Waktu Posting : 07-07-2016 22:58 | Dibaca : 2244x
Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter.
Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker.
Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis.
Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh.
Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah.
Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma
Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat.
Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda.
Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke.
Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus.
Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut.
Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.
09-07-2016 14:06
Sariawan ternyata bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan, pasti ada hal-hal yang menjadi penyebabnya misalnya : Sariawan bisa terjadi karena kekurangan nutrisi seperti Vitamin B 12, Vitamin C bisa menyebabkan sariawan dan zat besi. Secara umum sariawan juga dapat terjadi karena mulut yang tergigit bisa saja pada saat anda makan ataupun saat anda ngobrol. Atau bisa juga karena anda makan sambil ngobrol. Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang panas / pedas misalnya makan keripik yang pedas, sayuran yang pedas, gorengan, sambal dsb. Selain itu, sariawan juga dapat disebabkan oleh penggunaan suatu produk kesehatan yang tidak cocok dengan kita, misalnya menggunakan pasta gigi yang tidak cocok atau mengkonsumsi suatu obat-obatan yang memang tidak cocok dengan mulut kita. Sariawan juga dapat disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, misalnya jarang gosok gigi,jarang minum dsb. Apalagi selalu lupa membersihkan mulut ketika anda hendak akan tidur. Atau bisa jadi, penyebab sariawan anda adalah karena keadaan suhu disekitar anda atau ditempat anda tinggal sekarang. Baca juga : Cantik Dengan Kopi Untuk mengetahui lebih detail tentang apa yang menjadi penyebab sariawan yang anda rasakan saat ini, anda bisa mengingat kembali hal apa saja yang anda lakukan seminggu yang lalu / pada hari-hari sebelumnya. Setelah penyebabnya ditemukan, sekarang kita lanjut ke langkah selanjutnya.
23-04-2014 21:58
Ada kecenderungan kian hari obat tradisional atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan obat herbal kian diburu. Itu setidaknya yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Semakin banyak dokter yang memberi resep pengobatan menggunakan ramuan herbal dan banyak yang terbukti menyembuhkan.Fakta yang berkembang saat ini kontras sekali dengan dekade 80-an. Ketika itu, ada seorang dokter di Jakarta yang memberi resep ramuan herbal pada pasiennya dan berdampak pada izin prakteknya dicabut. Berbeda dengan China, negara biang pengobatan herbal. Di negara yang terbesar jumlah penduduknya ini setiap orang yang berobat ke rumah sakit diberi pilihan; berobat secara herbal (menggunakan ramuan tradisional) atau modern (menggunakan obat berbahan kimia)?Baca juga : Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing Masyarakat di China sejak puluhan abad yang lalu hingga sekarang meyakini sekali obat herbal tak kalah mutunya dibandingkan dengan obat modern. Tidak hanya penyakit-penyakit ringan, tapi penyakit berat seperti kanker, stroke, hipertensi, diabetes, asam urat bisa sembuh dengan obat herbal. Diantara obat herbal tersebut yang sudah terkenal untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit mematikan itu adalah sirsak, kulit manggis, buah naga, mengkudu, dll.Di tempat asalnya, Benua Amerika, sirsak telah menjadi tanaman pengobatan yang diandalkan masyarakat setempat. Orang Indian misalnya, telah berabad-abad menggunakan tanaman ini untuk mengobati penyakit jantung, asma, reumatik, dan penyakit hati. Karena khasiatnya, sirsak menjadi salah satu tanaman obat yang diperknenalkan ke dunia lama setelah Christoper Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492. Kemudian setelah itu orang Spanyol membawanya ke Filipina dan daerah tropis sekitarnya.Baca juga : Obat Herbal Untuk Penyakit Kolesterol Memang benar, buah manggis (terutama kulit buahnya) memiliki banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan. Zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis inilah yang menyebabkan buah ini memiliki daya obat yang kuat dan ampuh. Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan oleh kulit manggis diantaranya peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, obat jerawat, disentri, kanker, kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dll.Diakui atau tidak, buah naga merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, buah naga ini tidak hanya unik dari segi namanya, tetapi juga unik dari segi morfologinya (bentuk akar, bunga, batang, dll). Dari beberapa sumber, diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia seperti pencegah kanker usus, penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolesterol, pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, dan penyembuh bagi beberapa penyakit lainnya.Baca juga : Menurunkan Berat Badan Dengan Obat Diet HerbalSementara itu, secara turun-temurun buah mengkudu (Noni) sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu buah yang berasal dari Indonesia ini telah terbukti secara ilmiah melalui penelitian dapat menyembuhkan beragam penyakit, antara lain kolesterol, diabetes melitus (kencing manis), asam urat dan hipertensi (tekanan darah tinggi).Itulah beberapa manfaat kesehatan dari aneka tanaman herbal. Jika Anda termasuk salah seorang yang memiliki risiko kesehatan (terserang penyakit) seperti itu, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengkonsumsi obat herbal, biasanya berbentuk jus, yang berbahan dasar dari buah-buahan/tumbuhan alami sebagai obat penawar atau pencegah penyakit tersebut. Kini saatnya Anda beralih ke pengobatan herbal sebab sekarang obat herbal tak lagi dipandang sebelah mata.
