Waktu Posting : 17-06-2014 08:40 | Dibaca : 2692x
Lensa kontak adalah alat medis yang dipergunakan sebagai alat bantu penglihatan, penggunaan terapeutik, dan kosmetikal. Penggunaan lensa kontak kebanyakan untuk menggantikan fungsi kacamata, mengatasi beberapa kekurangan dari kacamata itu sendiri, seperti meningkatkan kemampuan penglihatan perifer dan menghindari buramnya kacamata akibat hujan atau keringat. Namun, tak jarang lensa kotak dipakai hanya untuk mengubah penampilan mata seseorang.
Lensa kontak dapat diklasifikasikan menurut beberapa aspek, termasuk kegunaan primer, material bahan, durasi penggunaan, dan penggantian lensa kontaknya. Menurut kegunaannya, lensa kontak terbagi atas lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan, kosmetik, dan terapeutik. Dari material bahannya, bisa berupa lensa kontak rigid (berbahan PMMA/polymethyl methacrylate) yang tidak dapat mengantarkan oksigen dan RGP (rigid gas permeable) yang sekarang lebih populer karena dapat menghantarkan oksigen dengan baik) dan lensa kontak lunak, lebih dikenal dengan softlens yang menyediakan kemampuan penghantaran oksigen yang lebih baik, wetability dan nyaman.Ada juga berbahan campuran lensa kontak rigid dan lunak.
Baca juga : Rahasia Kulit Sehat
Lensa kontak dapat dikenal dari penggunaannya, beberapa istilah yang sering terdengar, seperti daily wear, yaitu lensa kontak yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan sehari-sehari dan harus dilepas pada saat tidur dan extended wear atau continues wear yaitu lensa kontak yang dapat dipakai overnight, sampai enam hari bahkan dengan bahan yang terbaru dapat dipakai sampai 30 hari karena tingginya kemampuan penghantaran oksigen, tentunya dengan syarat-syarat yang sangat ketat, seperti tidak dipakai dalam lingkungan yang berdebu dan kotor sebelumnya.
Dikenaljuga lensa kontak dari berapa lama ia dapat dipakai. Lensa kontakl unak single use atau sekali pakai yang dapat dipakai oleh orang-orang dengan riwayat alergi atau mudah terkena infeksi. Lensa kontak lunak lainnya, lensa kontak 2 mingguan atau 4 mingguan, bahkan ada yang setengah atau satu tahun. Lensa kontak rigid, biasanya dapat dipakai sampai beberapa tahun.
Jika seseorang ingin menggunakan lensa kontak, sebelumnya harus memikirkannya secara matang. Selain itu, dalam keputusan itu memerlukan kerja sama yang baik antara fitter (biasanya seorang dokter mata atau di luar negeri dapat dilakukan oleh optometris) dan pengguna lensa kontak. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu seorang fitter harus dapat menentukan apakah mata pengguna dalam keadaan sehat dan mampu menggunakan lensa kontak, bahkan harus bisa mengajarkan cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang akan dipakai.
Baca juga : Waspadai, Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda
Nah, sebagai pengguna lensa kontak, yang paling penting adalah mengetahui secara baik dan disiplin dalam hal penggunaan lensa kontak. Misalnya saja, selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum memegang lensa kontak. Lensa kontak sebaiknya secara rutin dibersihkan, dicuci dengan pencuci lensa kontak (harus selalu terjaga kebersihan cairannya), dan selalu mengecek apakah lensa kontak rusak atau tidak. Cairan pencuci lensa memegang peranan penting dalam pemeliharaan lensa kontak.
Mengapa dapat terjadi komplikasi akibat lensa kontak? Tentunya hal ini terjadi akibat ketidaktahuan, kelalaian, dan ketidakmampuan dalam penggunaan lensa kontak secara baik dan disiplin. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkonsultasikan kepada seseorang yang kompeten mengenai lensa kontak, jangan memaksakan memakai lensa kontak apabila sudah terjadi mata merah dan iritasi. Pakailah kacamata untuk sementara dan segerakan melakukan konsultasi ke dokter spesialis mata untuk mengatasi keluhannya. Jangan berusaha mengobati keluhannya tersebut dengan membeli obat tanpa resep dari dokter.
Ternyata menggunakan lensa kontak itu tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk memutuskan apakah kita sudah mampu memulai hidup dengan lensa kontak. Jagalah kesehatan mata Anda karena mata adalah jendela untuk melihat dunia ini.
