Waktu Posting : 06-06-2014 09:20 | Dibaca : 3172x
22-03-2016 19:10
2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya - Vagina bau tak cuma bisa bikin seseorang wanita tak yakin diri, tetapi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan dengan kesehatan vagina. Bau vagina seseorang wanita bisa tidak sama didalam satu siklus menstruasi. Anda pula tak usah cemas bila vagina Anda merasa bau sesudah lakukan kegiatan yang berkeringat. Walau demikian, vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain butuh diwaspadai. Lantaran, itu berarti ada permasalahan pada kesehatan daerah kewanitaan Anda. Kenali Penyebabnya Vagina Bau Melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan atau vagina ialah hal yang utama. Kenali berbagai penyebabnya vagina bau berikut ini, serta bermacam gejala yang lain, manfaat tahu apakah bau pada vagina beresiko atau tak. Baca juga : Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar dan Cara Mengatasinya Vaginosis bakterialis Pada intinya vagina memanglah memiliki kandungan satu tipe bakteri. Bakteri ini ada didalam rongga vagina normal serta berperan membuat perlindungan vagina dengan bikin situasi asam. Tetapi pada vaginosis bakterialis, jumlah bakteri normal sekan-akan menyusut hingga keasaman vagina alami penurunan serta bakteri spesifik malah alami penambahan. Berlangsung tidak seimbangan bakteri atau kimia didalam vagina. Vagina bau adalah satu diantara gejala yang nampak dari keadaan ini. Bila Anda alami vaginosis bakterialis, vagina bakal berbau amis atau seperti bau ikan sesudah lakukan jalinan intim. Kecuali itu, vagina bakal keluarkan keputihan berwarna abu-abu atau putih, yang berair serta/atau encer. Trichomoniasis Keadaan ini dikarenakan oleh parasit protozoa, serta adalah satu diantara penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini bisa lewat jalinan pada penis dengan vagina atau vagina dengan vagina. Walau penyakit ini bisa sembuh, tetapi tak tutup peluang penyakit ini bakal kambuh lagi. Timbulnya penyakit ini kadang-kadang tak diakui oleh pasien, hingga menyebabkan peluang untuk menularkan pada orang lain. Gejala yang mungkin saja nampak diantaranya, vagina berbau tak enak atau busuk, vagina memerah, gatal, kerap terasa hendak buang air kecil, tak nyaman waktu buang air kecil, keputihan berwarna hijau atau kuning, dan pembengkakan di sekitaran selangkangan. Kecuali berbagai hal diatas, walau tidak sering berlangsung atau termasuk tak umum berlangsung, penyebabnya munculnya vagina bau yang lain diantaranya ialah kanker vagina, kanker serviks, fistula rektovaginal. Sayangi Daerah Kewanitaan Anda Kurangnya melindungi kebersihan daerah kewanitaan pula dapat jadi penyebabnya munculnya vagina bau. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan Anda dengan berbagai jalan berikut ini. Jagalah kebersihan Miss V dengan benar Cermati pemakaian pembalut. Bila Anda tengah dalam saat menstruasi, ingatlah untuk rajin ganti pembalut Anda dengan yang baru. Jauhi memakainya sepanjang sepanjang hari. Ingat pula untuk hindari pemakaian panty liners atau semacamnya bila tak tengah menstruasi. Lantaran pembalut atau panty liners bisa tingkatkan kelembaban pada daerah kewanitaan. Keadaan berikut yang bisa mengakibatkan masalah kesehatan pada vagina Anda. Kecuali itu, sesudah buang air besar, sebisa-bisanya jauhi mengusap dari belakang ke depan. Supaya bakteri yang ada di sekitaran anus tak masuk kedalam vagina. Ingatlah untuk mengusap dari depan ke belakang. Jalan ini pula bisa turunkan resiko infeksi kandung kemih. Cermati kelembaban Miss V Anda pula butuh melindungi sisi kewanitaan Anda tetaplah kering, serta pakai bahan yang nyaman seperti dalaman memiliki bahan katun. Jauhi memakai celana ketat untuk hindari meningkatnya kelembaban pada daerah kewanitaan yang bisa menyebabkan infeksi serta berkumpulnya bakteri. Baca juga : Cara Mengembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Stroke Jauhi cairan pembersih vagina Vagina bau memanglah dapat bikin seseorang wanita jadi kurang yakin diri. Kadang-kadang cairan pembersih vagina dengan bermacam aroma juga jadi pilihan. Sayangnya, nyatanya cairan ini malah dapat mengacaukan kesehatan serta keseimbangan pH (situasi asam atau basa) pada vagina, yang wajarnya sekitar di angka 3, 8 – 4, 5. Cairan ini pula dapat menyebabkan infeksi bakteri didalam vagina. Tak cuma itu, bila bau pada vagina Anda nyatanya dikarenakan oleh bakteri atau masalah kesehatan vagina yang lain, cairan ini tak bisa menolong dalam mengobati permasalahan itu. Tetapi cuma menyingkirkan bau. Kecuali berbagai hal diatas, manfaat melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan, jauhilah sex bebas. Lantaran lewat fasilitas ini, bakteri yang beresiko bisa mengintai Anda. Hingga pada akhirnya menyebabkan herpes, gonorea, HIV, klamidia, sifilis, serta kutil kelamin. Vagina adalah organ badan yang amat utama untuk tiap-tiap wanita. Jaga kesehatannya dengan memerhatikan kebersihannya. Tangkal vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain dengan mencegah berbagai hal yang bisa menyebabkan bakteri atau infeksi. Bila vagina bau yang Anda alami dibarengi dengan gejala yang lain, janganlah malu atau malas untuk bertanya pada dokter. Dengan mendiamkannya demikian saja malah dapat membahayakan kesehatan organ kewanitaan Anda.
