Waktu Posting : 11-06-2014 19:07 | Dibaca : 2856x
25-04-2014 20:50
Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) - Tidak semua kasus darah tinggi atau hipertensi terelakkan. Bila itu menjadi bagian dari hidup Anda, bagaimana bisa tetap sehat berdampingan dengan kondisi itu? Mungkin tak bisa ditumpas, tetapi darah tinggi bisa dijinakkan. Caranya? Prinsipnya seberapa bisa tekanan darah dipertahankan pada nilai yang optimal. Terlebih pada mereka yang berisiko, seperti ada keturunan darah tinggi. Demikian pula bila mengidap pula kencing manis (diabetes melitus), lemak darah abnormal (kolesterol, trigliserida), dan ada riwayat gangguan jantung. Darah tinggi bergabung dengan keadaan tersebut bersifat memperburuk. Bukan saja tidak bijak kelewat cepat minum obat medis, seberapa bisa tidak perlu minum obat dulu. Kalau tanpa minum obat tensi darah masih bisa ditekan normal, obat jangan dipilih dulu. Obat baru diminum apabila dengan cara-cara tanpa obat, tensi masih berada di atas normal. Sedapat mungkin tensinya optimal. Apa sajakah cara-cara tanpa obat itu? Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker Pertama, bila berat badan lebih dari berat idealnya, turunkan dulu sampai ideal. Berat badan ideal diukur dengan BM (Body Mass Index), yakni berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M) pangkat dua. Bila indeksnya 23-25, berarti ideal. Di atas 25 kegemukan, di bawah 23 mungkin kurus. Seraya dengan menurunkan berat badan sampai ideal, perlu diet rendah garam. Bukan tawar sama sekali, melainkan membatasi saja. Tanpa sadar, konsumsi garam dari menu harian kita rata-rata lebih tinggi tiga kali lipat dari yang tubuh butuhkan. Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) orang dengan kultur modern sering disebabkan oleh kelebihan sodium (natrium) dalam darah, khususnya pada tubuh yang salt sensitive. Hipertensi masyarakat di pedesaan yang hidupnya lebih papa, juga sering gara-gara menu hariannya yang serba asin (ikan asin, kecap asin). Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) Selain itu, perlu rutin bergerak badan (olahraga). Tak perlu olahraga atau senam khusus, dengan memilih rutin jalan kaki cepat ( brisk walking), dengan laju 100 M/menit, atau 6 Km/jam, selama 40-45 menit, lima kali seminggu, tensi darah diharapkan terbantu untuk turun. Berat badan menjadi ideal, diet rendah garam, dan gerak badan teratur, mendukung upaya penurunan tensi darah. Selebihnya cukup kalium (dari buah-buahan) dan kalsium. Kalium dan kalsium membantu mengendurkan tensi darah juga. Lain dari itu, jiwa juga perlu tenang, tidak stres, dan hidup tidak tergesa-gesa. Perlu ada waktu untuk bersilaturahmi, ada orang yang mau mendengar isi hati, berekreasi, dan perlu hidup lebih santai. Orang yang tak ada riwayat darah tinggi, tensinya bisa mendadak melonjak kalau pikirannya lagi gundah. Pada kasus demikian, langsung memberinya obat pun tidak arif karena tahu sejatinya dia bukan kasus darah tinggi sejati. Baca juga : Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi Demikian pula orang yang takut kepada dokter (white coat hypertension). Begitu ketemu dokter, darahnya langsung tinggi. Namun, tak demikian kalau mengukurnya sendiri di rumah. Kasus demikian harus bijak ditanggapi. Memberinya obat berarti mencelakakan lantaran begitu keluar dari kamar praktik dokter, tensinya sudah normal lagi. Pemberian obat di sini hanya menambah anjlok tensi darahnya. Untuk mengganti obat medis bisa dicoba beberapa obat herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat yang secara ilmiah sudah terbukti. Sebut saja mengkudu, buah naga, kulit manggis, daun sirsak, seledri, mentimun, belimbing, dan bawang putih. Kalau bisa pilih yang sudah buatan farmasi dan berizin Depkes karena pasti berbeda khasiatnya bila dikonsumsi langsung dari bahan mentahnya. Jus Ultra Noni tentu lebih berkhasiat dari sekian buah mengkudu yang Anda blender atau peras sendiri. Tak cukup makan mentahnya sebab butuh proses dengan teknologi tinggi untuk menyaripatikan zat berkhasiat yang ada dalam mengkudu.
