Waktu Posting : 28-08-2014 18:38 | Dibaca : 3504x
14-07-2014 06:01
Faktor diet/makanan menyumbang porsi besar pada penyakit kanker, berarti makanan kita bakal jadi penyebab atau sebaliknya jadi pencegah kanker. Sekarang kita bakal memperhatikan berbagai hal berkenaan dengan diet ini : 1. Serat bisa mencegah kanker. Di tahun 1970, seseorang dokter Inggris bernama Dennis Burkitt mencermati bahwasanya diet kaya serat kurangi penyakit yang terkait dengan saluran pencernaan. Dia pula mencermati bahwasanya Negara yang konsumsi seratnya tinggi, yakni makanan yang datang dari dunia tumbuhan, masalah kanker kolonnya pula rendah di semua dunia. Kita ketahui bahwasanya daging apa pun tak memiliki kandungan serat, jadi Negara yang konsumsi dagingnya tinggi, disitu masalah kanker kolon pula tertinggi. Manfaat serat tidak cuma bermanfaat untuk mencegah kanker kolon, namun pula kanker lambung, kanker payudara serta penyakit yang lain yang bukan hanya kanker. Baca juga : Faktor Utama Penyebab Kanker Di mana memperoleh serat ini? Kaum pakar merekomendasikan konsumsi 30-40 gram serat /hari, pada umumnya manusia moderen konsumsi jauh di bawah angka ini. Serat paling baik bisa ditemukan di biji-bijian utuh seperti beras pecah kulit, polongan, sayuran, buah-buahan, peas, lentil, makanan ini mesti dalam keadaan sealami barangkali, bukan hanya yang telah dibuang kulitnya serta diolah hingga jauh menyusut seratnya. Kita makan sayuran serta buah- buahan tidak cuma untuk memperoleh seratnya, namun di dalam sayuran serta buah memiliki kandungan beragam unsur yang bisa melawan kanker. Kerotin, zat yang menyajikan warna gelap pada sayur serta buah, dapat dibuktikan baik untuk mencegah kanker. Beta kerotin yang ada pada sayuran berwarna hijau gelap, serta kuning seperti wortel amat berguna untuk mencegah kanker paru-paru, kanker mulut, saluran kemih, payu dara, esophagus serta yang lain. Lalu ada pula flavones serta indoles yang ada dalam sayuran seperti kubis, brokoli, bayam, kangkung, kembang kol, brussels sprouts, dan lain-lain dipercaya bisa mencegah kanker. Unsur yang lain yang terdapat banyak pada buah serta sayuran dan bijian ialah zat yang melakukan tindakan semacam anti oksidan, umpamanya vitamin C, selenium, dan lain-lain. Demikianlah penyebab orang yang ikuti pola makan vegetarian dengan cara benar, mempunyai kecendrungan lebih rendah terkena kanker Ada makanan yang baik untuk mencegah kanker, ada pula makanan yang amat punya potensi untuk menyuburkan kanker, salah satunya adalah : Lemak. Dinegara yang tinggi konsumsi lemaknya, disitu pula terdaftar paling tinggi kematian disebabkan kanker payudara serta kanker kolon. Kita ketahui bahwasanya kita tak bisa konsumsi terlampau banyak makanan berlemak, tetapi yang lebih terlebih lagi adalah lemak yang datang dari hewani, lemak hewani ini lebih mengakibatkan kerusakan dibanding lemak nabati. Riset tunjukkan bahwasanya lemak hewani, daging serta susu amat terkait erat dengan masalah kanker prostat serta kanker indung telur kecuali kanker kolon serta kanker payudara. Rata-rata konsumsi lemak dizaman moderen ini sudah melebihi jumlah yang dianjurkan, di Amerika rata-rata konsumsi meraih 37 dari keseluruhan kalori datang dari lemak. The National Cancer Institute merekomendasikan tak bisa lebih dari 30%, tetapi riset tunjukkan bahwasanya mesti jauh di bawah angka 30%, yakni sekitar 10-15% untuk memperoleh manfaat anti kanker. Daging hewani. Ada apa dengan daging? Daging tak mempunyai serat yang amat berguna seperti sudah dikemukakan pada mulanya, daging pula kekurangan beragam unsur yang baik membuat perlindungan badan dari kanker seperti yang terdapat banyak pada dunia tumbuhan.. Selain itu daging pula memiliki kandungan protein hewani, lemak jemu serta dalam beragam daging memiliki kandungan unsur karsinogen seperti yang di kenal dengan nama heterocyclic amines (HCA) serta polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH), ke-2 zat beresiko ini terbentuk ketika daging dimasak, dipanggang atau di proses. HCA terbentuk ketika daging dimasak pada suhu tinggi, PAH terbentuk ketika daging