06-05-2014 06:21
Trigliserida merupakan sejenis lemak yang disimpan di dalam tubuh setelah dibentuk di hati. Jenis lemak ini didapat dari asupan makanan yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat sederhana yang berlebih sehingga sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disimpan di bawah jaringan kulit di dalam sel – sel lemak. Berbeda dengan kolesterol yang umumnya ditemukan di pembuluh darah dan hati serta berfungsi sebagai pembangun hormone dan sel, trigliserida yang tersimpan di dalam jaringan lemak kulit berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh. Namun, semakin tinggi jumlah trigliserida maka semakin tebal pula jaringan lemak sehingga mengakibatkan kegemukan dan berbagai resiko lain yang mengikutinya. Untuk mengurangi tingginya kadar trigliserida dalam tubuh, seseorang harus berusaha untuk mengurangi berat badan dengan berbagai cara sehat, seperti berolah raga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, cara efektif lainnya yaitu dengan mengontrol asupan makanan dengan baik dengan mengurangi makan makanan berlemak dan mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi, tepung, dan gula. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Bagi Anda yang menderita penyakit trigliserida tinggi, beberapa obat herbal berikut dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mengurangi resiko penyakit. Bawang Merah dan Bawang Putih Bawang merah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan ini merupakan jenis obat herbal yang bisa Anda gunakan sebagai penurun trigliserida. Kandungan antioksidan plavonoid di dalamnya tidak hanya efektif menurunkan kadar trigliserida, tapi juga kolesterol dan gula darah. Sementara, bawang putih dengan kandungan s-allyl cysteine berkhasiat sebagai hipolidemik (menjaga elastisitas pembuluh darah) dan antitrombotik (melancarkan peredaran darah). Alpukat Buah yang nikmat disantap sebagai pencuci mulut atau diolah menjadi jus ini sempat menjadi jenis buah yang dianggap musuh bagi mereka yang memiliki misi menurunkan berat badan. Pada kenyataannya, alpukat mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. nutrisi yang terkandung di dalam alpukat antara lain adalah asam folat, niasin, asam pantonenat, vitamin C, E, B1, B6, zat besi, fosfor, glutation, kalium, serta makanan, dan juga lemak tak jenuh tunggal. Baca juga : Mengenal Arterosklerosis dan Permasahannya Kol Sayuran yang satu ini tentunya sangat mudah ditemukan di pasar – pasar tradisional atau supermarket. Kol atau kubis yang kita tahu merupakan salah satu pilihan sayuran atau pelengkap lalapan. Ternyata, kol atau kubis ini juga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya ampuh menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam kol, yaitu protein, lemak tak jenuh, kalsium, karbohidrat, betakaroten, fosfor, serat, dan tinamide. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa aktif, seperti sulforafan, sianohidroksibutena, dan senyawa yang dapat meningkatkan antioksidan glutation yaitu iberin. Daun Jati Belanda Daun jati belanda ini sudah cukup dikenal masyarakat sebagai obat penurun berat badan secara alami. Daun ini mengandung alkaloid, tannin dan lendir. Lendir yang dikonsumsi dari daun jati belanda ini akan menekan nafsu makan, dan juga menyerap kolesterol dan lemak di dalam tubuh. Seledri Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang umumnya digunakan sebagai bumbu penambah aroma dalam masakan. Meski sebagian orang tidak menyukai aromanya, seledri memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan trigliserida, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, akar seledri yang mengandung asparagin, glutamine, pentosan, minyak atsiri, zat pati, manit dan lendir dapat meningkatkan enzim pencernaan dan memperlancar buang air kecil. Dengan mengetahui berbagai bahan makanan yang mampu menurunkan kadar trigliserida, tentunya Anda dapat menghindari masalah ini dengan cukup mudah. Akan tetapi, menahan nafsu makan agar kadar trigliserida menurun bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan nafsu makan. Makanan yang bisa dipilih adalah makanan berkabrohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti roti gandum utuh, ketela, buah apel, sayuran hijau dan lain sebagainya. Selain itu, olah raga teratur atau melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi timbunan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.