01-05-2014 21:09
Gejala dan Pengobatan Secara Herbal untuk Penyakit Rematik - Di Indonesia, penyakit rematik bukanlah suatu penyakit yang baru saja dikenal. Banyak sekali mereka terutama yang berusia setengah baya hingga lanjut usia menderita penyakit ini. Banyak yang mengatakan jika rematik disebabkan karena sering tiduran di lantai yang dingin tanpa alas atau juga Karena selalu mandi dengan air dingin. Benarkah begitu adanya? Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang dan memberi rasa linu pada persendian dan tulang-tulang Anda. Biasanya merasa sakit pada bagian kaki, betis , paha dll. Saat ini tidak hanya mereka yang berusia lanjut yang menderita rematik bahkan banyak juga kaum yang masih muda belia dan produktif sudah mengidap rematik. Sebenarnya ada beberapa jenis penyakit rematik yang dikenal di dunia kedokteran hanya saja karena ciri nya yang sering disalah artikan sebagai asam urat atau nyeri sendi biasa maka seringkali tidak segera ditangani. Jenis rematik yang berbahaya adalah arthistis rematoid. Baca juga : Pengobatan Alami Untuk Sakit Gigi Ketika penyakit rematik atau sejak gejala tidak segera diobati maka rasa nyeri pada persendian yang timbul akan semakin hebat. Berikut akan kami berikan beberapa gejala utama saat Anda terserang penyakit rematik. Ketika mengalami beberapa gejala atau semua gejala di bawah ini harap segera langsung memeriksakan diri ke dokter karena rematik bukan penyakit yang bisa dianggap remeh. Gejala pertama adalah ketika Anda mengalami cidera pada bagian tubuh Anda coba pastikan apa itu hanya terkilir biasa atau karena radang yang memang salah satu penyebab rematik. Gejala yang kedua adalah seringnya kita mengalami mati rasa pada bagian tubuh atau kesemutan. Jika rasa itu sering timbul segera kompres bagian tubuh yang terkena. Gejala berikutnya adalah kekeringan pada mulut, mata kulit dan juga tenggorokan yang disebabkan karena adanya radang. Gejala yang keempat adalah timbulnya rasa pegal-pegal pada bagian persendian Anda. Jika rasa nyeri timbul bersamaan pada kaki, siku, lengan dan lebih dari seminggu maka segera lah ke dokter. Jika Anda mengalami kekakuan persendian setiap pagi hari setelah Anda terbangun dan lama sekali baru kembali pulih maka itu adalah gejala rematik. Jika rematik telah parah maka akan timbul benjolan dan juga mati sendi. Dari beberapa gejala rematik diatas Anda bisa memastikan jika rematik bukan penyakit yang menyenangkan. Segera ke dokter dan berobat. Jika Anda ingin melakukan pengobatan dengan ramuan herbal maka daun buah sirsak terkenal ampuh dalam mengatasi rematik. Bagaimana cara mengolahnya? Daun buah sirsak bisa Anda potong kecil-kecil setelah dicuci lalu dijemur hingga kering dan rebus lalu airnya diminum seperti teh. Bisa Anda tambahkan gula batu sedikit untuk menghindari rasa getir. Jika Anda tidak suka harus memotong dan menjemur maka bisa langsung Anda cuci lalu rebus airnya. Minum setiap hari sebanyak 3x sehari. Ramuan herbal yang kedua adalah kulit buah manggis. Buah manggis terkenal sebagai queen of fruit yang akan sangat manjur mengobati berbagai macam penyakit bahkan kanker. Selain rasanya yang manis segar ternyata kulitnya juga sangat berkhasiat dalam membasmi penyakit kronis. Rematik adalah salah satu penyakit yang bisa disembuhkan dengan kulit buah manggis. Cara mengolahnya cukup mudah. Anda bisa mencuci kulit buah manggis lalu di ambil bagian dalam yang berwarna pink dan jemur hingga kering lalu rebus dan minum airnya saja. Ambil bagian pink kulit manggis lalu di blender hingga halus dan ambil air tanpa ampasnya. Ramuan ini Anda minum satu gelas sebanyak 3x sehari setelah makan. Agar penyerapan ke dalam tubuh lebih maksimal. Jika Anda tidak begitu suka dengan rasa sepat dan getir bisa Anda tambahkan madu secukupnya. Baca juga : Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda Konsumsi ramuan herbal dikenal dengan tanpa efek samping tetapi untuk kulit manggis biasanya Anda akan merasa mual selama beberapa kali konsumsi dikarenakan tubuh perlu penyesuaian saja. Selain itu hindari melakukan aktivitas yang sekiranya memacu rematik Anda untuk menjadi lebih parah semisal selalu mandi dengan air dingin di malam hari atau sering keluar malam tanpa penghangat. Memang disaat Anda sudah memutuskan akan menggunakan pengobatan herbal atau alami proses nya tidak bisa instant. Tetapi biasanya kulit manggis dan daun sirsak sudah menunjukkan hasil sejak sebulan pemakaian. Anda bisa bandingkan kesegaran tubuh Anda sebelum dan sesudah pemakaian pasti akan sangat berbeda sekali. saat ini memang sudah banyak tersedia ramuan yang di ekstrak dari manggis dan daun sirsak lalu dijual dalam bentuk kapsul hanya saja perhatikan apakah produk tersebut mengandung bahan pengawet. Jelas obat yang bebas pengawet adalah yang paling baik yang tidak akan menyebabkan efek samping yang berarti. Setelah satu bulan atau lebih pemakaian Anda bisa berkonsultasi kembali dengan dokter rematik Anda. Apakah peradangan yang dulu terjadi pada sendi masih dengan kondisi yang sama atau sudah mengalami perubahan yang berarti. Selain murah, obat rematik secara herbal juga sangat aman. Selama ampas dari jamu-jamuan yang Anda konsumsi tidak ikut terminum maka tidak akan menyebabkan fungsi ginjal dan hati Anda rusak. Imbangi dengan perbanyak minum air putih yang cukup. Selain kedua bahan diatas, teripang juga bisa menjadi pilihan obat yang manjur hanya saja mungkin mendapatkannya dan pengolahannya tidak semudah ketika Anda mencari manggis dan daun buah sirsak. Tetapi untuk saran, konsumsi satu persatu jangan langsung di campur-campur agar khasiatnya mudah terlihat dan kinerja nya maksimal.