dipanggang. Ke-2 unsur ini menambah resiko kanker. Saat kaum pakar mempelajari jalinan pada diet serta kanker, satu hal yang pasti tampak ialah bahwasanya orang yang hindari makan daging, cendrung lebih kemungkinan kecil terkena kanker. Riset yang melibatkan beberapa orang di Inggris serta Jerman tunjukkan Vegetaris 40 % lebih rendah terserang penyakit ini dibanding pemakan daging. Di Amerika, riset pada grup Seventh-day Adventists, suatu grup keagamaaan yang amat menarik lantaran nyaris seluruhnya pemeluk agama ini hindari tembakau, alkohol serta ikuti pola hidup sehat pada umumnya. Beberapa populasi mereka ialah vegetaris, sesaat beberapa yang lain cuma konsumsi daging dalam jumlah tak banyak. Dengan cara seluruh riset tunjukkan penurunan yang siknifikan pada resiko kanker untuk grup yang tak makan daging sekalipun. Makanan yang sehat, kegiatan fisik serta kurangi stress semakin diakui memegang fungsi vital dalam pencegahan serta pengobatan kanker. Aspek genetik memegang fungsi yang kecil, jauh di bawah aspek yang lain. Sebenarnya apa yang dilihat semacam “faktor keturunan” kerapkali hanya lantaran dalam keluarga yang sama kerapkali ter-ekspos pada aspek lingkungan yang sama – lingkungan yang banyak bersentuhan dengan bahan kimia pencetus kanker serta barangkali pola makan yang sama. Kegiatan fisik. Kegiatan fisik pula memegang fungsi yang amat utama dalam mencegah kanker. Dalam situasi normal, imunitas badan mempunyai kekuatan untuk menghancurkan sel kanker sebelum saat sel ini pernah berkembang selanjutnya, ini sama sesuai imunitas badan memerangi bakteri atau virus yang masuk kedalam badan. Sistem imunitas kita memperlengkapi badan dengan kekuatan untuk temukan serta menghancurkan sel kanker, satu diantara komponen dari sistem ini ialah sisi dari sel darah putih yang bernama T-Lymphocytes atau di kenal dengan nama T-sel. Nah sistem imunitas badan kita bisa jadi lemah dalam keadaan spesifik seperti diet yang tak benar, kurang tidur, stress, serta tak aktif dengan cara fisik. Bagaimana jalinan kegiatan fisik/olah raga serta kanker? Dalam satu riset yang melibatkan 17. 148 alumni Harvard, ditemukan bahwasanya orang yang berolah raga cuma kurang dari 10 menit dengan jalan kaki cepat bisa turunkan resiko kanker sejumlah 15-20% lebih rendah dari pada orang yang tak aktif sekalipun. Sesaat orang yang jalan kaki selama lebih kurang 40 menit tiap-tiap hari, mempunyai resiko kanker yang menyusut sampai 35% lebih rendah kematian disebabkan kanker. Jadi hingga titik spesifik, makin lama berolah raga makin baik, serta pasti kita ketahui pula bahwasanya kita tak dianjurkan berolah raga terlalu berlebih, lantaran dampaknya pula bakal jelek. Ada demikian banyak faedah dari berolah raga ini, dalam soal kanker olah raga bakal menambah kekuatan pertahanan badan lewat penambahan kekuatan NK-sel (alami killer cell/sel pembunuh alami) dalam melawan sel kanker yang bakal berkembang. Baca juga : 5 Cara Alami Sembuhkan Depresi Bagaimana olah raga yang baik itu? Kerjakanlah olah raga dengan cara moderat, tak terlalu berlebih, lantaran olah raga terlalu berlebih, seperti pelari maraton umpamanya, malah bakal menghimpit manfaat NK-sel dalam melawan penyakit. Olah raga yang paling baik ialah jalan cepat, berenang. Bila mempunyai saat yang terbatas, loncat tali/skipping ialah olah raga yang amat baik pula. Stress Lalu dengan mengatur stress pula bisa melindungi sistem kekebalan badan dalam keadaan yang baik. Orang yang terlalu berlebih alami stress, sistem imunitas pula cendrung menurun Bagaimana jalan mengatur stress? Janganlah lari pada obat-obatan. Pertama istirahatlah yang cukup, tidur sebentar disore hari sebelum saat makan malam pula bakal kurangi stress. Dalam bekerja, seringlah rehat sesat, ambil napas dalam-dalam, menguap dengan mulut lebar serta relakskan otot. Bila terdapat beberapa persoalan datang menekan, hingga bikin stress. Berdoalah kepada Yang Maha Kuasa, pasrahkan semua kekhawatiran Anda kepada-Nya, semakin banyak berdoa serta merenung, maka kecemasan kita pasti bakal menyusut serta stress kita pun dengan sendirinya bakal berkurang.