01-02-2026 18:28
Sistem jaminan produk halal merupakan salah satu fondasi penting dalam perlindungan konsumen dan pengembangan industri halal di Indonesia. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap produk yang beredar memenuhi standar halal yang kredibel. Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan industri halal, Ahmad Haikal Hasan, sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), memegang peran strategis dalam merancang masa depan jaminan produk halal yang inklusif, modern, dan terpercaya.Ahmad Haikal Hasan menekankan bahwa jaminan produk halal bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga merupakan bagian dari pelayanan publik dan perlindungan konsumen. Perspektif ini mendorong BPJPH untuk mengembangkan sistem yang mudah diakses oleh seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Penyederhanaan prosedur sertifikasi, pendampingan teknis, dan edukasi yang masif menjadi langkah utama agar sertifikasi halal tidak menjadi hambatan, melainkan menjadi alat bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.Inovasi menjadi salah satu ciri kepemimpinan Ahmad Haikal Hasan. Digitalisasi proses sertifikasi halal memungkinkan pelaku usaha untuk mendaftar, memantau, dan memperoleh sertifikasi secara lebih cepat dan transparan. Teknologi ini juga membantu BPJPH dalam memantau rantai pasok dan menjaga integritas sistem, sehingga kepercayaan publik terhadap produk halal tetap terjaga. Dengan digitalisasi, sistem jaminan produk halal di Indonesia siap menghadapi tantangan era industri 4.0 dan memperluas jangkauan hingga ke wilayah terpencil.Literasi halal juga menjadi fokus penting dalam visi Ahmad Haikal Hasan. Ia menekankan bahwa pemahaman masyarakat mengenai halal harus lebih dari sekadar label pada kemasan. Halal mencakup bahan baku, proses produksi, distribusi, dan kebersihan produk. Program edukasi yang menyasar pelaku usaha, komunitas, sekolah, dan universitas dirancang untuk menumbuhkan kesadaran publik, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha, dan membangun ekosistem halal yang kuat. Dengan masyarakat yang lebih teredukasi, sistem jaminan produk halal akan lebih efektif dan berkelanjutan.Di kancah global, Ahmad Haikal Hasan menempatkan standar halal Indonesia sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing produk nasional. Sertifikasi halal yang kredibel dan diakui internasional membuka peluang ekspor, meningkatkan reputasi produk lokal, dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia. Sinergi antara kementerian terkait, lembaga pemeriksa halal, dan pelaku industri menjadi kunci untuk memastikan standar halal diterapkan secara konsisten dan transparan.Secara keseluruhan, Ahmad Haikal Hasan memimpin BPJPH dengan visi membangun masa depan jaminan produk halal yang modern, inklusif, dan profesional. Melalui inovasi digital, literasi publik, penyederhanaan layanan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor, sistem halal Indonesia tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Kepemimpinan Ahmad Haikal Hasan menunjukkan bahwa masa depan jaminan produk halal dapat menjadi kekuatan strategis bagi pembangunan ekonomi, kualitas produk, dan kepercayaan publik.