Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke!

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2016 10:25 | Dibaca : 2352x

Nih... Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke!

Stroke memang menjadi momok menakutkan karena bisa menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian.

Merujuk data Harian Kompas,tahun 2015 lalu dari 41.590 kematian sepanjang Januari sampai Desember 2014, stroke menyumbang angka kematian sebanyak 21,1 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan penyakit lain, seperti jantung dan pembuluh darah 12,9 persen, serta diabetes melitus dan komplikasinya 6,7 persen.

Angka penderita stroke di Indonesia juga meningkat. Dari data Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) 2013, prevalensi stroke di Indonesia 12 orang per 1.000 penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan data Riskesdas 2007 yang hanya 8 orang per 1000 warga.

Baca juga : Durasi Tidur yang Tepat Cegah Diabetes  

Selain karena usia lanjut, perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke. Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke:

Makanan manis

Makanan manis memang menggugah selera, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar gula dalam darah.

Dalam jangka panjang, kadar gula darah tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Terlalu banyak asupan makanan manis juga dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke.

Daging merah

Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging.

Sementara itu, wanita yang tiap hari makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit.

Kandungan lemak jenuh di daging merah mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Keripik, kerupuk dan gorengan

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Lemak trans memiliki beberapa sifat jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan Kolesterol baik.

Minuman soda

Menurut hasil studi Institute for Health Clinic dan Harvard University Cleveland, pemanis tambahan di soda dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin sehingga bisa memicu terjadinya peradangan dan resistensi insulin.

Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang terdapat dalam soda.

Makanan kaleng dan cepat saji

Makanan kaleng dan cepat saji umumnya mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Namun, bila Anda ingin tetap mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium dan garam maksimal adalah 1.500 miligram (mg) perhari. Hal ini sesuai dengan rekomendasi Asosiasi jantung dan Stroke Amerika Serikat.

Oleh karena itu, sebelum Anda membeli makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate, sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack ringan dalam kemasan.

Pola makan sehat

Tapi, jika ingin meminimalisir risiko terserang stroke, ada baiknya Anda segera mengubah pola makan dari tak sehat menjadi sehat. Kurangi, bahkan bla perlu, tinggalkan jenis makanan berbahaya bagi kesehatan, seperti makanan manis, daging merah, gorengan, minuman soda, dan makanan kaleng.

Perbanyaklah asupan makanan sehat, seperti buah-buahan, sayuran-sayuran hijau, dan makanan berserat tinggi. Untuk asupan protein hewani sebaiknya mengonsumsi daging ikan atau ayam.

Bila rindu dengan kudapan manis, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula alami. Jenis gula seperti ini biasanya berasal dari buah-buahan dan jagung.

Lakukan perubahan pola makan secara teratur, mulai dari sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Apalagi saat ini sudah ada aplikasi mobile phone yang bisa membantu Anda menjalani pola makan sehat.

Beberapa aplikasi bahkan bisa memasukkan menu makanan sehat dan jadwal konsumsinya. Sehingga saat tiba waktunya makan aplikasi ini dapat mengingatkan Anda melalui fitur reminder.

Baca juga : Ingin Coba? Ini Ternyata Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah  

Tak hanya makanan, aplikasi itu juga memungkinkan Anda mengingat dan mengatur frekuensi minum air putih, kopi dan teh dalam satu hari. Aplikasi dengan detail seperti itu antara lain adalah Medcare.

Selain membantu menjalankan pola makan sehat, aplikasi tersebut juga dapat mengatur rutinitas Anda berolahraga dan beristirahat. Aplikasi yang tersedia di Playstore dan App Store itu juga dapat memungkinkan Anda mengukur masa indeks tubuh dengan memasukkan tinggi dan berat badan.