02-06-2014 13:56
Diet sukse sulit didapatkan jika Anda tidak tepat menerapkan program diet yang harus Anda jalankan. Salah satu program diet yang dapat Anda coba ialah diet golongan darah. Program diet yang dilalukan berdasarkan golongan darah si pelaku diet nin mampu mewujudkan tubuh proporsional nan indah. Ingin mengetahui cara diet yang tepat berdasarkan program diet ini? Mari kita cari tahu bersama-sama! Diet Golongan Darah O Untuk melaksanakan diet golongan darah, sebaiknya Anda mengetahui tiga klasifikasi makanan yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi. Golongan makanan baik merupakan jenis makanan yang mampu menjadi obat penyembih masalah tubuh Anda. selain itu, kategori makanan netral yang akan Anda konsumsi tidak akan memberikan efek negatif atau pengaruh lain pada tubuh. Sedangkan kategori makanan yang harus dihindari merupakan jenis makanan yang mengandung racun dan dapat membahayakan tubuh. Baca juga : Kandungan dan Manfaat Buah Naga bagi Kesehatan Tubuh Untuk mensukseskan diet golongan darah O, Konsumsilah sayuran hijau dan makanan yang mengandung protein tinggi. Contoh makanan sangat baik yang dapat Anda konsumsi ialah seafood yang mengandung protein tinggi. Jangan menganggap semua sayuran baik untuk program diet. Anda yang bergolongan darah O harus menghindari sayuran seperti terong, jamur, tauge, kentang, dan makanan lainnya yang banyak mengandung lektin. Untuk menghindari masalah gangguan lambung, nyeri sendi dan alergi, cobalah untuk mengkonsumsi makanan berkategori netral seperti ikan tuna, tempe, daging, dan susu kedelai. Lakukan pula olahraga kardio seperti berenang, jogging, dan bersepeda yang mampu meningkatkan kebugaran dan kesegaran tubuh. Baca juga : Manfaat Senam Hamil Diet Golongan Darah A Jika Anda memiliki golongan darah A, menjadi seorang vegetarian menjadi pilihan yang paling tepat. Anda dapat mengkonsumsi buah dan sayur yang lebih sehat dari pada daging merah atau seafood yang malah menambah masalah kegemukan. Namun, pengkonsumsian lemak, protein, dan kebutuhan zat lainnya juga harus dipenuhi agar tubuh menjadi seimbang. Oleh karena itu, Anda dapat mengkonsumsi ikan tuna, kurma, daging ayam, dan telur yang cenderung berkategori makanan netral tidak memberikan efek lain pada tubuh. Diet Golongan Darah B Jika Anda memiliki darah B, cobalah mengkonsumsi aneka ikan laut, brokoli, dan yogurt yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Anda dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda walaupun golongan darah B memiliki tingkat antibody yang sangat tinggi sehingga Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit. Untuk mensukseskan diet ini, cobalah untuk menghindari pengkonsumsian daging ayam, kacang tahan, alpukat, belimbing, air sida, daging bebek, dan jagung yang mampu memperbesar resiko serangan jantung dan penggumpalan darah. Oleh karena itu, Anda dapat mengkonsumsi jenis makanan netral seperti daging sapi, telur ayam, dan kacang merah yang tidak akan memberikan efek lain pada tubuh. Jadi, diet golongan darah ini mudah bukan?
