kulit yang terus memucat. Baca juga : Menjalani Terapi Obat Stroke Minta Rekomendasi Selain kemoterapi, ada obat kanker lain yang sebenarnya bisa dijalani pasien, apalagi bagi mereka yang temuan kankernya masih pada fase awal dan belum begitu berkembang. Untuk mendapatkannya, pasien dan keluarganya tentu harus meminta rekomendasi kepada dokternya. Dengan berkonsultasi, diharapkan obat yang dipilih adalah pilihan pasien sendiri dan dapat bekerja dengan baik di bawah bimbingan dokter. Selain dengan obat-obatan dari rumah sakit atau yang direkomendasikan oleh dokter, pasien juga memiliki kebebasan untuk mencari ramuan obat kanker lain yang dirasa lebih tepat, seperti herbal dan obat dari bahan-bahan alami.
22-05-2014 05:22
Kita cenderung mulai menjalani pola hidup yang malas dan tak sehat yang telah berdampak pada pola hidup yang semakin mengandalkan sesuatu serba instan dan ingin serba cepat dalam kehidupan di abad ke-21 yang serba modern ini. Pola hidup manusia memang mengikuti kecanggihan teknologi. Di rumah duduk menonton televisi, di kantor duduk mengetik di komputer, di mobil duduk, di restoran duduk, dan lain-lain yang sepanjang hari kita habiskan duduk diam dengan gadget dan tumpukan pekerjaan. Masih adakah jalan kaki sore bercengkrama dengan tetangga? Masih adakah ke pasar berjalan kaki? Masih adakah pergi ke lapangan luas bersama anak-anak untuk sekadar bermain tangkap bola? Belum lagi tekanan ekonomi yang kian menghimpit di tengah zaman yang serbamahal. Kita menggenjot diri sendiri untuk bekerja dan bekerja demi materi. Bekerja tak lagi mengenal waktu hingga istirahat kurang. Urusan makan apalagi. Belum lagi demi pergaulan, kita menjadi dekat dengan sumber penyakit seperti asap rokok,minuman beralkohol, serta gaya hidup tak sehat lainnya. Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok Gaya hidup tidak sehat bersanding erat dengan tubuh yang tidak sehat. Ada dua belas komponen untuk gaya hidup sehat, namun yang paling berkaitan erat adalahpola makan sehat dan pola aktivitas fisik. Pola makan sehat dimulai dengan memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh. Ciri awalnya adalah keteraturan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Keteraturan itu terbagi lagi dalam empat hal. Pertama adalah memiliki jadwal yang teratur yaitu tiga kali makan pokok dan dua kali camilan. Jadwal itu harus dijalani setiap hari karena berkaitan dengan pengaturan hormon dalam tubuh. Kedua adalah komposisi yang dikonsumsi. Untuk sehat, gizi harus seimbang. Harus ada sumber karbohidrat, sumber protein hewani, sumber protein nabati, serta sumber vitamin dan mineral. Keempat komponen itu harus ada dalam setiap kita mengkonsumsi makanan pokok. Kemudian ketiga adalah jumlah. Jumlah makanan yang kita konsumsi harus cocok dengan kebutuhan, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Untuk orang awam, mengetahui apakah yang kita konsumsi berlebih bisa dengan melihat apakah berat badan naik dengan jumlah yang biasa dikonsumsi. Bila ya, maka itu sudah berlebih. Terakhir, pemilihan camilan. Komposisi camilan biasanya menutupi kekurangan dalam makanan pokok. Misalnya, makanan pokok kurang protein nabati, maka kita mencamil kacang-kacangan. Kalau makanan pokok kurang vitamin dan mineral, maka pilihlah camilan buah berair banyak. Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Hipertensi Orang zaman sekarang sering mengeluh bahwa bekerja itu capek. Padahal yang dilakukan dari pagi hingga malam hanyalah duduk dan duduk meski berpindah tempat, berpindah ruangan, dan berpindah kursi. Itu sangat ringan. Untuk pola hidup sehat, kita tingkatkan aktivitas fisik. Biasakan naik tangga, kerjakan pekerjaan rumah sendiri, dan tetap melakukan olah raga rutin. Minimal olah raga itu harus dilakukan lima hari dalam seminggu. Meski begitu, dianjurkan untuk melakukan olah raga setiap hari. Namun, jangan langsung berpikir beratnya karena yang dimaksud di sini adalah olah raga santai yang dilakukan 30 menit saja setiap harinya. Kemudian, bukan bekerja saja yang harus berkualitas, tidur pun harus berkualitas. Tidur minimal enam jam sehari. Itu cukup asalkan dalam kondisi deep sleep atau tidur berkualitas. Percuma tidur sepuluh jam kalau seperti tidur ayam. Kualitas tidur ini penting. Sebenarnya, ini hal-hal yang sudah kita ketahui secara umum. Sekarang, kita tinggal melakukannya karena kalau terbiasa dengan gaya hidup tidak sehat, kesehatan kitalah taruhannya. Kebiasaan itu akan menuai masalah jangka panjang. Tanda-tandanya pertama kali adalah kegemukan. Setelah itu muncul penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke (serangan jantung), dan kanker. Well, you are what you eat. Tubuh sehat tak serta merta hadir, tapi harus dipupuk dengan pola makan dan aktivitas fisik yang sehat. Meski begitu, sehat pun bukan berarti berumur panjang karena itu semua di tangan Tuhan. Namun, dengan pola hidup sehat, kita berarti menghargai tubuh yang diberikan Tuhan karena tidak merusaknya.