30-12-2025 22:12
Perkembangan digital marketing terus mengalami perubahan signifikan dari tahun ke tahun. Memasuki 2026, strategi pemasaran digital tidak lagi bisa dijalankan dengan pendekatan lama. Persaingan yang semakin ketat, perubahan teknologi, serta regulasi baru menjadi faktor yang memengaruhi efektivitas kampanye bisnis. Salah satu tantangan terbesar yang paling dirasakan oleh pelaku usaha adalah Biaya iklan meningkat, yang secara langsung berdampak pada hasil dan efisiensi pemasaran digital.Biaya Iklan Meningkat Menjadi Beban BaruKenaikan biaya iklan digital kini menjadi fenomena global. Platform seperti mesin pencari, media sosial, dan marketplace semakin ramai oleh pengiklan dari berbagai sektor. Sistem penawaran berbasis lelang membuat harga iklan terus naik seiring meningkatnya permintaan. Dalam kondisi ini, Biaya iklan meningkat bukan hanya memengaruhi perusahaan besar, tetapi juga sangat dirasakan oleh bisnis kecil dan menengah yang memiliki keterbatasan anggaran.Persaingan Ketat di Ruang Iklan DigitalJumlah brand yang berlomba-lomba mendapatkan perhatian audiens terus bertambah. Brand dengan modal besar mampu menguasai posisi strategis dalam iklan berbayar, sementara bisnis dengan dana terbatas harus berjuang lebih keras. Ketika Biaya iklan meningkat, risiko terjadinya ketimpangan persaingan semakin besar. Tanpa strategi yang tepat, kampanye digital bisa menjadi tidak efektif dan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil optimal.Menurunnya Daya Tarik Iklan KonvensionalAudiens digital saat ini semakin kritis dan selektif. Paparan iklan yang berlebihan membuat banyak pengguna mengabaikan pesan promosi yang tidak relevan. Akibatnya, meskipun Biaya iklan meningkat, tingkat konversi tidak selalu mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan digital marketing 2026 tidak hanya soal biaya, tetapi juga tentang kualitas pesan dan kreativitas konten.Perubahan Algoritma Platform DigitalPlatform digital terus melakukan pembaruan algoritma untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Dampaknya, jangkauan organik konten bisnis semakin terbatas. Banyak brand akhirnya bergantung pada iklan berbayar untuk mempertahankan visibilitas. Ketergantungan inilah yang mempercepat tren Biaya iklan meningkat, karena semakin banyak bisnis bersaing dalam ruang iklan yang sama.Regulasi Privasi dan Efektivitas TargetingIsu perlindungan data pengguna turut memengaruhi dunia digital marketing. Pembatasan akses data membuat proses penargetan iklan menjadi kurang presisi. Ketika audiens yang dituju tidak tepat, biaya iklan menjadi kurang efisien. Dalam situasi ini, Biaya iklan meningkat tidak selalu sejalan dengan hasil yang diperoleh, sehingga bisnis perlu mencari pendekatan baru yang lebih adaptif.Teknologi sebagai Upaya Mengendalikan BiayaDi tengah tantangan yang ada, teknologi tetap menjadi solusi potensial. Pemanfaatan kecerdasan buatan, automasi iklan, dan analitik data membantu bisnis memahami perilaku audiens secara lebih mendalam. Dengan strategi berbasis data, pengiklan dapat mengoptimalkan anggaran dan menekan dampak Biaya iklan meningkat tanpa harus mengorbankan performa kampanye.Perubahan Perilaku Konsumen DigitalKonsumen modern menginginkan pengalaman yang lebih personal dan autentik. Mereka lebih tertarik pada brand yang mampu memberikan nilai, bukan sekadar promosi. Oleh karena itu, saat Biaya iklan meningkat, pendekatan pemasaran harus berfokus pada pembangunan hubungan jangka panjang, bukan hanya penjualan instan. Strategi storytelling, edukasi, dan engagement menjadi semakin penting.Strategi Bertahan Menghadapi Digital Marketing 2026Untuk tetap kompetitif, bisnis perlu mengombinasikan iklan berbayar dengan strategi organik. Optimalisasi SEO, pengembangan konten berkualitas, pemanfaatan media sosial, serta kolaborasi dengan kreator digital dapat membantu mengurangi ketergantungan pada iklan berbayar. Pendekatan ini efektif untuk menekan dampak Biaya iklan meningkat sekaligus memperkuat citra brand di mata audiens.Digital marketing 2026 menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi pelaku usaha. Biaya iklan meningkat menjadi isu utama yang tidak bisa dihindari, namun tetap dapat dikelola dengan strategi yang tepat. Bisnis yang mampu beradaptasi, memanfaatkan teknologi, dan memahami kebutuhan konsumen akan tetap mampu menjalankan kampanye digital secara efektif meskipun berada di tengah tekanan biaya yang terus naik.