 

Nah, dengan begitu, pola makan sehat bukanlah perkara susah untuk Anda jalankan. Risiko Anda terserang stroke pun dapat diminimalisir.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Kenalilah Perubahan Tubuh Seiring Usia Anda

19-06-2014 11:21

Bersamaan pertambahan umur, ulang tahun bukan hanya lagi waktu untuk bergembira seperti saat kita sedang kanak-kanak serta remaja. Kita mesti mulai menyesuaikan dengan pergantian yang berlangsung pada tubuh bersamaan pertambahan umur per satu dekade. Bukan hanya bermakna lantaran kita terasa kurang percaya diri, namun mengetahui pergantian tubuh dapat menolong kita supaya lebih siap serta lebih menyayangi tubuh kita sendiri. Umur 30-an : Dengan cara alami, sistem menyusutnya hormon diawali pada umur 30. Metabolisme menjalani penurunan 4-5 % tiap-tiap tahunnya. Berat tubuh juga gampang jadi tambah walau kita rajin olahraga serta pola makan tak beralih dari umur 20-an. Presentase lemak tubuh meraih 25 %, umumnya menumpuk di pantat, paha, serta perut. Lemak ini amat perlu di saat kehamilan, tetapi sesudah melahirkan, himpunan lemak bakal menumpuk di perut sisi bawah. Juga berlangsung pengurangan massa otot.   Baca juga : Tips Menghindari Nyeri Punggung Pembentukan sel kulit baru menyusut diatas umur 35 thn. Mulai nampak kerutan, terlebih bila Anda merokok serta banyak bekerja dibawah cahaya matahari tidak dengan menggunakan tabir surya dengan cara teratur dari umur 20-an. Pada awal hingga pertengahan 30-an, wanita meraih puncak seksualitasnya – lebih gampang meraih orgasme. Hal semacam ini lantaran Anda mempunyai rasa percaya diri, yakin pada pasangan, serta akumulasi pengalaman. Namun bersamaan dengan penurunan hormon, libido akan menjalani penurunan. Umur 40-an : Umur ini merupakan umur wanita yang mempunyai anak, repot dengan aktivitas mendidik serta menjaga anak. Metabolisme selalu merasakan penurunan. Tidak dengan olahraga, tubuh bisa kehilangan 250 gram massa otot per thn, sedang lemak jadi tambah 3 kali lipat. Lantaran estrogen selalu alami penurunan, kolagen (protein diisi serat halus) serta elastin (protein yang membuat sisi utama jaringan serat elastis) pada kulit menyusut, hingga kulit mulai jadi kering, tak kencang, serta makin banyak kerutan. Menyusutnya elastisitas juga berlangsung pada lensa mata, yang mengakibatkan turunnya daya penglihatan. Umur 50-an : Tingkat estrogen fluktuatif serta wanita masuk saat menopause. Pada beberapa wanita, diikuti dengan masalah, seperti insomnia, mood swing, hot flush, serta gampang lupa. Berkurangnya estrogen juga merangsang penumpukan lemak pada perut, paha, pantat, cuping telinga, pipi, serta sisi bawah mata. Namun pada beberapa tempat, umpamanya hypodermis (susunan bawah kulit), lemak malah terkikis hingga kulit mengendur serta menipis. Menopause juga mengakibatkan dinding vagina kering serta kehilangan elastisitasnya, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat melakukan hubungan intim, terkadang melepuh disebabkan tergesek. Bibir vagina barangkali mengerut hingga menghimpit klitoris, mengakibatkan sensitivitas organ itu menyusut.   Baca juga : Ketimun, Obat Alami yang Kaya Manfaat Umur 60-an : Tubuh bakal lebih lambat menderita gangguan fisik jika asupan kalsium cukup di waktu dulu. Hilangnya kepadatan tulang atau osteoporosis berisiko tinggi bagi wanita yang kekurangan kalsium serta tak olahraga. Hilangnya estrogen juga mengakibatkan rambut kepala menipis, tetapi rambut di sisi lain menebal serta berwarna lebih gelap. Pipi juga mulai kempot, beberapa sel kulit kehilangan kekuatan untuk melakukan perbaikan diri, hingga sel kulit mati di muka tampak tak rata. Cahaya matahari lebih gampang meninggalkan noda hitam di wajah. Berat tubuh barangkali menyusut atau stabil, lantaran metabolisme tubuh terjadi penurunan serta nafsu makan juga menyusut. Sesaat ketertarikan untuk melaksanakan jalinan sex menyusut banyak. Apabila tak menjalin hubungan intim dalam periode waktu lama, vagina bakal berkurang serta kering. Apabila Anda masih mau menjaga kehidupan seksual, diperlukan pelumas serta sentuhan lembut.

