Waktu Posting : 19-06-2014 11:27 | Dibaca : 2534x
Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu.
Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging.
Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular
Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal.
Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental.
Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut.
Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir di meja operasi kan?
Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan
Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal
Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan.
Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini :
REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah.
ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak.
COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera.
ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.
02-06-2014 23:18
Manfaat buah naga dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita. Ada dua buah jenis buah naga yang dapat Anda manfaatkan. Buah yang berasal dari Amerika Serikat ini dikembangkan oleh para petani dalam jua jenis buah naga merah dan putih. Dengan harga jual buah naga yang tinggi, para petani mampu meningkatkan pendapatannya setiap panennya. Nah, ingin tahu kandungan serta manfaat buah naga? Mari kita cari tahu bersama-sama! Kandungan Buah Naga Merah dan Putih Kandungan zat pada buah naga merah dan putih hampir sama. Daging buahnya mengandung protein, karbohidrat, zat besi, serat, betakaroten,fosfor, kalium, dan Vitamin B1 dan B12. Selain kandungan zat tersebut, buah naga juga mengandung kalsium, niasin dan provitamin A yang memiliki banyak fungsi. Baca juga : Manfaat Jus Sirsak untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh Kandungan serat alami dan gula sederhana yang tinggi sangat cocok dikonsumsi bagi orang yang menderita diabetes. Selain itu, kandungan air dan lemaknya juga mampu memberikan rasa kenyang yang awet dan cocok untuk program diet. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda meningkatkan konsumsi buah naga setiap harinya. Nah, untuk mengetahui manfaat buah naga, mari kita lanjutkan artikel ini. Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan · Kandungan vitamin C dan antioksidannya mampu meningkatkan sistemkekebalan tubuh kita. Dengan kinerja vitamin C dan antioksidan sebagai penangkal radikal bebas inilah kita tidak akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Jadi, buah ini sangat cocok dikonsumsi saat musim pancaroba yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia akan serangan berbagai macam penyakit. · Buah naga juga mengandung zat anti kanker yang sangat bermanfaat untuk menghindarkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh kita. Jika Anda memiliki saudara atau garis keturunan yang memiliki riwayat mengidap kanker, ada baiknya jika Anda mengkonsumsi buah naga ini sebagai cara pencegahan dini. · Dengan mengkonsumsi buah naga, Anda dapat mengatasi masalah kurangnya nafsu makan pada anak atau diri Anda sendiri. Zat peningkat nafsu makan yang terkandung dalam buah ini mampu menyelesaikan masalah kurangnya gizi pada Anda. Baca juga : Tips Mendapatkan Tubuh Proporsional dengan Diet Golongan Darah · Kandungan serat dan lemak nabati ini sangat cocok untuk orang yang bermasalah dengan berat badannya atau obesitas. Obesitas dapat mengakibatkan masalah diabetes melitu dan kolesterol tinggi. Dengan mengkonsumsi buah naga ini, Anda mampu mengurangi masalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyakit kolesterol tinggi dan diabetes ini. · Untuk meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit, buah naga sangat bermanfaat meningkatkan elastisitas kulit tubuh Anda. Kandungan vitaminnya mampu memperbaiki kerusakan sel kulit yang akan terlihat kusam dan tidak sehat. Selain itu, pemanfaatan buah naga ini mampu menghindarkan dari penuaan dini. Nah, ambilah manfaat buah naga yang lengkap ini sekarang juga!
03-06-2014 18:26
Sebenarnya, tak susah melindungi kekebalan badan dengan cara alami. Cukup istirahat, berolah raga dengan cara teratur, serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang ialah kunci kekebalan badan yang sehat. Pasti makanan yang yang diasup ialah makanan memiliki kandungan antioksidan. Kecuali makanan itu, ada juga tanaman obat yang berguna menambah kekebalan badan. 