15-10-2025 18:08
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi akibat aktivitas industri, pertambangan, serta pertumbuhan penduduk yang pesat, DLH Kalimantan Timur menyusun sejumlah program unggulan yang menyentuh berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkelanjutan.Berikut adalah program-program strategis yang menjadi andalan DLH Kalimantan Timur (https://dlhkalimantantimur.id/) dalam mendukung pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup.1. Program Pengelolaan Sampah Berbasis MasyarakatSalah satu fokus utama DLH Kalimantan Timur adalah pengelolaan sampah terpadu. Program ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. DLH mendorong terbentuknya bank sampah, penguatan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), serta kampanye pilah sampah dari rumah.Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya diajak untuk sadar lingkungan, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pemilahan dan daur ulang sampah. Program ini juga mendukung pencapaian target pengurangan sampah nasional sebesar 30% pada tahun 2025.2. Program Kampung Iklim (ProKlim)DLH Kalimantan Timur mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.ProKlim di Kalimantan Timur telah diterapkan di berbagai desa dan kelurahan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan air, energi terbarukan, penanaman pohon, serta pertanian ramah lingkungan. DLH memfasilitasi pembinaan teknis, pendampingan, serta penilaian terhadap kampung-kampung iklim ini agar bisa meraih sertifikasi nasional.3. Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LingkunganDLH Kalimantan Timur secara rutin melakukan monitoring kualitas udara, air, dan tanah di berbagai wilayah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi pencemaran akibat aktivitas industri, rumah tangga, maupun pertambangan.Beberapa indikator yang dipantau antara lain indeks kualitas udara (ISPU), kadar BOD dan COD pada air sungai, serta parameter logam berat di kawasan rawan pencemaran. Selain pemantauan, DLH juga menerapkan sistem perizinan lingkungan dan AMDAL secara ketat untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai kaidah lingkungan.4. Program Rehabilitasi dan Reboisasi Lahan KritisUntuk mengatasi deforestasi dan degradasi lahan, DLH Kalimantan Timur menggencarkan rehabilitasi lahan kritis melalui program reboisasi. Wilayah sasaran meliputi daerah bekas tambang, lahan tandus, dan kawasan penyangga DAS (daerah aliran sungai).Bibit pohon lokal seperti ulin, meranti, dan sengon ditanam bekerja sama dengan kelompok tani, komunitas lingkungan, serta perusahaan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain menurunkan risiko bencana ekologis, program ini juga membuka lapangan kerja hijau di daerah pedesaan.5. Program Edukasi dan Sosialisasi LingkunganDLH Kalimantan Timur sangat memahami pentingnya kesadaran publik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, edukasi menjadi salah satu program unggulan yang menyasar sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah.Kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan lingkungan di sekolah (Adiwiyata), pelatihan kader lingkungan, serta lomba inovasi lingkungan hidup. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan terbentuk generasi muda yang peduli dan berdaya dalam mengelola lingkungan secara bijak.6. Program Digitalisasi Data dan Sistem Informasi LingkunganSeiring perkembangan teknologi, DLH Kalimantan Timur mulai menerapkan sistem informasi berbasis digital untuk pengelolaan data lingkungan. Salah satunya melalui dashboard pemantauan kualitas lingkungan hidup yang memuat data real-time mengenai kualitas udara, cuaca, dan kondisi pencemaran.Langkah ini meningkatkan transparansi dan memudahkan pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui situs resmi https://dlhkalimantantimur.id/.
