Waktu Posting : 14-07-2014 19:23 | Dibaca : 3484x
20-03-2015 08:20
Seiring dengan meningkatnya jumlah penderita penyakit diabetes, maka meningkat pula kebutuhan akan cara mengobati diabetes. Memang, penyakit diabetes menjadi momok yang sangat menakutkan bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki sejarah kesehatan keluarga dengan penyakit diabetes dan mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, banyak orang yang menyepelekan fakta bahwa diabetes bisa menyerang siapapun, tanpa kenal usia maupun jenis kelamin, bahkan jika mereka tidak memiliki riwayat penyakit ini di dalam keluarga mereka. Oleh sebab itu pula, badan kesehatan dunia WHO memberikan nasehat kepada kita masyarakat modern agar benar – benar menjaga pola hidup, termasuk pola makan agar tidak terserang penyakit ini. Baca juga : Mengenal Penyakit Gula, Faktor dan Gejalanya  Namun, ketika penyakit diabetes sudah terlanjur menyerang, tetapi dalam tahap yang masih terbilang aman, maka cara pengobatan diabetes manual masih bisa diterapkan. Pengobatan manual yang dapat diterapkan antara lain dengan: § Menghindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi Makanan berkabohirdrat tinggi seperti roti putih, nasi dan mie akan dengan mudah meningkatkan kadar gula dalam darah. § Olahraga Penumpukan gula di dalam darah dapat ditekan dengan cara berolahraga secara teratur. Namun, hal itu juga harus dibarengi dengan menghindari makanan yang menjadi pantangan bagi penderita diabetes. Baca juga : Khasiat Jus Mengkudu untuk Mengobati Berbagai Jenis Penyakit § Menggunakan obat – obatan medis maupun herbal Penderita diabetes dihadapkan pada dua pilihan obat, yakni medis dan herbal. Untuk obat – obatan medis, tentunya hanya bisa didapatkan dari rumah sakit atau dokter, namun untuk pengobatan alami atau herbal, penderita dapat memilih sendiri mana yang sekiranya sesuai. Saat ini, metode pengobatan herbal lebih banyak dipilih, terutama oleh penderita diabetes tipe dua. Alasannya, pengobatan herbal tidak menggunakan obat – obatan pabrik yang menggunakan bahan kimia, yang ditakutkan justru akan menimbulkan masalah baru. Beberapa obat herbal yang diklaim mampu mengobati penyakit diabetes tipe dua antara lain daun sirsak, ekstrak kulit manggis, sari mengkudu dan jintan hitam atau habatussauda. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa cara mengobati diabetes secara herbal hanya bisa bekerja efektif bagi penderita diabetes tipe 2 saja, sedangkan bagi penderita diabetes tipe 1 sangat dianjurkan untuk menggunakan pengganti insulin, terutama jika memang organ pankreas sudah benar – benar tidak mampu menghasilkan hormon tersebut.
