Waktu Posting : 23-06-2014 13:34 | Dibaca : 3714x
23-02-2016 06:26
Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini : Apa itu LGBT? LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu. Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual. LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan. Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka. Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu. Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan. Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang. Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan. Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan. LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya. Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya. Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual. Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi. Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya.
27-05-2014 14:36
Suatu kekeliruan yang demikian fatal jika kita berupaya mengkonsumsi obat pelangsing yang tak di ketahui apakah itu aman serta mujarab khasiatnya, terdapat beberapa dari segelintir orang yang mengalami dampak buruk yang disebabkan pemakaian obat pelangsing yang bersifat non-herbal waktu mereka mengkonsumsinya. Sebaiknya mereka lebih menentukan langkah diet alami tidak dengan penggunaan obat pelangsing yang memiliki dampak jelek untuk kesehatan, jadi bukannya mempunyai badan yang diimpikan atau di inginkan, malah penambahan berat tubuh jadi makin membengkak. Oleh karenanya, untuk yang punya niat dalam melindungi badan ideal serta langsing, butuh mencermati serta memperhitungkan lagi jika memakai obat maupun racikan yang dibuat dengan cara pabrikasi. Umumnya orang memikirkan bahwasanya dengan melaksanakan olahraga dengan cara terus-menerus serta teratur adalah langkah yang paling baik dalam melindungi badan lebih ideal serta sehat, walau terdapat banyak orang juga condong memikirkan tentang hal itu yang bergantung dari apa yang dimakan serta sebagian orang juga tak mengerti perihal rencana pola makan sehat yang juga memengaruhi kesehatan badan. Baca juga : Khasiat Magis Buah Manggis Tentang langkah diet alami tidak dengan penggunaan obat tidak cuma menolong kita menjadi lebih sehat, tetapi bisa menambah daya kekebalan badan dan dapat bertahan dalam pencegahan penyakit yang cukup serius. Artinya dengan melindungi kesehatan dari saat ini jadi lebih utama dibanding pada hari semula. Langkah diet alami yang sehat tidak dengan obat adalah suguhan inspirasi yang sangat baik serta bermanfaat dalam coba mengkalkulasi porsi dari makan buah-buahan dan sayuran tiap-tiap hari, hingga dapat kita dapatkan perihal langkah menambah buah serta sayuran setiap saat makan. Jadi langkah diet alami tidak dengan obat ini tidak cuma cukup dikerjakan dengan olahraga saja, tetapi selalu mesti dikerjakan dengan cara beriringan dengan makanan sehat untuk menambah kesehatan kita. Ada 5 macam makanan yang dapat menjadikan Anda terus langsing serta juga dapat digunakan sebagai makanan diet sehat untuk menolong menurunkan berat tubuh Anda : 1. Apel Apel kaya dengan kandungan serat yang baik untuk badan, kandungan seratnya amat baik untuk melindungi kesehatan sistem pencernaan badan serta menurunkan kolesterol berlebihan. Makan buah apel dapat menyebabkan Anda terus kenyang tiada takut gemuk, suatu studi di jurnal Appetite menyampaikan bahwasanya wanita yang memberikan tiga buah apel dalam makanan pelengkapnya condong dapat menurunkan berat tubuhnya dari pada wanita yang memberikan tiga kue memiliki bahan oatmel pada makanan pelengkap. Menurut Alan Aragon, seseorang pakar nutrisi serta penulis Girth Control The Science of Fat Loss & Muscle Gain menyebutkan bahwasanya aksi mengunyah dapat menyampaikan suatu tanda ke badan kita serta menyebabkan kita memikirkan telah makan melebihi cukup serta mencegah lapar. Baca juga : Cara Mengontrol Tubuh Agar Tidak Cepat Lapar 2. Kacang almon (kenari) Kacang ini mungkin saja makanan ringan yang sehat untuk Anda, suatu temuan pada 2009 di The American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwasanya wanita yang makan kacang ini 2 x satu minggu mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih tinggi untuk melindungi berat tubuhnya terus stabil dari pada wanita yang tak makan kacang ini. Satu ons kacang almond memiliki kandungan 165 kalori, serta juga memiliki kandungan 6 gram protein dan 3 gram serat. Kandungan gizi itu dapat menyebabkan Anda terasa lebih cepat kenyang serta nafsu makan Anda dapat lebih termonitor. 3. Salmon Makanan laut dapat dimanfaatkan sebagai makanan diet yang sehat, lemak yang terdapat dalam salmon dapat menyebabkan Anda cepat kenyang. Suatu temuan di International Journal of Obesity menyebutkan bahwasanya orang yang makan salmon sekian kali dalam satu minggu dapat menurunkan berat tubuh sampai 3 pon. Salmon kecuali sumber protein yang bagus juga mempunyai kandungan kalori yang rendah. 4. Telur Kandungan protein dalam telur dapat menjadikan Anda tak cepat lapar. Kecuali itu, temuan pada tahun 2008 di International Journal of Obesity menyebutkan bahwasanya orang yang makan dua telur waktu sarapan pagi sepanjang lima hari dalam satu minggu mempunyai kesempatan 65 % besar untuk menurunkan berat tubuh dari pada orang yang makan roti bagel waktu sarapan. 5. Buah tomat Kandungan serat buah tomat dapat menjadikan orang yang mengkonsumsinya terasa lebih cepat kenyang. Satu gelas tomat merah yang telah dimasak cuma memiliki kandungan 43 kalori. Tidak sama dengan beberapa makanan yang memiliki serat yang lain seperti wortel, seledri, serta bayam, tomat mempunyai rasa yang lebih enak serta dapat menyebabkan Anda terasa bertenaga seharian.
