Waktu Posting : 05-10-2014 19:04 | Dibaca : 2324x
23-05-2014 12:49
Untuk beberapa orang, kolesterol dikira semacam penjahat lantaran mempunyai efek negatif untuk kesehatan terutama kesehatan jantung Anda. Ialah fakta bahwasanya kolesterol yang tinggi amat tak bagus untuk kesehatan jantung Anda. Namun, Anda mesti tahu bahwasanya ada 5 fakta yang mengagetkan sekitar kolesterol. Mari kita susuri satu per satu. Kolesterol yang Tinggi Dapat Dipandang dengan Mata Telanjang Biasanya, Anda dapat megetahui kandungan kolesterol Anda tinggi sesudah berkonsultasi dengan dokter Anda. Namun banyak tonjolan yang nampak di permukaan kulit ialah satu diantara tanda-tanda umum. Tonjolan itu bernama xanthomas. Tonjolan itu nampak dikarenakan oleh kolesterol yang tinggi. Olah raga Bisa Menambah Kolesterol Baik Olahraga mudah ataupun berat yang dikerjakan keseharian benar-benar berguna untuk hidup sehat, bakal jadi demikian utama waktu Anda hendak mengontrol kandungan kolesterol. Olahraga yang teratur bisa menolong mengurangi kandungan kolesterol jahat serta menambah kepadatan kolesterol baik dengan cara alami. Baca juga : Mengenal Obesitas Pada Anak Kolesterol Meningkat Sesudah Menopause Sebelum saat-saat menopause tiba, estrogen menolong melindungi kandungan kolesterol. Namun sesudah waktu menstruasi pada seseorang wanita selesai maka hormon estrogen bakal mengalami penurunan. Keadaan ini menyebabkan kolesterol jahat dalam badan Anda naik tajam. Tak cuma itu, kemungkinan terkena penyakit jantung juga menghantui beberapa wanita disebabkan kolesterolnya yang tinggi. Kolesterol Rendah Bisa Menyebabkan Situasi Buruk Telah jadi rahasia umum bahwasanya kolesterol tinggi tidak baik untuk kesehatan. Tetapi di segi lain kolesterol yang rendah akan jadi persoalan sendiri untuk kesehatan. Berarti, manusia perlu stabilitas kandungan kolesterol dalam badannya. Lantaran bila kandungan kolesterol turun pada ambang bawah 160 mg/dl bisa menyebabkan sebagian penyakit beresiko seperti kanker serta depresi. Janganlah Salah, Anak-Anak Dapat Diserang Penyakit Kolesterol Umumnya berlangsung pada anak-anak yang mempunyai berat tubuh berlebihan atau obesitas, kisah keluarga mempunyai penyakit jantung juga menyebabkan kolesterol tinggi. Karenanya, benar-benar sangat berharga untuk memeriksakan keadaan anak-anak dengan tanda-tanda seperti tadi ke dokter supaya cepat dapat diatasi lebih awal dan hasilnya optimal. Baca juga : Tangkal Asam Urat Dengan Tanaman Herbal Berkhasiat Bila Anda satu dari jutaan orang di alam ini yang mempunyai kolesterol tinggi, barangkali Anda bakal bahagia menyadari bahwasanya ada makanan yang bisa mengontrol kolesterol dalam darah. Diet kolesterol memanglah merekomendasikan untuk menjauhi minyak serta lemak namun nyatanya lemak tetap terus dibutuhkan badan. Karenanya, ubahlah lemak Anda dengan lemak yang mempunyai nutrisi yang lebih tinggi. Sesungguhnya, kunci diet kolesterol ialah mengkombinasikan berberapa macam makanan dari golongan makanan yang tidak sama. Terlebih buah serta sayuran yang memiliki kandungan vitamin C serta betakaroten yang tinggi ialah pilihan yang baik untuk diet kolesterol Anda. Buah serta sayur yang memiliki kandungan banyak vitamin C diantaranya seluruh macam Berry (seperti Strawberry, Cranberry, Blueberry, serta yang lain), Manggis, Buah Naga, Jeruk, Anggur, Mangga, Brokoli, serta Jambu. Bila hendak menentukan sayur serta buah yang memiliki kandungan betakaroten tinggi, maka Kesemek, Buah Naga, Apricot, Mangga, Manggis, Wortel, Labu, Brokoli serta Bayam ialah pilihan utama. Serat larut bisa mengurangi kandungan LDL atau kolesterol jahat. Serat yang bisa larut bisa menurunkan penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. Mengkonsumsi 10 gram serat bisa menurunkan keseluruhan kolesterol, tak terkecuali LDL kolesterol. Serat larut dapat Anda peroleh melalui Buah Naga, Manggis serta Sirsak. Langkah menanggulangi kolesterol jahat yang berlebihan dalam badan adalah dengan cara berkelanjutan mengkonsumsi makanan tersebut yang sudah dapat dibuktikan baik dengan cara ilmiah ataupun empiris dalam mengurangi kandungan kolesterol jahat. Mulai saat ini, tulis serta makanlah makanan tadi dengan cara teratur serta berkelanjutan.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
