Scrub Tubuh Dari Garam Dan Lemon Buatan Rumah

Additional Image

Waktu Posting : 30-05-2014 03:27 | Dibaca : 2828x

Scrub yang sederhana

Kamu bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk berbagai jenis scrub pengelupas kulit mati yang mahal, tetapi kamu dapat dengan mudah membuatnya sendiri yang akan bekerja dengan baik juga. Resep dasar ini adalah untuk sejenis pengelupas atau body scrub yang menggunakan hanya berbagai bahan yang asli, sederhana yang akan sangat efektif, jika tidak lebih, daripada berbagai produk yang ada di toko yang memiliki bahan-bahan asing yang mungkin beracun. Kecantikan dari resep ini juga terdapat pada bahwa resep ini bisa disesuaikan dengan apa yang kamu inginkan tergantung dari apa yang kamu butuhkan dan ingin rasakan. Kamu juga dapat menggunakannya tanpa rasa atau menambahkan berbagai macam bahan herbal untuk menambah manfaat seperti bunga lavender untuk relaksasi, rosemary untuk memberi energi danmenyegarkan kamu, atau thyme untuk bahan-bahan antibakterinya. Berikut ini adalah penjelasan bagaimana cara membuat scrub tubuh di rumah.

Baca juga : Membuat Masker Wajah Alami 

Bahan pembuat scrub

Garam Epsom adalah produk perawatan kulit yang sangat menakjubkan. garam itu adalah mineral yang alami yang dibentuk dari magnesium sulfide, yang secara langsung menyerap ke dalam kulit. Garam ini secara alami menghaluskan kulit, membersihkan semua sel-sel kulit mati, mengurangi peradangan, dan menenangkan otot. Garam Epsom bisa ditukar dengan kristal garam yang kasar yang akan secara kosmetik melakukan hal yang sama tetapi mengurangi mandaat dari magnesium sulfide. Minyak olive adalah halus dan lembut dan membantu menjaga kulit tetap lembab tetapi tidak berminyak. Jus lemon dan jeruk adalah pencerah yang alami, berguna sebagai seperti pemutih untuk mencerahkan kuku kamu dan kutikula dan mencerahkan titik hitam di kulit. Wanginya yang segar juga memberikan kesegaran dengan cepat. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan herbal jika kamu ingin menambhakan lebih banyak keuntungan pada scrub yang kamu buat. Ada banyak bahan herbal yang bisa digunakan seperti lavender untuk memberikan relaksasi. Berikut ini adalah cara membuat scrub tubuh di rumah.

Baca juga : Membuat Produk Perawatan Kulit Alami 

-       1/3 cup dan 2 sdm garam Epsom atau garam kristal yang kasar

-       2 sdm minyak olive

-       Jus lemon atau jeruk

-       Bahan herbal pilihan

Di dalam sebuah mangkuk, campur garam Epsom, dengan minyak olive. Masukan jus lemon atau jeruk dan aduk dengan rata. Tempatkan di sebuah toples dengan tutup yang rapat dan gunakan seminggu sekali untuk mendapatkan kulit yang halus dan bercahaya. Jika kamu hendak menggunakan herbal, tutup bagian atas dari campuran tersebut dengan herbal dan aduk setelah jus lemon atau jeruk. Herbal akan membenamkan garam disekitarnya dan kamu dapat menggunakan semuanya ketika kamu menggunakan scrub itu. Kamu dapat menggosokan scrub ini di kulit yang yang kering atau basah, tetapi jika kamu menggunakannya pada kulit yang kering, bersihkan dengan air yang hangat sesudahnya.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal

