Waktu Posting : 04-10-2014 07:32 | Dibaca : 3470x
28-04-2014 13:20
Apa Itu Demam Berdarah? - Diantara penyebab penyakit yang memiliki peran terbesar terhadap kematian salah satunya yaitu penyakit demam berdarah. Keberadaan penyakit demam berdarah memang sudah tidak asing lagi ditengah masyarakat namun sampai saat ini jumlah penderita penyakit ini tidak kunjung turun. Dari pemantauan dinas kesehatan tiap – tiap daerah memunculkan suatu fenomena baru yang mengungkapkan bahwa penyakit demam berdarah berada dalam titik tertinggi ketika berada dalam musim penghujan. Apakah terjadi hubungan siginifikan diantara kedua faktor ini? jawabannya tidak selalu seperti itu. Penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang menular melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Dengan perantara penyakit berupa nyamuk ini sudah pasti berhubungan dengan keberadaan air sisa atau penampungan air yang tidak tertutup sehingga digunakan sebagai sarang nyamuk. Baca juga : Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? Oleh sebab itu, saat musim penghujan tiba inilah yang memberikan kesempatan nyamuk untuk berkembangbiak. Air hujan yang tertampung dalam kaleng-kaleng atau wadah bekas ini jika tidak dilakukan pembersihan akan digunakan nyamuk sebagai sarang tempatnya berkembangbiak. Nah, untuk itulah maka muncul angka tertingi dari penyakit demam berdarah ini saat musim penghujan. Namun, hal ini tidak selalu seperti itu. Jika anda pandai membersihkan daerah sekitar anda dari lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk ini maka anda mampu melakukan langkah menghindari terjadinya penyakit demam berdarah. Jadi sehatkan keluarga anda dengan memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti. Langkah – langkah menuntaskan angka kematian akibat penyakit demam berdarah ini terbagi atas tahap pencegahan serta pengobatan. Untuk lebih jelasnya anda dapat memahami secara langsung ulasan pencegahan serta pengobatan penyakit demam berdarah beriku ini, yaitu : Pencegahan Penyakit Demam berdarah Pencegahan penyakit merupakan tahap awal yang paling tepat untuk menurunkan angka kesakitan maupun angka kematian akibat suatu penyakit tertentu seperti halnya penyakit demam berdarah. Penyakit infeksius ini diperparah akibat gigitan nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue. Untuk menuntaskan penyebaran penyakit ini maka perlu dilakukan tahap pencegahan penyakit berikut ini yaitu : - Melakukan program 3 M ( Menguras, Mengubur dan Menutup) Program ini merupakan program nasional untuk memberantas bibit penyakit demam berdarah. Langkah 3 M ini dimaksudkan dengan melakukan beberapa langkah kesehatan seperti menutup tempat penampungan air, menguras tempat penampungan air agar tidak dijadikan tempat perkembangbiakan jentik nyamuk aedes aegypti serta menutup tempat penampungan air sehingga tidak membiarkan nyamuk ini untuk berkembangbiak dalam tempat penampungan air. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah - Menaburkan bubuk abate Bubuk abate merupakan senyawa kimiawi yang mampu membunuh jentik nyamuk aedes aegypti dalam bak kamar mandi anda. Dengan menaburkan bubuk abate ini maka anda sudah melakukan pencegahan penyakit untuk memutus mata rantai perkembangbiakn nyamuk aedes aegypti. - Membiasakan diri untuk tidak menggantung pakaian kotor dalam kamar Cara hidup nyamuk aedes aegypti suka berada dalam lingkungan yang kotor seperti halnya hinggap di pakaian kotor anda. Apalagi jika pakaian kotor anda tersebut berada dalam kamar yang lembab sudah pasti hal ini disukai nyamuk aedes aegypti. Untuk itu anda perlu melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dengan tidak memberikan tempat hidup yang disukai oleh nyamuk ini sehingga keluarga anda jauh dari bahaya penyakit demam berdarah. Pengobatan Penyakit Demam berdarah Pengobatan penyakit demam berdarah merupakan langkah yang dilakukan setelah terjadinya infeksi penyakit ini. Terinfeksinya diri anda dengan virus dengue tentunya menambah sederetan penderita penyakit demam berdarah ini. Oleh sebab itu, sebelum kesakitan ini bertambah para dan menyebabkan kematian maka berikut ini ulasan mengenai pengobatan yang mencegah terjadinya kematian akibat demam berdarah yaitu 1. Konsumsi minuman jus jambu merah Jambu merah merupakan jenis buah – buahan yang dipercaya mampu untuk menyembuhkan infeksi tubuh akibat virus dengue. Anda dapat mengonsumsi buah ini dalam bentuk jus buah maupun dimakan secara lengsung tanpa diolah. Baca juga : Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi 2. Minum air putih secukupnya Anda yang menderita penyakit demam berdarah perlu melakukan konsumsi air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi akibat penyakit demam berdarah ini. Selain itu, air putih juga berkhasiat untuk menghindarkan diri anda dari senyawa alergen atau toksikan dalam tubuh anda sehingga virus dengue juga mampu diminimalisir dengan meminum air putih. 3. Pengobatan menuju penyedia layanan kesehatan Jika kedua cara diatas dianggap belum memberikan kesembuhan yang signifikan terhadap anda maka anda perlu melakukan pengobatan penyakit demam berdarah dengan berkunjung ke pusat penyedia layanan kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit.