23-05-2014 22:36
Dewasa ini permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan kesehatan semakin kompleks. Banyak penyakit yang diderita oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa sebagai akibat dari adanya pola hidup yang kurang sehat yang dijalaninya. Sebagai manusia modern, seperti yang anda ketahui saat ini bahwa memang kehidupan masyarakat modern memiliki pola yang cenderung kurang sehat. Berbagai perangkat canggih yang serba modern membuat masyarakat modern kian meninggalkan gaya hidup sehat semisal dengan jarangnya melakukan olah raga, lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji dari pada makanan yang diolah dengan proses alami. Dengan hal tersebut, maka pola hidup instanlah sebenarnya yang menjadi pemicu dari banyaknya penyakit yang diderita oleh sebagian besar penduduk kita saat ini. Salah satunya, penyakit yang akrab dengan masyarakat adalah hipertensi. Banyak sekali masyarakat di Indonesia baik anak-anak, remaja, terlebih mereka yang memiliki usia di atas 30 tahun terserang penyakit ini. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini akan sangat bermanfaat jika anda baca dengan seksama. Karena saya telah merangkum berbagai informasi penting terkait dengan penyakit hipertensi, gejala yang ditimbulkannya hingga cara mengatasinya, Sebagai berikut. Baca juga : Kiat Hidup Sehat Hipertensi ini merupakan sebuah penyakit yang lebih kita kenal dengan sebutan darah tinggi. Penyakit ini terjadi apabila tekanan darah yang ada di dalam nadi mengalami peningkatan yang signifikan yang mengakibatkan kondisi tubuh berada dalam keadaan kronis. Karena tekanan darah yang meningkat ini maka hal tersebut berimbas pada organ tubuh yang lain seperti jantung. Ketika tekanan darah dalam tubuh naik, maka jantung akan dipaksa untuk bekerja lebih keras dari keadaan normalnya sehingga biasanya orang yang hipertensi akan mudah berdebar. Pada saat seseorang mengalami hipertensi, maka orang tersebut akan mengalami berbagai gejala di antaranya, Seringkali mengalami sakit kepala, pada orang tertentu akan mengalami mimisan atau keluar darah dari hidung, penderita akan kesulitan untuk tidur sehingga berdampak pada tubuh yang akan terasa lelah sepanjang hari, sesak napas akan sering terjadi, bagian tengkuk akan terasa sangat berat, telinga akan berdengung seperti mendengar suara nyamuk, penglihatan akan sedikit terganggu seperti pandangan yang agak kabur, dan terakhir yang paling sering kita kaitkan dengan hipertensi ini adalah penderita akan seringkali mudah merasa marah. Jika hal tersebut terjadi pada anda maupun saudara anda maka yang harus anda lakukan adalah memeriksakan tekanan darah anda ke dokter terkait. Dalam hal ini ada dua jenis tes untuk mengetahui tekanan darah pada diri seseorang, yakni diastolik dan sistolik. Seseorang yang berada dalam keadaan normal adalah mereka yang memiliki tekanan sistolik sebesar 80 mmHg dan juga tekanan diastolik sebesar 120 mmHg. Baca juga : Mari Olahraga Resiko untuk terkena penyakit ini sangat mungkin terjadi bagi mereka yang menerapkan pola hidup yang kurang sehat karena itulah maka jika anda ingin terhindar dari penyakit ini maka anda harus melakukan berbagai hal seperti, memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur, menghindari merokok dan meminum minuman alkohol, membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur di pagi dan sore hari untuk melancarkan peredaran darah sehingga dengan peredaran darah yang lancar tersebut maka naiknya tekanan darah dapat terhindari dengan sendirinya, memiliki berat badan yang berlebih memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit hipertensi sehingga jika tak ingin terkena hipertensi ini maka anda harus menjaga berat badan anda agar tetap dalam kondisi ideal. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan tentang hipertensi ini. Semoga beberapa ulasan berikut dapat bermanfaat bagi anda sekalian.