Featured Image
Mengenal Lebih Jauh Tentang Terapi Chiropractic

26-01-2016 07:36

Terapi Chiropractic tentulah bukan lagi hal yang asing bagi masyarakat Indonesia, apalagi dengan adanya pemberitaan baru-baru ini terkait dengan sebuah pasien dari klinik chiropractic yang meninggal dunia setelah melakukan terapi di klinik tersebut. Namun, sebelum Anda berpikiran negatif tentang terapi ini, sebaiknya Anda memahami dengan seksama apa yang dimaksud dengan terapi yang membantu sistem kerja tulang belakang kembali normal seperti semula. Berikut akan dijelaskan secara menyeluruh tentang chiropractic beserta manfaat dan resiko yang akan terjadi apabila melakukan terapi Chiropractic tersebut. Apa itu Chiropractic ?             Chiropractic merupakan salah satu terapi yang membenarkan gangguan fungsi serta letak tulang belakang. Chiropractic adalah gabungan dari kata Chiros yang berarti tangan dan prakticos yang berarti praktis dalam bahasa yunani. Jadi chiropractic dapat diartikan menggunakan tangan. Chiropractic ini dikenal sebagai salah satu bentuk teknik alternatif untuk terapi tulang belakang. Lebih dari seratus negara yang menggunakan terapi ini karena kelebihannya yang tidak perlu menggunakan obat-obatan kimia dan tanpa harus melakukan operasi. Baca juga : Waspadai Penyakit Kanker Kulit               Chiropractic berfokus pada sistem syaraf dimana syaraf merupakan salah satu sistem yang mengatur semua bagian dalam tubuh manusia. Seperti sistem tulang sendi, otot dan paling utama adalah tulang belakang. Pergerakan yang terjadi pada tulang sendi akan memiliki pengaruh yang sangat besar pada sistem syaraf dan seluruh struktur yang mengatur sistem tersebut seperti otot, organ tubuh, rasa sakit dan lain sebagainya.             Sistem syaraf merupakan sistem yang paling utama dalam tubuh seorang manusia. Sistem syaraf bekerja mengirim dan menerima segala informsi dari semua sel dan jaringan yang terdapat dalam tubuh. Apabila kerja sistem syaraf dalam tubuh seorang manusia dapat berfungsi secara normal dan maksimal maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki kondisi kesehatan yang baik dan optimal. Namun terkadang terdapat gangguan yang dapat menghambat  kinerja sistem syaraf, yang disebabkan oleh rasa stress yang terus-menerus, atau trauma, dan gangguan ini disebut dengan subluxation. Gejala yang ditimbulkan dari subluxstion berupa sakit pada bagian kepala, mati rasa, merasakan nyeri dan kesemutan.             Chiropractic diyakini adalah satu-satunya terapi yang dapat mencegah serta menghilangkan gangguan subluxation. Teknik yang digunakan oleh terapi ini disebut juga dengan teknik adjustment. Teknik ini memeiliki tujuan untuk menghilangkan gejala serta sakit yang disebabkan oleh subluxation dan chiropractic juga digunakan untuk mengembalikan letak atau posisi tulang belakang dengan menggunakan cara yang lembut, aman serta efektif. Para praktisi atau yang lebih dikenal dengan sebutan chiropractor akan membantu melepaskan tekanan-tekanan yang terdapat pada syaraf yang bertujuan untuk mengoptimalkan kerja dan fungsi sistem syaraf. Manfaat dan Resiko Chiropractic                      Chiropractic hingga saat ini masih disebut sebagai salah satu pengobatan dengan cara tradisional. chiropractic sendiri adalah salah satu metode yang dilakukan untuk melakukan pengobatan pada tulang belakang dengan menggunakan tangan agar tubuh dapat menyembuhkan diri sendiri tanpa bantuan obat-obatan maupun operasi. Chiropractic merupakan salah satu perawatan yang direkomendasikan untuk para pasien yang mengeluhkam sakit pada bagian bawah punggung. Chiropractic juga bermanfaat bagi orang yang menderita sakit di bagian-bagian tubuh lainnya yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem syaraf seperti osteoarthritis atau fibromyaglia.             