Waktu Posting : 24-03-2015 22:42 | Dibaca : 2293x
Artikel ini akan menerangkan kepada Anda serangkaian fakta dan informasi yang berhubungan dengan penyakit ginjal, terutama obat ginjal yang berguna untuk mengobati penyakit ginjal menahun yang sedang diderita.
Secara umum, ginjal dikenal sebagai organ dalam yang berfungsi menyaring semua zat tidak berguna yang tidak diperlukan oleh tubuh. Zat yang tidak diperlukan tubuh biasanya dibentuk dari sisa metabolisme, yang kemudian dikeluarkan dalam bentuk cairan/urine. Dengan kata lain, bisa dibilang bahwa ginjal adalah mesin alamiah yang sangat berguna bagi tubuh. Organ tersebut menyaring zat yang berlebihan, menyerap elektrolit tertentu, menjaga kesimbangan jumlah asam basa, serta yang paling penting: membentuk hormon yang membantu mematangkan sel darah merah.
Baca juga : Kelebihan Penggunaan Obat Alami untuk Diabetes
Di titik itu, penyakit ginjal muncul ketika organ tersebut tidak mampu mengerjakan tugasnya dengan cara sebagaimana mestinya. Tanda-tanda penyakit ginjal biasanya disertai dengan pembengkakan pergelangan tangan dan kaki, kelelahan, nafsu makan yang berkurang, kurangnya nafsu makan, hemogoblin yang menurun drastis, serta sulit buang air kecil. Gagal ginjal kronis adalah salah satu jenis penyakit ginjal yang sangat berbahaya dan mematikan. Pada tahap tersebut, ginjal tidak mampu berfungsi dengan baik, dan penderita memerlukan cuci darah rutin untuk membersihkan berbagai jenis sampah yang tidak mampu dibuang oleh ginjal.
Baca juga : Obat-obat Tradisional Asam Urat
Ada banyak tipe obat ginjal yang harus Anda ketahui, dan berikut beberapa di antaranya:
§ Daun kumis kucing memiliki manfaat yang besar bagi penderita penyakit ginjal. Daun jenis itu bermanfaat untuk melarutkan oksalat, fosfat, dan asam urat dari dalam tubuh. Sebagaimana diketahui, tiga jenis asam tersebut biasanya berasal dari ginjal, dan karenanya daun kumis kucing bisa digunakan untuk mengobati infeksi ginjal kronis maupun akut.
§ Selain daun kumis kucing, ekstrak daun sirsak dan kulit manggis juga bisa membantu Anda menyembuhkan penyakit ginjal akut. Ekstrak tersebut biasanya dijual dalam bentuk pil/kapsul, dan bisa diperoleh dengan mudah.
Demikianlah dua jenis obat ginjal dari golongan herbal yang bisa Anda peroleh dengan mudah dan hadir tanpa efek samping yang berbahaya bagi tubuh.
20-08-2018 15:26
Buah apel merupakan salah satu buah favorit banyak orang. Buah apel dapat dengan mudah kita temukan kapan pun kita inginkan. Kita bisa membeli buah apel di pasar ataupun supermarket terdekat. Selama ini, saat mengonsumsi apel, biasanya kita mengupas kulit apel karena khawatir pestisida atau lapisan lilin yang menempel pada kulit apel. Padahal buah apel memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral seperti vitamin C, serat, kalium, karbohidrat dan kandungan lain seperti katekin serta quercetin. Apel juga tinggi antioksidan dan kaya akan polifenol. Jika dicuci dengan bersih maka tidak akan menimbulkan beragam masalah kesehatan saat mengonsumsi apel dengan kulitnya. Ada banyak manfaat kulit apel untuk kesehatan tubuh, antara lain : Mengobati masalah pernapasan Quercetin merupakan jenis flavonoid yang terkandung pada kulit apel yang berfungsi menjaga kesehatan paru-paru sehingga terhindar dari penyakit asma. Selain itu, quercetin juga dapat membantu mencegah kerusakan otak seperti alzheimer dan penyakit degeneratif lainnya. Memproduksi sel darah merah Kulit apel mengandung kalsium, zat besi, folat dan kalium yang berfungsi menjaga kesehatan tulang, pertumbuhan sel dan produksi sel darah merah Cegah konstipasi Kulit apel mengandung serat yang tinggi yang mampu mencegah konstipasi. Serat berfungsi menahan lapar serta mengoptimalkan penyerapan nutrisi dan menurunkan kolesterol. Membantu diet Kuliet apel mengandung asam ursolat yang berfungsi mencegah obesitas serta meningkatkan lemak otot yang dapat membakar kalori. Cegah kanker Kandungan triterpenoid pada kulit apel mampu membuh sel kanker terutama pada hati, payudara dan usus. Buah apel merupakan sumber antioksidan yang baik untuk menurunkan risiko kanker paru-paru.