31-07-2025 12:58
Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua proses penting dalam kehidupan manusia, terutama pada masa anak-anak. Pertumbuhan merujuk pada perubahan fisik seperti bertambahnya tinggi dan berat badan, sementara perkembangan mencakup aspek mental, emosional, sosial, dan motorik. Kedua proses ini berjalan bersamaan dan saling memengaruhi. Namun, keduanya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal.Artikel ini akan membahas secara menyeluruh faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, serta bagaimana setiap aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk individu yang sehat dan seimbang.1. Faktor InternalFaktor internal adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam diri anak dan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh lingkungan. Faktor ini biasanya bersifat biologis dan menentukan potensi dasar anak dalam tumbuh dan berkembang.a. Genetik (Keturunan)Gen yang diwarisi dari orang tua menentukan potensi tinggi badan, warna kulit, bentuk tubuh, bahkan kecenderungan terhadap kondisi kesehatan tertentu.Genetik juga berpengaruh terhadap kemampuan intelektual dan temperamen dasar anak.b. HormonHormon pertumbuhan (Growth Hormone), hormon tiroid, dan hormon seks memainkan peran penting dalam mengatur proses pertumbuhan fisik.Ketidakseimbangan hormon, seperti hipotiroidisme atau defisiensi hormon pertumbuhan, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan.c. Kondisi KesehatanAnak-anak yang menderita penyakit kronis, gangguan metabolisme, atau infeksi berulang dapat mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan.Kesehatan sistem saraf juga sangat menentukan perkembangan motorik halus, bicara, dan kemampuan kognitif.2. Faktor EksternalFaktor eksternal adalah faktor lingkungan yang memengaruhi bagaimana potensi anak dikembangkan. Faktor ini sangat bisa diintervensi oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat.a. NutrisiNutrisi yang cukup dan seimbang merupakan faktor paling dasar dalam menunjang pertumbuhan fisik.Kekurangan zat gizi seperti protein, zat besi, yodium, dan vitamin A dapat menyebabkan stunting, penurunan daya tahan tubuh, serta gangguan konsentrasi.b. Lingkungan FisikLingkungan yang bersih, aman, dan sehat mendukung anak tumbuh optimal tanpa terganggu oleh polusi atau penyakit.Paparan bahan berbahaya (seperti logam berat atau pestisida) dapat mengganggu perkembangan otak anak.c. Pola AsuhPola asuh yang penuh kasih sayang dan konsisten membentuk keamanan emosional dan kepercayaan diri anak.Sebaliknya, pola asuh otoriter, permisif tanpa batas, atau pola asuh penuh kekerasan bisa menghambat perkembangan sosial dan emosional.d. StimulasiAnak membutuhkan rangsangan yang sesuai usia, seperti bermain, membaca, mendengar musik, dan interaksi verbal.Stimulasi yang tepat akan mempercepat kemampuan bahasa, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.e. Sosialisasi dan InteraksiAnak-anak belajar nilai, norma, dan keterampilan sosial dari interaksi dengan keluarga, teman sebaya, dan masyarakat.Kurangnya sosialisasi bisa menyebabkan kesulitan adaptasi sosial dan keterlambatan dalam perkembangan emosional.3. Interaksi Faktor Internal dan EksternalPenting untuk dipahami bahwa pertumbuhan dan perkembangan adalah hasil interaksi kompleks antara faktor bawaan dan lingkungan. Misalnya, anak yang secara genetik memiliki potensi tinggi badan tetap membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mencapainya. Begitu pula, anak dengan bakat kecerdasan tinggi membutuhkan pola asuh dan stimulasi yang mendukung agar potensi itu berkembang optimal.Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi maupun anak adalah langkah awal yang penting dalam mendukung anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Para orang tua, guru, dan masyarakat perlu berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung baik secara fisik, emosional, maupun sosial untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan terbaik dalam kehidupannya.Ingatlah: potensi anak adalah anugerah, tetapi bagaimana potensi itu berkembang adalah tanggung jawab bersama.