Waktu Posting : 26-01-2016 09:26 | Dibaca : 2441x
Kasus keracunan massal
Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut.
Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya.
Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga.
Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin
Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh.
Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda.
Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda.
Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama.
Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi.
Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril.
Penanganan keracunan dini
Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak.
Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai.
Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin.
Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya
Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh.
Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit.
Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
07-09-2014 21:57
Asalamualaikum.. Bapak ibu saudara sekalian ,, Mengapa ya saya tidak berkembang atas (tidak tinggi) Tapi malah kesamping . Apa penyebab dari itu semua..?? Dan bagaimana agar. Saya bisa tinggi .? Terimakasih
17-03-2016 06:51
Semua wanita pasti menginginkan kulit yang cantik dan sempuma. Namun kenyataannya, sebagian dari mereka memiliki kesulitan untuk mendapatkan kulit cantik karena beberapa masalah. Sebagian wanita pasti pernah mengalami masalah kulit di antaranya kulit kering. Beberapa dari mereka tidak peduli atau mungkin tidak memiliki waktu untuk melakukan perawatan khusus. Tak dapat dipungkiri, perawatan khusus tentu saja dianggap ribet, tidak efektif, dan mahal. Tidak sedikit dari mereka yang menginginkan kulit cantik dengan cara yang instan. Berbeda halnya dengan Ramita Nasution. Artis yang sedang sibuk syuting sinetron Anak Jalanan dan berbisnis EO Party Planer ini memilih cara alami dalam merawat wajahnya. Baca juga : Cegah Tumor Dengan Pola Makan Sehat Memiliki tipe wajah yang berminyak Ramita lebih memilih perawatan wajah dari luar. Ia pun menggunakan masker tissue, krim malam dan menggunakan sunblock untuk siang hari. Sedangkan perawatan dari dalam, gadis cantik kelahiran Jakarta, 8 Agustus 1987 ini rajin makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Selain itu Ramita juga makan bubur kacang hijau dan minum jamu agar kulitnya terlihat lebih halus, kenyal dan cerah. Ramita memilih makan bubur kacang hijau karena khasiatnya sangat bagus untuk kulit. Selain bagus untuk kulit, menurut Ramita kacang hijau juga bagus untuk kesehatan tubuhnya. Baca juga : 4 Kiat Mencukur Bulu Kemaluan Dengan Aman Sementara itu bagi Anda, khususnya kaum hawa, yang punya masalah dengan kulit wajah kusam dan berjerawat Anda bisa mengatasinya dengan cream pemutih wajah/muka GloWhite dan sabun jerawat GloWhite. Muka kusam memang tidak sedap dipandang dan membuat Anda jadi kurang percaya diri, begitu pula dengan jerawat yang hadir di wajah Anda yang mengurangi kecantikan dan kemulusan wajah Anda. Segera atasi dan basmi dengan cream pemutih wajah dan sabun jerawat GloWhite. Aman dan tanpa efek samping.