24-04-2014 10:27

Kesehatan mungkin merupakan salah satu anugerah terbesar dalam kehidupan Anda yang perlu Anda jaga dengan dengan baik. Ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan serta kondisi tubuh Anda mulai dari memilih makanan serta pola diet yang seimbang hingga berolahraga secara teratur. Di sisi lain, ada berbagai masalah kesehatan yang mungkin dapat mengganggu kondisi tubuh Anda. Masalah kesehatan cukup beragam jenisnya mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis yang membutuhkan penanganan lebih jauh. Untuk mengatasi masalah kesehatan, ada berbagai jenis pengobatan yang bisa Anda gunakan mulai dari pengobatan medis hingga pengobatan alternatif atau tradisional. Berbicara mengenai pengobatan tradisional, salah satu jenis obat-obatan tradisional yang kian populer saat ini adalah obat herbal . Artikel ini akan mengulas berbagai detail mengenai obat herbal mulai dari jenis obat herbal, fungsi obat herbal, hingga kelebihan obat herbal. Baca juga :  Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan Secara umum, obat herbal dapat diartikan sebagai berbagai jenis obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai bahan utamanya, terutama bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Sejak dulu, nenek moyang kita telah menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Jenis tanaman ini kemudian dikenal dengan sebutan tanaman obat. Beberapa jenis tanaman obat cukup mudah untuk ditemui saat ini. Bahkan, ada juga jenis tanaman obat yang mungkin selama ini Anda gunakan sebagai bumbu masak tanpa menyadari khasiat tanaman tersebut sebagai tanaman obat. Salah satu jenis tanaman obat yang digunakan sebagai bahan utama obat herbal saat ini adalah temulawak. Temulawak merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang memiliki khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Ada berbagai jenis penyakit yang bisa diatasi dengan menggunakan temulawak seperti perut kembung, maag, diare, dan sakit kuning. Temulawak juga dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat untuk mengurangi kadar lemak dalam tubuh sehingga sering digunakan dalam proses penurunan berat badan. Selain temulawak, jenis tanaman lain yang biasa digunakan sebagai bahan baku obat herbal adalah jahe dan kunyit. Kedua jenis tanaman ini lebih dikenal sebagai bumbu masakan yang digunakan sehari-hari. Meski demikian, ternyata jahe dan kunyit juga memiliki khasiat bagi kesehata Anda. Selama ini, jahe dan kunyit juga sering digunakan sebagai bahan baku jamu karena khasiat yang dimilikinya. Tanaman kunyit dipercaya dapat meringankan berbagai masalah kesehatan seperti kesemutan atau gatal-gatal karena sifatnya yang menyejukkan. Kunyit juga dipercaya dapat menurunkan kadar gula dan lemak dalam tubuh. Sementara itu, jahe cenderung memiliki sifat yang hangat. Tak heran jika jahe sering dijadikan campuran dalam minuman hangat tradisional. Tanaman jahe mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi. Adapun khasiat tanaman jahe antara lain adalah meringankan sakit kepala, mencegah masuk angin, meringankan mual, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Saat ini, berbagai tanaman obat tradisional sudah dikemas dengan menggunakan teknologi modern sehingga menghasilkan produk obat herbal yang lebih mudah didapat dan dapat digunakan secara lebih praktis. Anda bisa menemukan berbagai jenis produk obat herbal yang tersedia di berbagai apotek atau toko obat saat ini. Ada beberapa alasan yang menyebabkan obat herbal cenderung lebih diminati oleh konsumen dibandingkan obat-obatan medis yang dianjurkan oleh dokter. Salah satu hal yang menjadikan obat herbal lebih diminati adalah karena sebagian besar obat herbal tidak memiliki efek samping bagi penggunanya. Bahan-bahan alami yang digunakan pada obat herbal akan bekerja secara alami juga pada tubuh Anda. Hal ini tentu saja berbeda dengan obat-obatan medis yang menggunakan bahan-bahan kimia yang mungkin dapat menimbulkan berbagai efek samping. Baca juga :  Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan Selain itu, faktor lain yang menyebabkan obat herbal lebih diminati adalah cara kerja obat herbal yang dapat menghilangkan penyakit hingga ke sumbernya. Bahan-bahan alami yang digunakan dalam obat herbal dapat bekerja secara holistik atau secara menyeluruh. Obat herbal tidak hanya menghilangkan gejala dari penyakit namun juga mampu mengatasi penyakit tersebut secara lebih optimal. Harga juga merupakan salah satu faktor yang membuat obat herbal lebih diminati saat ini. Dibandingkan dengan obat-obatan medis, harga obat herbal relatif lebih terjangkau. Meskipun tersedia dalam harga yang lebih terjangkau, khasiat serta kualitas obat herbal tidak kalah dengan kualitas obat-obatan medis. Dalam beberapa kasus, malah ditemukan fakta bahwa obat herbal memiliki kualitas serta khasiat yang lebih baik dibandingkan obat-obatan medis. Tak heran jika semakin banyak orang yang memilih obat herbal saat ini. Sama halnya seperti pada saat akan membeli obat-obatan medis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat memilih obat herbal sehingga Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal dari obat herbal yang Anda gunakan. Hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai produk obat herbal tersebut. Perhatikan bahan-bahan yang digunakan pada obat herbal tersebut dan perhatikan khasiat yang diberikan oleh obat herbal tersebut. Dengan mencari informasi mengenai obat herbal yang akanAnda gunakan, Anda bisa memilih jenis obat herbal yang sebaiknya Anda gunakan secara lebih efektif. Hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli obat herbal adalah diagnosis penyakit yang Anda derita. Pastikan Anda sudah mendapatkan diagnosis yang akurat terhadap penyakit yang Anda derita sehingga Anda bisa memilih obat herbal yang tepat sesuai dengan penyakit yang Anda derita. Jangan lupa untuk memperhatikan tanggal produksi serta tanggal kadaluarsa dari produk obat herbal yang akanAnda beli. Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah mengikuti petunjuk penggunaan produk obat herbal yang akanAnda beli. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dari obat herbal yang Anda konsumsi.