02-09-2014 14:42
Melindungi kulit supaya tampak cantik serta sehat pasti jadi kebiasaan tiap-tiap wanita. Persoalan wanita yang seringkali berlangsung ialah perawatan kulit kering. Kecuali mengakibatkan kerusakan tampilan, kulit kering pula bisa bikin kulit gatal-gatal serta tidak nyaman. Cuaca dingin atau ada di ruang ber-AC pula bisa menyebabkan kulit kering serta kasar. Janganlah bingung, berikut ini kami bakal menyajikan solusis menjaga kulit kering : Baca juga : 10 Langkah Cegah Sakit Punggung 1. Minyak zaitun nyatanya ampuh menangani kulit kering serta kasar. Minyak zaitun pula ampuh menyingkirkan bekas make-up, menghaluskan kulit serta menyingkirkan rasa gatal-gatal. Saat kulit merasa kasar, berikan minyak zaitun ortganik sebelum saat memakai pelembab untuk memperoleh faedah anti oksidannya serta memperoleh asam lemak yang baik. 2. Buah pepaya serta labu kuning pula bisa digunakan untuk menangani kulit kering dengan jalan membuatnya masker alami. Untuk masker pepaya bisa campur 1/2 cangkir greek yogurt dengan 3 sdm pepaya yang telah dihancurkan. Sedang labu kuning bisa mencampurkan 1/2 sdt bubuk kayu manis, lantas pakai masker kulit di muka atau tubuh serta diamkan sepanjang 5-15 menit. Baca juga : Khasiat dan Manfaat Kamper (Kapur Barus) Bagi Kesehatan 3. Anda pula bisa bikin scrub sendiri dengan mencampurkan 1 sendok makan madu atau perasan jeruk lemon, untuk memperoleh vitamin serta mineral penambahan supaya kulit terlihat lebih lembut serta bersih. 4. Manfaat madu yang telah banyak di ketahui pula ampuh menangani kulit kering dari mulai bibir pecah-pecah atau tumit kaki yang pecah-pecah. Memoleskan madu mendekati tidur jadi esok harinya kulit kembali lembut. Sebaiknya bila Anda banyak konsumsi makanan yang bisa menghindar kulit kering salah satunya, cokelat hitam, jeruk, salmon, mangga serta wortel, asam lemak ensensial, vitamnin C serta beta karoten yang dapat melembabkan seklaigus mencerahakan dari dalam.
21-07-2024 00:02
Dalam dinamika politik Indonesia, terdapat sejumlah perdebatan terkait dengan syarat usia minimal bagi calon kepala daerah. Hal ini menjadi topik yang menarik perhatian, terutama dalam konteks peningkatan partisipasi generasi muda dalam bidang politik. Pengamat politik Indonesia memberikan pandangan terkait perlunya peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah, khususnya terkait dengan penerimaan kandidat yang lebih muda untuk memimpin daerah. Pada umumnya, syarat usia minimal bagi calon kepala daerah  di Indonesia adalah 30 tahun. Namun, beberapa pengamat berpendapat bahwa batasan usia ini seharusnya ditinjau ulang, mengingat perkembangan zaman dan perubahan dinamika sosial-politik di masyarakat. Salah satu alasan utama mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada generasi muda dalam berkontribusi dalam kepemimpinan daerah. Menurut pengamat, generasi muda memiliki potensi dan energi yang besar untuk membawa perubahan positif dalam pemerintahan daerah. Mereka dianggap memiliki pandangan yang lebih segar dan inovatif dalam merumuskan kebijakan publik yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah yang relevan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam berperan aktif dalam pemerintahan daerah. Selain itu, perubahan dinamika sosial-politik juga menjadi alasan penting dalam mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah. Dengan perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin cepat, generasi muda memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap berbagai isu yang terjadi di masyarakat. Hal ini turut menjadi aspek penting yang menunjukkan bahwa usia tidak selalu menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan. Dengan demikian, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah progresif dalam mengakomodasi perubahan tersebut. Sementara itu, pandangan yang mengkritisi peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah juga perlu diperhatikan. Beberapa pihak yang menginginkan tetapnya batasan usia minimal menilai bahwa pengalaman dan kematangan dalam kepemimpinan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan. Mereka berpendapat bahwa dengan mempertahankan batasan usia minimal, calon kepala daerah akan lebih terjamin dalam memimpin daerah dengan kemampuan dan kebijaksanaan yang matang. Dalam konteks ini, perdebatan terkait dengan peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah perlu menjadi fokus perhatian yang mendalam. Mendengar pandangan dari berbagai pihak, termasuk para pengamat politik, menjadi langkah yang penting dalam merumuskan kebijakan yang dapat memberikan dampak positif bagi dinamika politik di Indonesia. Dengan demikian, diskusi terbuka dan mendalam perlu diadakan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat secara keseluruhan.