12-05-2016 10:54
Nyaris kebanyakan orang pernah merasakan sakit kepala. Dari yang gejalanya enteng, sampai yang berat akibat ada satu penyakit serius. Namun, janganlah takut dahulu. Tidak seluruh sakit kepala beresiko. Mungkin cuma dikarenakan oleh aspek stres, masalah hormonal, atau influenza. Untuk meredakan sakit kepala ringan, Anda tidak butuh cepat-cepat konsumsi obat. Ada beberapa jalan gampang yang dipercaya dapat bikin keadaan Anda jadi tambah baik. Baca juga : Kiat Mengatasi Rasa Takut Selama Penerbangan Minum air jahe Mulai sejak dahulu, jahe diakui semacam rempah yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya kurangi peradangan serta meregangkan otot saraf. Bila tidak sukai rebusan air jahe, Anda dapat mencampurkannya berbarengan teh hangat. Dengarkan musik Berdasar pada beragam riset, therapy musik dapat kurangi sakit kepala kronik. Semacam rujukan, dengarkanlah tipe musik classic supaya lebih menentramkan. Namun Anda bisa saja dengarkan tipe musik lain yang Anda gemari. Baca juga : 5 Cara Mudah Mendongkrak Energi Mandi air hangat Air hangat bisa menyajikan dampak relaksasi untuk badan. Tempatkan kepala Anda dibawah shower air hangat yang mengalir serta rasakan kesegarannya. Tetapi jauhi mandi air hangat apabila sakit kepala telah reda, lantaran air hangat bisa menyingkirkan kelembaban alami kulit. Jalan kaki Bila Anda terasa mendadak sakit kepala di sela-sela aktivitas di kantor, coba untuk keluar sesaat, serta berjalanlah sepanjang sepuluh menit. Kegiatan ini menyebabkan produksi hormon endorfin, yang disebut pembasmi rasa sakit alami. Istirahat Hentikan kegiatan Anda sesaat, lantas duduk dengan tenang. Pejamkan mata, lalu atur napas dengan cara perlahan-lahan.
05-07-2014 21:33
Jerawat umumnya “tumbuh subur” waktu umur remaja atau mengalami saat puber. Lalu kenapa jerawat tetap “betah tinggal” waktu umur Anda telah melebihi kepala dua? Pemicu jerawat ialah muka berminyak, bakteri, pergantian hormon yang disebabkan kehamilan serta menstruasi, rutinitas merokok, serta aspek keturunan. Berbagai aspek pemicu munculnya jerawat dewasa ialah stres serta makanan seperti cokelat, gula, serta makanan berlemak. Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Mulut Selama Berpuasa Pada intinya, ada dua tipe jerawat pada orang dewasa. Yakni : 1. Komedo. Komedo terbentuk dibawah permukaan kulit waktu minyak (sebum) bereaksi dengan hawa di beberapa pori-pori muka yang terhalang. Waktu pori-pori terhalang semuanya, timbullah komedo. Komedo dapat diatasi dengan bersihkan muka 2 x satu hari memakai pembersih muka. Gunakan air hangat serta janganlah menggosok muka terlampau keras. Kecuali itu, batasi pemakaian make-up yang terlalu berlebih lantaran dapat menyumbat pori-pori. Apabila hendak berdandan, pastikan tipe make-up bebas minyak, memiliki kandungan tabir matahari (sunblock), dan tak menyebabkan munculnya jerawat ataupun komedo. 2. Jerawat meradang atau jerawat batu. Pada jerawat batu, folikel kulit terhalang amat dalam dibawah permukaan kulit. Jerawat ini memerlukan obat-obatan berbentuk pil antibiotik dan cream muka yang memiliki kandungan retinoids. Jauhi menggaruk, memencet, ataupun memecahkan jerawat batu lantaran cuma bakal memperburuk jerawat serta meninggalkan sisa luka. Baca juga : Waspadai Dehidrasi Ringan Ancam Produktivitas Satu diantara upaya menangani jerawat ialah meminum pil KB yang mampu mengontrol serta menolong memblokir hormon androgen. Hormon inilah yang menyebabkan produksi minyak jadi semakin banyak. Walau begitu, jerawat dapat kembali menghiasi muka waktu Anda berhenti konsumsi pil KB. Oleh karenanya, senantiasa rundingkan pemakaian pil KB pada dokter Anda. Supaya Anda dapat menghindari munculnya jerawat dewasa, jauhi rutinitas menyentuh muka yang bisa menaikkan minyak, merangsang kulit, serta menambah perkembangan bakteri. Lalu, jauhkan rambut berminyak dari kulit muka serta gunakan produk perawatan rambut yang bebas minyak. Kecuali itu, senantiasa perlakukan kulit muka dengan ekstra hati-hati. Umpamanya, gosok muka dengan ujung jari memakai pembersih muka yang tak kasar serta hindari pemakaian lap ataupun spons muka.