Waktu Posting : 22-06-2018 01:18 | Dibaca : 1604x
Momen lebaran merupakan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim. Biasanya saat lebaran akan tersedia banyak sajian yang dihidangkan yang pada umumnya mengandung santan dan lemak yang tinggi.
Lemak tersebut akan menumpuk pada bagian tubuh terutama pada perut. Kondisi seperti ini bisa dialami baik oleh pria maupun wanita. Lemak yang tertimbun dalam perut pasti akan membuat tak nyaman dan dapat meningkatkan risiko penyakit akibat kelebihan berat badan. Berikut tips diet sehat yang dapat dilakukan untuk mengikis lemak usai lebaran..
Istirahat yang cukup
Tidur kurang dari 6 jam sehari dapat menganggu kebuuhan insulin dalam tubuh dalam mengontrol gula darah. Tubuh akan melepaskan sejumlah hormon yang menjadi faktor utama menambah berat badan. Sebaiknya cukupi kebutuhan istirahat dengan tidur selama 7 hingga 8 jam sehari.
Olahraga teratur
Olahraga yang baik untuk mengatasi masalah lemak dalam tubuh setelah lebaran yaitu dengan latihan cardio, seperti jalan cepat, bersepeda, jogging, lari dan berenang. Lakukanlah selama 30 menit sehari sebanyak 3 hingga 5 hari dalam seminggu.
Diet seimbang
Mengurangi porsi makan terutama jatah lemak dalam sehari menjadi salah satu cara mengatasi lemak berlebih pada tubuh. Gantilah dengan mengonsumsi makanan dengan kadar protein tinggi dan rendah karbohidrat. Cara ini efektif menghilangkan lemak dalam tubuh dengan cepat.
Mencukupi kebutuhan cairan tubuh
Mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari dapat membantu mengoptimalkan sistem metabolisme tubuh. Cairan tubuh yang terpenuhi juga akan menjaga kerja hati yang terus mengolah kadar lemak berlebih yang ada dalam tubuh.
Konsumsi camilan sehat
Saat tubuh lapar dan kadar gula menurun bisa disiasati dengan mengonsumsi camilan sehat diantara makan besar sebanyak 2 hingga 3 kali untuk mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh.
05-07-2016 19:44
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua. Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes. Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa. "Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam. Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
28-05-2014 02:17
Kanker, kita telah kerap mendengar penyakit itu dikatakan semacam satu diantara penyakit berat yang ‘mematikan’. Pasti, yang kita maksudkan disini bukan hanya kanker yang kerap diplesetkan jadi ‘kantong kering’. Bila itu sih, obatnya dapat di cari dengan memeras keringat. Sesungguhnya apa sih kanker itu? Kanker ialah penyakit yang disebabkan perkembangan beberapa sel jaringan tubuh dengan cara tak normal, hingga beralih jadi sel kanker. Setelah itu, sel kanker ini bisa berkembang/menyebar ke sisi tubuh lain, hingga apabila telah kronis bisa mengakibatkan kematian. Beberapa orang-orang berasumsi kanker sama juga dengan tumor. Walau sebenarnya tumor ialah semua tonjolan tak normal atau abnormal pada tubuh yang bukan hanya radang. Sedang kanker ialah tumor yang berbentuk ganas. Penyakit berat ini bisa menimpa manusia pada semua kelompok usia, pria ataupun wanita. Kanker dapat juga berlangsung di tiap-tiap sisi tubuh. Di Indonesia, sebagian tipe kanker yang sempat ditemukan ialah pada leher rahim, payudara, hati, paru-paru, kulit, nasoparing, kelenjar getah bening, kanker darah, pada usus besar, dan sebagainya. Untuk kanker leher rahim serta payudara, banyak terkena oleh kaum hawa. Baca juga : Cara Atasi Disfungsi Ereksi Umumnya, apabila kanker belum meluas serta mengakibatkan kerusakan jaringan di sekelilingnya, pasien tak rasakan tanda-tanda maupun keluhan. Oleh oleh karena itu, beberapa orang yang telah terkena kanker, namun tak mengerti. Mereka baru sadar bila terkena penyakit itu, apabila telah ada tanda-tanda serta keluhan, atau apabila penyakit telah mulai tumbuh. Tidak sedikit juga pasien yang memeriksakan ke rumah sakit sesudah penyakit cukup kronis. Dua pertiga kanker di penjuru dunia ini ada di negara-negara berkembang. Di Indonesia sendiri, angka kematian disebabkan penyakit ini condong meningkat. Menurut data tiap-tiap