Osteoartritis adalah gangguan yang terjadi karena tulang rawan yang berfungsi untuk melindungi persendian mengalami kerusakan. Hal ini  mengakibatkan sendi yang tidak dapat bergerak normal sehingga akan menimbulkan rasa sakit serta nyeri dan membuat pergerakan seseorang menjadi terbatas. Sedangkan Fibromyaglia adalah rasa nyeri yang muncul pada tulang serta otot dan dapat menyebar luas ke bagian tubuh yang berada disekitar asal nyeri. Fibromyaglia ini biasanya muncul dengan gejala seperti rasa nyeri dan otot yang kaku.             Anda yang tidak memiliki masalah atau gangguan sistem syaraf dan tidak menderita penyakit apapun dapat melakukan terapi ini. Karena chiropractic sendiri dapat membantu sistem kekebalan tubuh anda menjadi lebih meningkat, dan juga dapat melancarkan jalannya peredaran darah, membentu membuat otot-otot anda menjadi lebih lemas dan tidak kaku serta membantu meringankan tekanan tulang belakang. Selain itu chiropractic juga dikenal mampu memberikan efek positif bagi seseorang yang mengalami depresi dan stress berlebihan.             Chiroprotic juga memiliki manfaat yang baik bagi para wanita untuk mengurangi rasa sakit saat mengalami masa pra-menstruasi dan juga dapat dilakukan pada wanita hamil yang cenderung mengalami rasa sakit di bagian bawah punggung. Selain wanita ternyata chiropractic juga sangat bermanfaat bagi bayi yang baru lahir untuk membantu sistem syaraf serta tulang belakang bayi dapat berkembang dan tumbuh secara optimal.             Bayi akan mengalami trauma pada saat menjalani proses kelahiran yang mengharuskan bayi melewati sebuah saluran yang terdapat pada rahim dan hal ini dapat menimbulkan adanya ketidakseimbangan yang terjadi pada tubuh sang bayi. Dalam perkembangannya pun sang bayi masih harus mengalami beberapa proses yang mengharuskan tulang belakang dan sistem syarafnya bekerja dan tumbuh dengan optimal. Karena apabila perkembangan pada tubuh bayi mengalami kesalahan atau tidak berkembang pada posisi yang salah maka akan muncul ketidakseimbangan yang akan menyebabkan bayi menderita scoliosis. Scoliosis adalah kelainan yang terjadi pada rangka tubuh sehingga mengakibatkan adanya lengkukan pada bagian tulang belakang.             Chiropractic yang biasanya dilakukan selama 45 menit atau bahkan satu jam dalam sekali perawatan ternyata juga dapat membantu pasien yang memiliki rasa trauma terhadap suatu kejadian pada masa rehabilitasi. Hasil yang didapatkan dari chiropractic ini tentunya akan berbeda dari satu pasien dengan pasien yang lainnya. Ada kalanya chiropractic hanya sebatas membantu para pasien untuk mengurangi rasa sakit yang diderita oleh pasien tanpa menyembuhkan atau mengobati penyakit yang diderita pasien. Baca juga : Mengenali Alarm dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin              Namun tak jarang chiropractic mampu menyembuhkan seorang pasien dari penyakit yang dideritanya. Hanya perlu menyesuaikan diri dengan chiropractic agar perawatan ini mampu mendapatkan hasil maksimal yang diinginkan oleh pasien.             Resiko yang didapat dari terapi chiropractic ini sejauh ini tergantung dari para terapis yang melakukan teknik ini terhadap pasien. Apabila terapis memiliki keahlian serta sertifikat yang sah, maka kecil kemungkinan akan menghasilkan resiko yang buruk pada pasien. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa chiropractic aman dan berhasil. Pasien akan mengalami rasa nyeri maupun rasa sakit ketika melakukan perawatan chiropractic ini untuk pertama kali, namun apabila dilakukan dengan teknik yang baik dan benar, maka rasa sakit tersebut tidak akan dirasakan.             Apabila Anda memiliki penyakit osteoporosis maupun penyakit lain yang masih berkaitan dengan penyakit yang mengharuskan Anda untuk mengonsumsi obat yang berfungsi untuk mengencerkan darah, maka sebaiknya Anda tidak melakukan chiropractic. Dan apabila Anda merupakan penderita penyakit kanker, wajib bagi Anda untuk mendapatkan izin dari dokter Anda untuk melakukan terapi Chiropractic.