Featured Image
Inilah Resiko Kesehatan Untuk Pekerja Shift Malam

22-05-2016 02:06

Seperti yang kita tahu, pekerja shift malam mempunyai jam kerja yang tidak sama dengan jam kerja sebagian besar orang biasanya. Pekerjaan yang termasuk juga kelompok shift malam diantaranya : perawat, dokter, pilot, petugas keamanan,  Apakah bekerja pada waktu kerja yang tidak sama dari umumnya orang mempunyai resiko yang lebih tinggi ? Pada intinya, bila kita terbangun bahkan juga bekerja di luar jam yang lumrah, ritme bilogis pada badan kita pasti bakal terganggu. Pekerjaan shift mengganggu Ritme Sirkadian (Circadian Rhythm) kita, yakni jam didalam badan yang terpaku pada terang serta gelap. Lantaran ritme sirkadian pula merubah fungsi badan, jadi bila ritme ini kacau, keseimbangan badan juga jadi kacau.    Baca juga : Cara Mencegah Cedera Gigi dan Mulut  Efek Periode Pendek  Efek periode pendek dalam soal ini tidak terus-terusan mesti dihadapi oleh pekerja shift malam. Kita sendiri dapat merasakannya, misalnya, tidur sampai larut malam kerjakan suatu hal, menanti pasangan yang tengah bersalin, dan lain-lain. Kecuali dari kelelahan yang riil dirasa, dampak lain yang dapat terkena diantaranya :  Mual, mulas, diare, sembelit atau nyeri ulu hati  Resiko cedera atau kecelakaan  Insomnia  Efek kesehatan periode panjang  Efek periode panjang dari bekerja shift malam lebih susah diukur. Namun kaum peneliti temukan jalinan yang mengagetkan pada kaum pekerja shift malam dengan meningkatnya resiko terkena penyakit :  Penyakit Kardiovaskuler. Sepanjang berpuluh-puluh th., kaum peneliti sudah sukses tunjukkan jalinan pada bekerja shift malam dengan resiko serangan jantung serta penyakit jantung. Diindikasikan resiko bakal bertambah bersamaan dengan semakin lamanya seorang bekerja shift malam.  Diabetes serta Sindrom Metabolisme. Berbagai studi temukan kalau bekerja shift mungkin saja jadi resiko terjangkit Diabetes. Satu diantara studi di Jepang temukan kalau pekerja shift, terlebih yang berdurasi 16 jam, mempunyai resiko 50% lebih tinggi terserang diabetes dari pada pekerja dengan jam kerja umum.  Obesitas. Ada berbagai keterikatan pada obesitas serta bekerja shift. Mungkin saja karena pola makan jelek dan kurang berolahraga. Keseimbangan hormon pula dapat jadi pemicunya. Hormon Leptin, yang bertindak utama dalam mengatur nafsu makan serta bikin kita terasa kenyang. Lantaran bekerja dalam shift mungkin saja jadi penyebabnya rendahnya hormon leptin, hal semacam ini bikin kaum pekerja shift jadi gampang lapar serta makan semakin banyak.  Permasalahan Kesuburan serta Kehamilan. Penelitian tunjukkan kalau bekerja shift bisa merubah system reproduksi wanita. Satu penelitian pada pramugari yang bekerja waktu hamil tunjukkan kalau kaum pramugari yang hamil serta bekerja shift mempunyai resiko 2 x lipat alami keguguran daripada pramugari hamil yang bekerja non-shift.  Kanker. Dua studi yang pernah dikerjakan memperlihatkan kalau bekerja malam hari menambah resiko terserang kanker payudara sebesar 50%. Bekerja shift di pesawat terbang, seperti pilot atau pramugari alami 70% resiko terserang kanker.  Baca juga : 7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan dalam Tubuh     Bagaimana Menanganinya?  Bila Anda bekerja shift, tersebut berbagai hal yang bisa Anda kerjakan :  Makan sehat serta olahraga. Lantaran banyak resiko untuk pekerja shift erat hubungannya dengan obesitas serta sindrom metabolisme, ambillah langkah yang tepat misalnya : olahraga teratur, makan sehat serta teratur dan melindungi berat badan sehat.  Tidur yang cukup. Umumnya, kaum pekerja shift malam susah tidur di siang hari lantaran paparan pada sinar siang hari bahkan bakal bangunkan badan Anda. Karenanya, pekerja shift malam mesti berupaya lebih keras untuk memperoleh istirahat yang cukup. Yakinkan Anda telah memblok sinar siang hari dengan tutup semuanya jendea di kamar supaya tetaplah gelap, atau dapat tidur dengan pertolongan masker tidur.  Gantilah jadwal Anda. Bila sangat mungkin, mintalah supaya Anda dipindah ke jadwal pagi. Namun bila tak, upayakan supaya Anda memohon jadwal yang stabil, serta bukanlah jadwal perputaran.  Tanyakan pada dokter. Bila Anda mencemaskan kesehatan Anda, mintalah dokter untuk memantau kesehatan Anda dengan lebih cermat.   Untuk menjaga stamina tubuh, Anda bisa mengatasinya dengan rutin mengkonsumsi Dragon Noni, Ultra Noni dan Ultra Mangosteen. 