tahunnya, dari 100 ribu masyarakat, ditemukan 100 pasien kanker baru. WHO juga menyebutkan bahwasanya sepertiga hingga 1/2 dari tipe kanker dapat dihindari. Sepertiga lagi bisa sembuh apabila diketahui serta diobati dari step awal/stadium dini. Bekasnya cuma bisa diringankan kesusahannya. Oleh karena itu, usaha pencegahan kanker serta menemukannya pada stadium dini ialah benar-benar utama. Usaha pencegahan bisa membebaskan orang-orang dari penyakit kanker. Sedang tahu penyakit itu dalam step awal bakal memudahkan cost penyembuhan yang relatif mahal. Kenapa Kanker Meningkat Pola hidup orang-orang modern yang condong konsumtif, benar-benar erat hubungannya dengan munculnya beragam jenis penyakit yang tak dikarenakan infeksi. Yakni penyakit yang dikarenakan kemunduran perkembangan sel (penyakit degeneratif), umpamanya penyakit jantung serta kanker. Beberapa orang-orang modern waktu ini banyak yang sukai konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemaknya, serta kurang konsumsi serat alami. Hal semacam ini bisa dibuktikan dengan marak serta larisnya beragam restoran yang menghidangkan hidangan fast food ala luar negeri. Rutinitas konsumsi makanan yang diawetkan dapat juga menyebabkan kanker. Sekian juga rutinitas minum alcohol serta merokok. Bagaimana Menghindar Kanker Bagaimanapun juga, menghindar itu tambah baik dari pada mengobati. Menghindar kanker bisa dikerjakan dengan kurangi konsumsi makanan berlemak/berkolesterol tinggi, dan memperbanyak konsumsi makanan memiliki serat serta sayuran berwarna. Selai itu juga jauhilah rokok serta alcohol. Jauhilah zina/ bertukar-ganti pasangan, supaya tak tertular penyakit seksual. Kecuali tak baik untuk kesehatan, tiga hal itu juga suatu hal yang perlu dijauhi menurut ajaran Islam. Kecuali itu, usahakan hidup seimbang, teratur serta hindarilah stress. Bisa berusaha keras namun istirahat juga mesti cukup. Bila butuh periksalah kesehatan Anda dengan cara berkala serta teratur. Baca juga : Kenali Penyebab Anak Kurang Darah Mewaspadai Tanda-tanda Kanker Apabila dalam tubuh anda ada tonjolan atau kelainan, itu butuh diwaspadai semacam kanker, meskipun tak jadi mengganggu. Anda juga butuh waspada bila ada pergantian atau masalah dalam rutinitas buang air besar atau kecil. Sekian juga apabila alat pencernaan terganggu serta sulit menelan, serta nada serak serta batuk tak pulih-sembuh. Tahi lalat/andeng-andeng yang beralih sifatnya, jadi semakin besar serta beralih warnanya, juga butuh diwaspadai. Sekian juga apabila ada darah atau lender yang abnormal keluar dari tubuh, dan borok/koreng lama tidak pulih. Banyak hal itu ialah tanda-tanda dini penyakit kanker. Apabila anda merasakannya baiknya anda periksakan ke dokter untuk meyakinkan itu kanker atau bukan hanya. Untuk kanker hati, anda butuh waspada bila tiba-tiba muka jadi kuning pucat, perut jadi mulas, ulu hati jadi sesak, serta air kencing juga berwarna kuning. Pada tingkat setelah itu nafsu makan menyusut, serta tidur jadi tak enak. Mengobati Kanker Penyakit kanker kerap menyebabkan beban bio-psiko-sosio-spiritual untuk pasien. Hal semacam ini lantaran cost penyembuhan yang benar-benar tinggi, lama saat penyembuhan, rasa vemas serta penderitaan fisik yang cukup berat. Untuk menyembuhkan penyakitnya, pasien kanker bisa menentukan langkah penyembuhan dengan cara medis-konvensional ataupun alternatif (bukan hanya sihir/dukun). Menurut Dr. Koosnadi Saputra dr. Sp. R dari Pulitbang Yantekkes Depkes RI, penyembuhan konvensional mengusahakan untukmembuang tumor dengan pembedahan untuk membunuh sel kanker dengan kemoterapi, atau menggunakan radioterapi untuk mengakibatkan kerusakan sel kanker. Sesaat penyembuhan alternative yang berdasar pada paradigma penyembuhan timur, mempunyai maksud dengan cara umum untuk penambahan ketahanan tubuh, menghalangi perkembangan kanker, kurangi nyeri, serta melakukan perbaikan manfaat utama tubuh. Tetap menurut Koosnadi, penyembuhan alternative yang aman, berguna, logis dengan cara pemikiran kedokteran, gampang dalam proses serta didasari riset yang mendalam, dimaksud terapi biologi untuk kanker.