25-04-2014 03:15
Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke - Seakan sudah dilumrahkan awam kalau setiap tekanan darah atas atau sistolik di atas 120 dan tekanan bawah distolik di atas 80 serta merta dianggap sudah darah tinggi (hipertensi). Tak soal kapan diukur, bagaimana mengukurnya, dan dalam kondisi apa orang diukur. Kita tahu tekanan darah berfluktuasi dari waktu ke waktu, bahkan dari jam ke jam. Emosi, kondisi bergiat, efek hormonal dan faktor stres ikut mempengaruhi tekanan darah. Vonis bahwa seseorang hipertensi tidak dihasilkan oleh keputusan selewat sambil lalu. Sekali seseorang divonis hipertensi, mungkin harus berurusan dengan terus minum obat. Sikap seperti itu tidaklah bijak. Karena bila keputusan itu ternyata tidak tepat, orang merugi karena harus minum obat untuk sesuatu yang belum perlu. Baca juga : Obat Hipertensi dari Jus Buah-buahan Sejatinya, tekanan darah diukur pada saat baru bangun tidur pagi hari. Belum melakukan apa-apa, misal belum mengomel pada pembantu, belum merasa jengkel, dan belum juga bergiat fisik, di saat itulah tekanan darah langsung diukur. Tekanan darah saat itu mencerminkan kondisi semurninya tekanan darah. Tentu akan menjadi berbeda hasilnya bila diukur sudah melakukan aktivitas. Seseorang baru dipastikan hipertensi bila diukur tiga kali berturut-turut selang waktu beberapa hari dengan alat yang sama memberikan hasil yang sama-sama lebih tinggi dari normal. Hanya dari pemeriksaan tensi satu kali saja, dan hanya karena melihat lebih tinggi dari 120/80 mmHg, lalu langsung memastikan kalau itu hipertensi, bisa jadi belum tentu diagnosis yang betul. Optimalnya tekanan darah itu kurang atau sama dengan 120/80 mmHg. Menurut WHO International Society of Hypertension, tensi 130/85 mmHg masih tergolong normal dan 139/89 mmHg tergolong normal atas (high normal). Seseorang baru dikategorikan hipertensi (ringan) setelah tensinya 140/90 mmHg. Tentu dengan catatan, pengukuran dilakukan dengan kondisi seperti sudah disebut di atas dan alat tensimeternya sudah ditera normal. Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi Jadi kalau kondisi pengukuran tidak menghasilkan nilai tensi yang sesungguhnya dan tensinya belum berkategori hipertensi, tak bijak kalau terlalu cepat langsung diintervensi dengan obat. Mengapa? Bila tensi ternyata bukan yang sesungguhnya langsung diberi obat, bisa jadi tensi darah malah jadi anjlok. Kita tahu, tubuh punya mekanisme otoregulasi tekanan darah. Waspadai bila tak ada riwayat darah tidak pernah tinggi mendadak jadi tinggi. Perlu lebih kritis untuk bertanya ulang kalau dokter masih memberi resep, apa obat memang sudah diperlukan. Bila suatu saat tensi meninggi, ada sistem tubuh yang mengatur untuk menurunkannya. Sebaliknya, kalau tensi menurun, tubuh akan menaikkannya. Biarkan dulu mekanisme itu berjalan tanpa perlu diintervensi dengan obat. Kelewat cepat memberi obat, berarti mengacaukan mekanisme otomatisasi tubuh melakukan keseimbangan tekanan darah (homeostasis). Bisa jadi, malah bisa anjlok akibatnya. Kejadian anjloknya tensi darah akibat kelewat cepat atau mungkin kelewat tinggi pemberian dosis obat darah tinggi, bukan peristiwa yang jarang. Acap oleh ulah pasien sendiri yang memutuskan minum obat begitu merasa tekanan darah yang diukurnya sendiri di rumah meningkat, bisa-bisa fatal akibatnya. Baca juga : Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi Tekanan darah yang mendadak anjlok buruk akibatnya pada otak dan jantung, selain ginjal. Pasokan darah ke organ-organ tubuh penting itu mendadak berkurang. Kita tahu otak paling rentan terhadap kekurangan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Kasus stroke berisiko terjadi kalau tensi darah mendadak anjlok. Stroke bisa terjadi lantaran tensi darah kelewat tinggi, bisa juga bila kelewat rendah.