1. Meniran (Phyllanthus niruri L) Tanaman ini dengan cara tradisional diakui dapat mengobati penyakit diantaranya radang ginjal, batu ginjal, sulit buang air kecil, disentri, sakit ayan, hepatitis, serta rematik. Zat kimia yang terdapat dalam tanaman ini yang telah di ketahui diantaranya tannin, filantin, kalium, damar, dan hipofilantin. Riset teranyar perihal meniran mengungkap bahwasanya tanaman ini dapat menolong mencegah beragam jenis infeksi virus serta bakteri dan mendorong sistem kekebalan badan. Tanaman ini telah di teliti serta di produksi jadi tablet peningkat ketahanan badan. Buatan ini sudah diuji praklinis serta klinis selama 3 tahun. Baca juga : Cara Alami Kurangi Uban Di Kepala Dr. Zakiudin Munasir, Sp. AK, pakar pediatrik imunologi dari Sisi Anak RS Cipto Mangunkusumo Jakarta sudah lakukan riset serta menunjukkan bahwasanya ekstrak meniran menolong menambah kecepatan penurunan demam pada pasien anak pasien infeksi saluran pernapasan atas. Langkah pemakaian : Langkah tersebut dianjurkan oleh Dr. Suprapto Ma’at dari Kampus Airlangga yang juga turut menguji ekstrak tanaman meniran dalam menambah ketahanan badan. Ambillah satu genggam daun meniran yang terbagi dalam akar, batang, serta daun. Tumbuk hingga halus. Lalu di rebus berbarengan 2 gelas air bersih. Tunggulah hingga jadi 1/2 gelas. Minum sekali tiap-tiap hari. 2. Jinten Hitam Kecuali meniran, jinten hitam dapat juga digunakan semacam langkah alami untuk menambah ketahanan badan. “Orang Arab dengan cara tradisional telah turun-temurun memakai jinten hitam untuk menambah ketahanan badan, ” kata Dr. Suprapto Ma’at. Tidak sama dengan meniran, tanaman ini belum teruji dengan cara klinis. Langkah pemakaian : Siapkan 1 sendok makan munjung jintan hitam. Gerus hingga kulitnya jadi pecah. Sesudah itu rebus dengan 2 gelas air. Tunggulah hingga air rebusan itu tersisa jadi 1/2 gelas. Minum tiap-tiap hari supaya ketahanan meningkat. Baca juga : Ramuan Alami Pewangi Tubuh 3. Mengkudu Buah yang juga di kenal dengan nama pace atau noni ini memanglah sudah lama di kenal semacam obat untuk menambah ketahanan badan. Penelitian-penelitian pada buah jelek rupa ini selalu dikerjakan dengan cara intensif. Riset oleh Dr. Paul Heinike pada awal era 20 mengungkap bahwasanya tanaman ini memiliki kandungan ensim Proxeronase serta alkaloid Proxeronine. Ke-2 zat ini akan membuat zat aktif bernama xeronine didalam badan. Zat ini akan terbawa aliran darah menuju beberapa sel badan. Akhirnya beberapa sel itu akan lebih aktif, sehat, serta berlangsung perbaikan-perbaikan susunan ataupun fungsi. Langkah pemakaian : Endah Lasmadiwati, pakar tanaman obat dari Taman Sringanis, menyarankan resep tersebut untuk merasakan buah mengkudu. Siapkan 2 buah mengkudu yang telah tua. Bersihkan bersih lalu taruh selama 2 hari hingga benyek. Sesudah itu remas-remas dalam 2 gelas air. Saring serta sisihkan. Dalam pada itu, siapkan 1 jari kunyit serta 2 jari jahe. Bakar serta memarkan. Ambillah 1 jari kayu manis, 1 jari sereh, 7 kapulaga, serta 7 buah cengkih. Beberapa bahan itu di rebus dalam 2 gelas air. Tunggulah hingga mendidih serta berbau harum. Campur air rebusan bahan itu dengan buah mengkudu yang sudah disaring. Imbuhkan sedikit garam serta gula jawa seperlunya.
03-07-2018 21:01
Jerawat adalah permasalahan kulit yang paling umum terjadi dan hampir pernah dialami oleh semua orang di dunia setelah menginjak usia puber. Penyebab jerawat pun bermacam-macam, bisa jadi karena faktor kebersihan, hormon, stress, hingga makanan. Sebenarnya perawatan kulit berjerawat tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk treatment. Anda bisa melakukannya setiap hari. Perawatan Kulit Berjerawat Sehari-Hari Membersihkan muka setelah beraktivitas Setelah seharian beraktivitas baik di dalam ruangan ataupun di luar ruangan, debu, polusi, hingga minyak akan bertumpuk pada wajah, bersihkan wajah Anda dengan sabun yang lembut atau gunakan perpaduan antara milk cleanser dan toner/astringent. Cuci muka dengan sabun maksimal 2 kali sehari saja, yaitu saat pagi hari dan sebelum tidur. Selebihnya, gunakan air hangat. Jangan terlalu sering menyentuh wajah Selanjutnya, sebisa mungkin, hindari terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan telanjang, apalagi jika sampai memencet jerawat karena itu justru akan memperburuk kondisi wajah. Cucilah tangan Anda dengan sabun sebelum memegang wajah atau membersihkan wajah. Gunakan pelembab wajah yang sesuai Meski berjerawat atau kusam sekalipun, pelembab atau moisturizer sangatlah diperlukan untuk menjaga kelembaban alami wajah sekaligus melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari. Gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda, kapanpun diperlukan, Masker alami Bahan-bahan alami seperti madu, air mawar, buah-buahan seperti tomat, alpukat, pepaya, pisang dan strawberry, yoghurt, hingga putih telur adalah contoh bahan-bahan alami yang sering dimanfaatkan untuk dijadikan masker. Bisa juga dengan memakai masker buatan dari bahan-bahan alami yang dijual di pasaran. Konsumsi vitamin C dan E Vitamin C dan E memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, salah satunya adalah menangkal radikal bebas penyebab berbagai permasalahan kulit. Termasuk kulit berjerawat. Kombinasi antara keduanya akan membantu Anda untuk mendapatkan kulit yang sehat, lembap dan halus. Pola hidup sehat Semahal atau sebanyak apapun perawatan kulit berjerawat yang Anda lakukan, jika tidak dibarengi dengan pola hidup sehat maka hasilnya pun akan sama saja. Jika tubuh Anda sehat dan pikiran terbebas dari stress, maka jerawat dan permasalahan kulit lainnya pun juga akan jauh-jauh dari Anda.