23-05-2014 20:22
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin sakit. Apalagi jika sakit yang diderita berhubungan dengan organ penting tubuh yang berpengaruh pada kegiatan sehari-hari untuk beraktivitas. Salah satu organ penting tubuh yang berperan dalam aktivitas tubuh adalah otot. Otot penting karena otot akan berpengaruh pada gerakan sistem organ tubuh lainnya. Misalnya gerakan tangan, kaki, hingga mata sekalipun semuanya dipengaruhi oleh otot. Salah satu penyakit yang menyerang dan berhubungan dengan otot adalah lemas otot atau yang dikenal dengan Myasthenia Gravis dalam dunia medis. Otot dalam tubuh menjadi lemas, akibatnya setiap gerakan yang dilakukan otot tersebut akan terganggu. Otot di dalam tubuh yang biasa melemas jika sudah terserang penyakit ini adalah otot yang berhubungan dengan panca indera seperti otot yang menggerakkan kelopak mata, otot yang berperan dalam pernafasan, dan otot yang menggerakkan mulut untuk berbicara hingga mengunyah. Mata akan mengalami gangguan pada pergerakan kelopaknya , mulut akan mengalami kesusahan saat berbicara, mengunyah, dan untuk otot lemas di bagian pernafasan bisa membuat seseorang kesusahan bernafas terutama saat menghirup udara. Bca juga : Langkah yang Gampang untuk Hidup Lebih Lama serta Sehat Jika keadaan ini dibiarkan, bukan tidak mungkin Myasthenia Gravis yang diderita menjadi semakin parah. Untuk bernafas butuh alat bantu, kelopak mata harus ditegakkan, otot wajah menjadi kaku dan membuat rahang terbuka karena mulut yang susah ditutup. Jika masih bisa berbicara, biasanya suara menjadi sengau karena ada gangguan dalam sistem pernafasannya. Tapi, jika sudah parah berbicara pun tidak bisa. Myasthenia gravis akan lebih ringan sifatnya jika segera ditangani dan diistirahatkan dari aktivitas. Namun, penyakit ini bisa berubah jadi lebih bahkan hingga menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada penderitanya jika dibiarkan dan tidak ditangani. Kelemasan pada otot akan menyebar bahkan hingga ke bagian panggul dan seluruh otot di bagian rangka tubuh. Penyakit ini jika baru timbul gejalanya, biasanya akan reda sakitnya ketika tubuh diistirahatkan dan kembali terasa ketika tubuh dibawa kembali beraktivitas. Penyakit yang menyebabkan otot lemas ini terjadi karena terjadi gangguan komunikasi antara sel yang menghubungkan otot dan syaraf. Komunikasi antar sel tersebut terganggu karena penghubung antar saraf diserang oleh sel antibody yang ada pada tubuh. Jadi, ketika gejala mulai terasa terutama pada bagian indera tersebut kita harus segera memeriksakannya ke dokter. Penyebab utama terjadinya penyakit ini belum begitu jelas, yang diketahui hanya kekacauan yang dialami bagian otot dan antibody. Salah satu yang diduga menjadi penyebab penyakit ini juga berhubungan dengan terlalu banyaknya konsumsi obat antibiotic. Penyakit ini mudah datang dan akan bertambah parah pada mereka yang terlalu stress, terlalu meledak saat marah, terlalu banyak bekerja, terlalu lama bersentuhan dengan suhu yang terhitung ekstrim, komplikasi dari demam hingga sakit gigi, terlalu banyak makan-makanan yang memerlukan lama dalam proses pengunyahannya dan sulit sekali mengunyahnya. Baca juga : Atasi Alergi Membandel dengan Bahan Alami  Penanganan yang tepat selain dengan ke dokter adalah dengan pengobatan herbal. Baik itu untuk memulai pencegahan sejak dini atau pengobatan sebagai tindakan, obat herbal sangat tepat digunakan. Obat herbal terutama yang sudah melalui penelitian seperti pada buah naga, kulit manggis, daun sirsak, hingga mengkudu diketahui memiliki banyak kandungan terutama untuk antioksidan dan beberapa zat anti toksin yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit berat. Antioksidan dari obat herbal tersebut dapat menjaga dan meningkatkan antibody atau daya tahan tubuh agar selnya tidak menyerang sel organ lain seperti halnya sel pada otot maupun saraf sehingga kerjanya terganggu. Seluruh organ tubuh akan terlindungi termasuk dari bahaya radikal bebas. Marah-marah yang berlebihan hingga bisa menimbulkan kelemasan otot terutama dibagian wajah bisa disebabkan hipertensi. Obat herbal mampu menurunkan tekanan darah tinggi sehingga kelemasan otot akibat tidak terkontrolnya emosi bisa dihindari. Kelemasan otot bisa juga menjadi penyebab penyakit stroke. Untuk itu, sebaiknya konsumsi obat herbal sebagai bentuk penanganannya. Konsumsi obat kimia sangat beresiko akan terjadinya efek samping. Obat kimia akan meninggalkan sisa kimiawinya di dalam tubuh sehingga kemungkinan besar timbulnya penyakit lain sangat besar. Belum lagi penyakit lemas otot yang sifatnya akan mereda ketika diistirahatkan bisa menjadi ketergantungan jika diobati dengan obat kimia. Sementara obat herbal selain non efek samping, sifatnya pun tidak akan membuat ketergantungan karena mengobati secara menyeluruh. Â