20-05-2020 03:36
Cara meningkatkan imunitas tubuh harus diketahui masyarakat. Apalagi saat ini, ketika sedang terjadi pandemi virus covid-19. Karena menurut medis, hanya imun yang bisa mencegah tubuh diserang virus corona ini. Di bawah ini adalah penjelasan mengenai cara untuk meningkatkan imunitas tubuh yang bisa dicoba. Cara yang tidak mahal tetapi berdampak bagus karena membuat tubuh kebal penyakit. Ini dia cara-cara yang dimaksud: 1. Banyak Minum Air Putih Sebagian besar tubuh manusia berisi cairan. Selain untuk mencegah dehidrasi tubuh, ternyata mineral ini bisa meningkatkan imun. Maka dari itu, perbanyaklah minum air putih. Pastikan minum air putih yang sudah matang atau bisa juga mengkonsumsi air mineral kemasan. Untuk kadarnya disesuaikan dengan kebutuhan, namun ukuran normalnya adalah delapan gelas per hari. Ini cara meningkatkan imunitas tubuh yang murah. Selain itu, tipsnya tidak melelahkan bahkan menyegarkan. Namun pastikan hindari minum es batu karena bisa memperbanyak gas di lambung. 2. Minum Vitamin C Secara Rutin Vitamin yang bisa meningkatkan imunitas tubuh adalah vitamin C. Maka dari itu, silahkan konsumsi vitamin ini secara rutin maksimal satu kapsul per hari. Karena jika over dosis bisa memicu kanker. Boleh juga untuk mengkonsumsi vitamin C generik atau vitamin C resep dokter. Karena semuanya bisa meningkatkan imunitas hanya dosis saja yang berbeda. Jika minum vitamin C secara rutin, imunitas akan lebih bagus sehingga tubuh tidak mudah sakit. Jika vitamin C tubuh terpenuhi, virus, bakteri dan penyebab penyakit lainnya tidak berani menyerang. Karena hal inilah yang membuat tubuh tetap sehat wal afiat. 3. Rajin Berolahraga Tubuh yang memiliki imun kuat salah satu cirinya adalah suhu tubuh selalu hangat. Nah, Jika ingin tubuh hangat, lakukan olahraga secara rutin. Ini untuk memacu proses pembakaran lemak tubuh menjadi energi. Nah, di musim pandemi semacam ini, sekalipun ada himbauan berdiam diri di rumah, jangan berhenti berolahraga. Karena olahraga justru menjaga kehangatan tubuh supaya mampu melawan virus. Sekalipun demikian tetap lakukan olahraga yang normal sesuai usia. Jika sudah kepala empat ke atas, jangan lakukan olahraga berat. Karena bisa menimbulkan gangguan lain seperti serangan jantung hingga otot kejepit. Olahraga yang cocok untuk menjaga imunitas adalah jalan kaki, jogging dan bersepeda. Ini olahraga yang mampu membakar tubuh dengan cepat dan aman. Selain itu, olahraga semacam ini juga murah. 4. Istirahat yang Cukup Tubuh butuh istirahat untuk memulihkan stamina dan metabolisme. Jika metabolisme sudah baik, tentu imunitas tetap terjaga. Lain soal jika suka begadang tentu perlahan-lahan stamina akan menurun, karena metabolisme bekerja berlebihan. Jika metabolisme sudah semacam ini, tentu imun tidak akan berkembang. Yang ada tubuh tidak prima dan mudah diserang penyakit. Oleh sebab itu, hindari begadang dan istirahat yang banyak minimal 8 jam sehari. Yang paling parah kalau begadangnya sambil bekerja. Karena pada waktu itu, bukan hanya vitalitas dan imunitas yang turun, pikiran juga diforsir berlebihan. Khawatir bisa memicu stress yang berlebihan. 5. Makan Sayur dan Buah Cara meningkatkan imunitas tubuh yang terakhir adalah makan sayur dan buah. Dua makanan ini ternyata mengandung mineral dan vitamin C yang bagus. Sedangkan kedua nutrisi ini bagus untuk meningkatkan imun. Silakan konsumsi sayur dan buah jenis apapun. Karena semua memiliki fitonutrien yang ideal. Jangan lupa, sayuran dan buah juga mengandung mineral yang bagus. Nah, mineral ini ikut membantu meningkatkan kekebalan tubuh manusia (imun). Itulah beberapa cara meningkatkan imunitas tubuh yang bisa dilakukan dengan mudah. Silakan diterapkan terutama di musim corona seperti saat ini. Hal itulah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari berbagai macam serangan virus dan penyakit.