Featured Image
Menyingkap Peran Krusial Farmasi: Melampaui Batas Obat-obatan

02-07-2024 03:51

Farmasi, sering kali disalahartikan hanya sebagai ilmu tentang obat-obatan. Namun, cakupannya jauh lebih luas, memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Artikel ini akan mengupas peran krusial farmasi dalam berbagai aspek kehidupan, melampaui batas obat-obatan. Memahami Farmasi: Lebih dari Sekedar Obat Farmasi adalah bidang ilmu yang mempelajari segala hal terkait obat-obatan, mulai dari penemuan dan pengembangan, hingga pembuatan, distribusi, dan penggunaannya. Para profesional di bidang ini, yaitu apoteker, memiliki keahlian dalam memastikan penggunaan obat yang aman, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pasien. Peran farmasi tidak hanya terbatas pada obat-obatan. Apoteker juga berperan dalam edukasi kesehatan masyarakat, memberikan konseling tentang penggunaan obat, dan membantu pasien dalam pengelolaan penyakitnya. Lebih lanjut, farmasi juga terlibat dalam penelitian dan pengembangan obat baru, memastikan kualitas obat yang beredar di masyarakat, dan berkontribusi dalam regulasi dan kebijakan terkait obat-obatan. Dampak Nyata Farmasi: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kontribusi farmasi dalam kesehatan masyarakat sangatlah signifikan. Berikut beberapa contohnya : Meningkatkan angka harapan hidup: Dengan memastikan penggunaan obat yang tepat dan aman, farmasi membantu dalam memerangi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mencegah penyakit: Farmasi berperan dalam pengembangan vaksin dan program imunisasi, membantu mencegah penyakit menular. Meningkatkan akses terhadap obat-obatan: Apoteker di apotek dan puskesmas memastikan ketersediaan obat yang dibutuhkan masyarakat, dengan harga yang terjangkau. Meminimalisir penyalahgunaan obat: Farmasi turut serta dalam edukasi dan regulasi untuk mencegah penyalahgunaan obat terlarang dan obat-obatan keras. Tantangan dan Masa Depan Farmasi Meskipun memiliki peran krusial, farmasi masih menghadapi beberapa tantangan. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran apoteker, masih maraknya peredaran obat ilegal, dan kompleksitas sistem kesehatan menjadi beberapa contohnya. Namun, masa depan farmasi terlihat cerah. Kemajuan teknologi dan penelitian terus membuka peluang baru untuk pengembangan obat-obatan yang lebih efektif dan aman. Peran apoteker sebagai edukator dan konselor kesehatan pun semakin penting dalam era informasi ini. Dengan sinergi antara apoteker, pemerintah, dan masyarakat, farmasi dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal. Farmasi bukan hanya tentang obat-obatan, tetapi juga tentang kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Apoteker memiliki peran penting dalam memastikan penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif, serta dalam edukasi dan pencegahan penyakit. Dengan terus berinovasi dan beradaptasi, farmasi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat bagi semua. Untuk info selengkapnya dapat mengakses https://pafikotabireuen.org/ .

...