19-05-2014 04:03
Setiap orang membutuhkan udara untuk bernafas. Saluran pernafasan yang sehat dan lancar dibutuhkan untuk bisa menikmati udara tersebut. Ketika saluran pernafasan tidak sehat, maka pernafasan yang menentukan bisa hidup dan tidaknya kita karena udara yang dihirup tersebut tidak bisa kita hirup dengan lancar. Gangguan pernafasan ini biasa disebut dengan asma atau sesak nafas. Asma merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan sebagai bentuk penyakit dengan peradangan yang sifatnya kronis. Udara yang akan masuk ke paru-paru akan terganggu jalannya seiring meningkatnya sensitifitas pada saluran pernafasan yang meradang dan menyempit tersebut. Asma juga dikenal sebagai penyakit yang datangnya tiba-tiba atau sering kambuh di waktu tertentu. Ketika kambuh, asma akan membuat kita bernafas dengan terengah-engah dan dirasakan sangat engap, terutama saat akan mengambil udara. Biasanya asma kambuh ketika kondisi fisik terlalu lelah. Untuk mengembalikan asma ke keadaannya yang normal kembali, butuh waktu yang tidak sebentar. Jika sadar memiliki asma, maka segeralah tangani. Membiarkan asma berlarut-larut, tidak ditangani dengan tepat bisa menjadi penyebab hal yang lebih parah sebagai lanjutan dari asma terjadi, asmatikus. Asmatikus merupakan penyakit yang terjadi karena asma yang berkelanjutan dengan serangan yang terus-menerus. Gejala yang terjadi biasanya dirasakan dengan nafas yang engap, dada sesak, tubuh lemah, kulit biru, gelisah, dan disertai dengan detak jantung yang lebih cepat dibandingkan biasanya. Hal ini terjadi karena oksigen yang seharusnya bisa dihirup masuk ke dalam tubuh mengalami kesulitan masuk. Penyebab asma sebagian besar disebabkan oleh alergi dan keturunan, selebihnya disebabkan kebiasaan tertentu yang dapat memicu asma tersebut terjadi. Untuk alergi biasanya karena debu dan udara, ada juga yang diakibatkan hewan tertentu. Sedangkan untuk yang karena kebiasaan, asma bisa disebabkan karena konsumsi makanan, rokok, stress, olahraga berlebihan, polusi udara, dan ketergantungan terhadap suatu obat juga bisa menjadi penyebab asma. Baca juga : Asam Urat Tak Kenal Umur Ketika seseorang yang memiliki asma penyakitnya kambuh, deru nafasnya juga ada yang disertai dengan suara. Asma kambuh paling parah biasa terjadi ketika malam hari mengingat udara yang dingin akan membuat saluran pernafasan semakin menyempit. Penderita asma tentu akan merasa tersiksa ketika bernafas begitu sulit dirasakan. Penanganan ketika asma kambuh, bagi mereka yang awalnya sudah mendapatkan penanganan dokter biasanya akan diberi alat bantu pernafasan. Namun, jika alat tersebut ketinggalan atau sudah tidak berfungsi, ini akan menjadi keadaan yang darurat penderitanya. Jadi, harus disediakan alternatif lain yang bisa menjadi solusi ketika asma kambuh. Obat herbal merupakan solusi yang tepat bagi penyakit-penyakit darurat seperti asma. Obat herbal bukan lagi obat yang berasal dari tanaman yang harus kita racik dulu baru jadi obat. Kini, teknologi dan kebutuhan medis akan obat herbal sudah bekerja sama dalam melakukan penelitian hingga pengolahan obat herbal. Obat herbal sudah terjual praktis dalam berbagai bentuk yang bisa dikonsumsi dan dapat digunakan dalam keadaan darurat. Bukan hanya itu, selain tanpa harus menjadi pedamping dari obat atau alat penanganan dari dokter, obat herbal telah mampu menyembuhkan secara menyeluruh. Baca juga : Jus Kulit Buah Manggis Untuk Menyembuhkan Kolesterol Beberapa herbal yang bisa digunakan sebagai penanganan bagi asma berasal dari kulit manggis, buah naga, daun sirsak, mengkudu, hingga madu. Obat herbal ini biasa dijual dalam bentuk obat seperti kapsul, ada juga dalam bentuk minuman atau jus, hingga yang berbentuk ekstrak atau bubuk seperti teh yang tinggal diseduh. Bahan-bahan obat herbal tersebut mampu menangani asma karena mengandung antioksidan yang mampu memperbaiki setiap sel dalam tubuh termasuk mencegah peradangan dan infeksi pada tenggorokan. Mengkonsumsi obat herbal akan membuat saluran pernafasan lancar kembali. Kita akan kembali menghirup udara dengan lega. Rutin mengkonsumsinya akan membuat asma kita secara perlahan sembuh. Sebagai bentuk pencegahan, bahkan bukan hanya untuk asma saja tapi untuk berbagai macam penyakit. Konsumsi obat herbal sangat dianjurkan sebagai suplemen keseharian. Obat herbal mampu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Untuk asma sendiri, konsumsi obat herbal harus disertai dengan perubahan kebiasaan. Mulai dari tidak terlalu lelah beraktivitas hingga istirahat yang cukup dan tidak terlalu malam.