04-05-2014 09:52
Jangan Anggap Remeh Flu - Serangan flu seringkali dianggap sepele, apalagi yang tergolong ringan. Padahal ada beberapa jenis flu yang tak bisa dipandang remeh. Bukti menunjukkan jenis flu tertentu mampu merenggut nyawa seseorang, misalnya serangan influenza di Hongkong yang ditularkan melalui hewan beberapa waktu lalu. Makanya jangan anggap remeh dan sepelekan flu, betapapun ringannya penyakit tersebut karena flu bisa berkembang menjadi komplikasi pernapasan, seperti pneumonia. Flu atau influenza disebabkan oleh virus influenza. Ia menyerang sistem pernapasan mulai hidung, tenggorokan hingga paru-paru. Flu berbeda dengan pilek. Influenza seringkali datang tiba-tiba dan memperlihatkan gejala seperti demam, sakit kepala, rasa capek, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, pegal-pegal. Sebenarnya flu bisa menyerang setiap orang, namun parah atau tidaknya tergantung pada fit atau tidaknya seseorang. Kebanyakan orang yang influenza akan membaik dalam satu atau dua minggu, tetapi bisa jadi flu itu justru berkembang menjadi penyakit komplikasi pernapasan, misalnya pneumonia. Baca juga : Membangun Pola Hidup Sehat Dengan Mengkonsumsi Sayur Dari jutaan orang di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 10% hingga 20% mengalami influenza. Sekira 36.000 orang per tahun di AS meninggal gara-gara influenza dan 114.000 per tahun harus dirawat di rumah sakit. Setiap orang di setiap lapisan umur, meskipun ia sedang sehat, bisa terkena flu dan berkembang menjadi penyakit serius. Seseorang yang berusia 65 tahun ke atas, seseorang yang memiliki penyakit kronik, serta anak kecil lebih rentan terkena komplikasi akibat flu. Pneumonia, bronkhitis, serta infeksi sinus dan tenggorokan merupakan tiga contoh yang sering terjadi. Flu juga dapat membuat masalah kesehatan menjadi lebih buruk. Misalnya seseorang penderita asma bisa mendapat serangan asma saat ia terkena flu. Flu bisa menyebar lewat batuk seorang penderita. Bahkan saat penderita bersin atau saat ia berbicara, virus bisa langsung menyebar. Virus masuk melalui hidung, tenggorokan kemudian ke paru-paru dan berkembang menjadi flu. Influenza pun mungkin menyebar saat orang menyentuh suatu benda yang terpapar virus flu, misalnya pegangan pintu. Saat orang yang sehat menyentuh hidung setelah memegang pegangan pintu yang tercemar virus (tanpa mencuci tangan sebelumnya), maka bisa jadi sang virus masuk ke hidungnya dan menyebar melalui sistem pernapasannya. Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan! Seseorang dapat terkena flu sehari sebelum ia merasakan sakit. Orang dewasa dapat merasakannya dalam waktu tiga hingga tujuh hari setelah gejala muncul. Sedangkan anak-anak dapat terkena virus lebih lama dari tujuh hari. Gejalanya dimulai satu hingga empat hari setelah virus masuk ke badan. Beberapa orang yang terinfeksi bisa saja tidak merasakan gejala tersebut. Namun dalam waktu itu, dapat menyebarkan virus pada orang lain. Apa yang mesti dilakukan jika kita sedang flu? Pertama, banyak-banyaklah istirahat, kalau bisa jangan masuk kerja atau sekolah dalam beberapa hari hingga flu hilang. Selain itu Anda dianjurkan untuk minum banyak cairan, tapi hati-hati jangan minum minuman beralkohol dan merokok. Selanjutnya, jangan lupa untuk mengkonsumsi obat flu. Hal yang paling baik dilakukan untuk menghindari atau mencegah flu adalah menjalani vaksinasi influenza yang sekarang ini sudah banyak ditawarkan, namun harganya masih relatif mahal. Anda pun perlu ingat, jangan memberikan aspirin pada anak-anak atau remaja yang sedang menunjukkan gejala mirip flu dan demam yang tidak biasa. Sebaiknya hubungi dokter sebelum memberikan obat-obatan untuk mereka. Biarkan anak-anak atau remaja yang terkena flu untuk banyak beristirahat, banyak minum serta berikan obat yang tidak mengandung aspirin. Mengkonsumsi jus herbal yang terbuat dari ekstrak buah-buahan berkhasiat seperti buah naga, kulit manggis, mengkudu , daun sirsak dll merupakan langkah bijak untuk mengatasi serangan flu.
04-08-2014 02:04
Berat badan bertambah pasca lebaran adalah hal yang biasa. Anda bisa mulai mengontrol asupan makanan dengan sarapan yang sehat. Jika biasanya Anda sarapan dengan makanan berat seperti nasi uduk atau lontong sayur, kini saatnya mengganti menu tersebut dengan menu sederhana namun tidak kalah mengenyangkan. Roti gandum dengan isi telur, daging asap dan daun selada adalah pilihan terbaik. Baca juga : Tips Sehat dan Aman Mengkonsumsi Mie Instant Hindari makanan yang mengandung gula terlalu banyak karena akan membuat Anda cepat mengantuk. Jika Anda penggemar donat, saatnya mengganti makanan manis tersebut dengan sereal beras, susu, kismis dan campuran kacang-kacangan. Tambahkan madu untuk memberikan rasa manis yang alami. Jika Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk sarapan pagi. Sediakan oatmeal yang tersedia dalam kemasan. Oatmeal mengandung banyak karbohidrat yang tidak menggemukkan karena kaya akan serat. Dengan mengonsumsi oatmeal maka perut akan terasa cepat kenyang dan Anda dapat bertahan dalam waktu yang lama untuk beraktivitas tanpa rasa lapar. Baca juga : Gejala kolesterol yang Harus Diwaspadai Anda bisa berkreasi dengan oatmeal. Campurkan potongan buah seperti, strawberry, anggur, pisang atau kiwi ke dalam mangkuk oatmeal. Jika ingin rasa yang lebih menarik, Anda bisa menaruh es krim rendah lemak di atasnya. Membuat sarapan sehat tidaklah mudah. Jika Anda termasuk wanita yang sibuk, sebaiknya rencanakan menu-menu sarapan yang akan dibuat saat weekend. Dengan begitu Anda pun tidak akan terburu-buru dan kerepotan.