06-01-2026 20:29
Minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis ekonomi dan keuangan Islam terus mengalami peningkatan. Hal ini sejalan dengan berkembangnya industri keuangan syariah di Indonesia yang semakin membutuhkan sumber daya manusia profesional dan berkompeten. Kondisi tersebut menjadikan jurusan perbankan syariah sebagai salah satu program studi unggulan yang layak dipertimbangkan oleh calon mahasiswa. Bagi Anda yang ingin kuliah perbankan di Bandung dengan biaya ringan namun berkualitas, Universitas Masoem menawarkan jurusan perbankan syariah dengan biaya kuliah hanya 5 juta per semester, sehingga sangat ramah bagi berbagai latar belakang ekonomi.Jurusan perbankan syariah merupakan bidang studi yang mempelajari sistem perbankan dan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam. Mahasiswa tidak hanya diajarkan tentang aktivitas perbankan secara umum, tetapi juga mendalami konsep larangan riba, sistem bagi hasil, pengelolaan dana halal, serta penerapan etika dan keadilan dalam setiap transaksi keuangan. Di Universitas Masoem, jurusan perbankan syariah dirancang dengan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap digunakan di dunia kerja.Selama menempuh pendidikan di jurusan perbankan syariah, mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran yang komprehensif melalui berbagai mata kuliah inti. Beberapa di antaranya adalah manajemen perbankan syariah, akuntansi dan audit syariah, pembiayaan dan investasi syariah, hukum ekonomi Islam, manajemen risiko, serta etika bisnis Islami. Proses pembelajaran didukung oleh dosen berpengalaman dan metode pengajaran yang aplikatif, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menganalisis dan menyelesaikan persoalan nyata di bidang keuangan syariah.Universitas Masoem memiliki keunikan tersendiri dengan mengusung slogan Sambil kuliah jadi pengusaha. Slogan ini juga diterapkan secara nyata dalam jurusan perbankan syariah. Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menjadi calon pegawai bank atau lembaga keuangan, tetapi juga dibekali jiwa kewirausahaan. Pembelajaran kewirausahaan, pengelolaan keuangan usaha, serta strategi bisnis berbasis syariah menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Dengan konsep ini, mahasiswa jurusan perbankan syariah memiliki peluang untuk merintis usaha sendiri bahkan sebelum lulus kuliah.Keunggulan lain dari jurusan perbankan syariah Universitas Masoem adalah adanya fasilitas magang di berbagai unit usaha yang tergabung dalam Masoem Group. Mahasiswa memiliki kesempatan magang langsung di BPRS Al Masoem, sehingga dapat mempelajari sistem operasional bank syariah secara langsung. Selain itu, mahasiswa juga dapat menjalani magang di Pabrik Air Al Masoem, SPBU, dan SPBE, yang memberikan pengalaman nyata dalam pengelolaan keuangan, administrasi bisnis, serta operasional perusahaan. Program magang ini menjadi nilai tambah penting karena membantu mahasiswa memahami dunia kerja sejak dini.Dari sisi peluang karier, lulusan jurusan perbankan syariah memiliki prospek kerja yang sangat luas. Mereka dapat bekerja di bank syariah, lembaga keuangan mikro syariah, koperasi syariah, perusahaan pembiayaan, maupun lembaga pengelola zakat, infak, dan wakaf. Posisi yang dapat ditempati antara lain staf perbankan syariah, analis pembiayaan, auditor syariah, akuntan syariah, hingga konsultan keuangan Islam. Selain itu, lulusan jurusan perbankan syariah juga memiliki peluang besar untuk menjadi wirausaha di bidang jasa keuangan dan bisnis berbasis prinsip syariah.Testimoni para alumni menunjukkan bahwa jurusan perbankan syariah Universitas Masoem memberikan manfaat nyata setelah lulus. Banyak lulusan menyampaikan bahwa pengalaman magang di perusahaan Masoem Group sangat membantu mereka memahami dunia kerja yang sesungguhnya. Beberapa alumni berhasil langsung bekerja di sektor perbankan syariah, sementara yang lain sukses mengembangkan usaha sendiri dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah. Hal ini menjadi bukti bahwa jurusan perbankan syariah mampu mencetak lulusan yang siap kerja sekaligus siap berwirausaha.Dari segi biaya, kuliah jurusan perbankan syariah di Universitas Masoem tergolong sangat terjangkau. Dengan biaya sekitar 5 juta per semester, mahasiswa sudah memperoleh pendidikan berkualitas, kurikulum yang relevan, dosen berpengalaman, serta kesempatan magang di perusahaan nyata. Kuliah perbankan di Bandung kini tidak harus mahal untuk mendapatkan masa depan yang menjanjikan.Secara keseluruhan, jurusan perbankan syariah Universitas Masoem Bandung merupakan pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah hemat, memiliki prospek kerja luas, dan dibekali jiwa kewirausahaan. Dengan konsep sambil kuliah jadi pengusaha, dukungan magang di Masoem Group, serta pembelajaran berbasis praktik, jurusan ini siap mengantarkan mahasiswa menuju karier profesional dan kemandirian ekonomi di bidang keuangan syariah.