Featured Image
Cara Tepat Merawat Gigi Berkawat

12-06-2014 10:27

Gigi yang didapatkan kawat untuk maksud medis ataupun kosmetik adalah pusat berkumpulnya bekas makanan serta plak yang bisa menodai gigi serta bikin warna alami gigi beralih. Gigi memanglah jadi lebih rapi, tetapi dibarengi dengan munculnya persoalan baru pada gigi. Untuk yang memilki gigi berkawat, benar-benar utama untuk terus melindungi kebersihan gigi sesudah makan dengan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Sesudah menyikat gigi, terus kerjakan penelusuran jika tetap ada bekas makanan yang menyangkut di sela-sela kawat. Pakai juga obat kumur fluoride yang bisa meraih sela-sela gigi berkawat yang tak bisa dijangkau sikat gigi. Petunjuk Menyikat Gigi Berkawat Pastikan sikat gigi dengan bulu lembut umum untuk memulai kebiasaan menyikat gigi. Sikat dengan gerakan dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas pada tiap-tiap area yang berkawat. Lalu, awalilah menyikat gigi dengan proxabrush atau sikat gigi yang berupa seperti pohon Natal. Sikat gigi tipe ini dengan cara spesial didesain untuk bersihkan diantara dua kawat. Gerakkan sikat dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas diantara ke-2 jalur kawat. Gerakkan sekian kali sebelum saat beralih ke area lain sampai gigi bersih.   Baca juga : Yuk Mengenal Hepatits A Petunjuk Makan dengan Gigi Berkawat Menggunakan kawat bermakna kurangi sedikit kebebasan dalam mengunyah serta melahap apapun. Memanglah banyak tipe makanan terus dapat di nikmati sepanjang makanan bisa dipotong kecil-kecil, tetapi terus ada tipe makanan yang baiknya dihindari sekalipun supaya kawat tak kendur atau jadi lepas. Tipe makanan itu ialah : 1. Makanan yang keras serta susah digigit seperti apel serta kue yang keras. 2. Makanan yang kenyal seperti karamel. 3. Jagung. 4. Kacang-kacangan yang keras serta wortel. 5. Es serta permen karet. Aktivitas lain yang harus diwaspadai oleh orang yang memakai kawat gigi ialah aktivitas olahraga. Ada kemungkinan terpukul di muka untuk mereka yang hoby olahraga hingga melukai mulut, gigi, atau juga muka. Gunakan pelindung mulut yang didesain sesuai sama ukuran serta wujud mulut serta terbuat dari plastik keras serta mampu membuat perlindungan jaringan lunak dalam mulut. Bila Kawat Terlepas atau Kendur Persoalan yang umum dihadapi ialah saat kawat rusak, karet mengendur, atau jalur kawat yang mencuat pada tempat yang tak semestinya. Hal semacam ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk pemakai kawat gigi meskipun bukan situasi yang darurat. Tetapi, baiknya terus menghubungi dokter gigi yang mengatasi pemasangan kawat.   Baca juga : Ada Apa Di Balik Terapi Pijat?  Tersebut aksi pertolongan pertama saat berlangsung persoalan dengan posisi kawat. 1. Kawat terlepas. Gunakan sedikit lilin ortodontis untuk tempelkan kawat ke posisi awal mulanya untuk sesaat saat. Umumnya, lilin ortodontis (lem) bakal diberikan waktu pertama kali menempatkan kawat. 2. Karet terlepas. Bila hal semacam ini berlangsung, taruh karet serta selekasnya jadwalkan kontrol dengan dokter gigi yang mengatasi. 3. Kawat yang mencuat serta rusak. Pakai ujung pensil yang mempunyai penghapus untuk meggerakkan kawat yang mencuat ke posisi yang lebih aman serta tak mengganggu. Bila tak sukses, gunakan sedikit lilin ortodontis (lem) di ujung kawat yang mencuat. Janganlah coba memotong kawat lantaran ada resiko kawat tertelan atau terhirup e paru-paru. Bila berlangsung sariawan atau luka disebabkan kawat yang mencuat, kumur dengan air gara atau obat kumur antiseptik. Resiko lain memakai kawat ialah ada kerentanan bibir serta mulut merasakan sariawan. Umumnya, sariawan yang diakibatkan oleh kawat gigi bisa diobati dengan salep yang meredakan rasa sakit serta menolong mengobati lukanya.

...