16-06-2014 02:30
Pencernaan adalah organ tubuh yang amat perlu serta mesti dijaga kesehatannya, sebab tiap-tiap hari makanan serta minuman di proses dalam organ pencernaan lalu disalurkan ke semua tubuh guna jadi makanan untuk organ tubuh yang lain. Sistem pencernaan manusia diawali dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar hingga ke anus. Pola makan yang tak teratur, kerap terlambat makan, kurang mengkonsumsi buah serta sayur, dan terlampau cepat menelan makanan ialah banyak hal yang mengakibatkan terjadinya masalah pencernaan. Stres juga jadi pemicu utama masalah pencernaan orang-orang saat ini. Masalah pencernaan bisa berbentuk mual, kembung, nyeri pada ulu hati, juga kanker usus yang timbul sebab usus alami infeksi disebabkan bekerja ekstra keras pada saat mengolah makanan yang kurang serat. Di bawah ialah cara-cara melindungi kesehatan sistem pencernaan : 1. Kunyah makanan dengan baik Makin lama kita mengunyah makanan, maka makin gampang makanan itu diolah oleh tubuh serta dapat juga memproduksi enzim semakin banyak. Mengunyah yang lama sampai makanan lembut ialah baik untuk pencernaan. Tidak usah hingga 32 kali, namun tak kurang dari 10-12 kali supaya makanan tak membebani usus. Baca juga : Mengenali Tanda-tanda Fisik Kolesterol Tinggi 2. Konsumsi makanan berserat Tidak cuma menolong sistem pencernaan, makanan memiliki serat dapat juga menghindari penyakit seperti diabetes, penyakit jantung koroner, wasir, kanker usus besar, mengurangii kandungan gula darah serta pula mengurangi kandungan kolesterol didalam saluran pembuluh darah. Sayuran, buah-buahan, biji-bijian serta kacang-kacangan ialah sumber utama serat. 3. Minum 8 gelas air sehari Sistem pencernaan dapat berjalan amat lambat apabila Anda tak dapat mencukupi keperluan cairan dalam tubuh. Air menolong gerakan makanan, melarutkan makanan, mengatur konsentrasi makanan yang diolah tubuh serta menolong penyerapan zat gizi oleh tubuh. 4. Batasi konsumsi daging Konsumsi daging yang seimbang baik untuk tubuh karena protein hewani dalam daging cukup besar. Jauhi konsumsi daging merah terlalu berlebih lantaran dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan serta organ tubuh yang lain. Daging ialah bahan makanan yang sulit untuk diolah dengan cepat hingga memungkinkan menumpuk di perut. 5. Jauhi makanan serta minuman yang dingin Makanan serta minuman yang amat dingin mengakibatkan kontraksi pilorus, katup yang memisahkan lambung dengan duodenum, hingga memperlambat gerakan makanan yang diolah. Kecuali itu, lambung bakal bekerja ekstra untuk menghangatkan makanan, hingga makanan lebih lama tinggal di lambung. 6. Makan dengan cara teratur Makan dengan cara teratur menolong memaksimalkan kerja sistem pencernaan. Perut yang kosong menyebabkan nyeri serta kembung. Oleh karenanya, upayakan untuk makan dengan cara teratur dengan setiap hari menyebar jadwal makan Anda jadi 3 kali makan besar serta 2 kali makan ringan. Baca juga : Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Berenergi 7. Olahraga teratur Kecuali menolong Anda menjaga pola hidup sehat, olahraga dengan cara teratur juga menolong memperlancar pencernaan serta menghindari konstipasi. 8. Tangani stress Stress yang berkelanjutan bisa mengakibatkan masalah pencernaan umpamanya produksi asam lambung terlalu berlebih. Usahakan dengan cara positif untuk menangani stress. Anda dapat mengelola stress lewat cara menjalankan latihan pernafasan atau pergi liburan. 9. Usahakan berat tubuh normal Berat tubuh yang berlebihan serta obesitas bisa mengganggu peranan hormon spesifik yang bisa memengaruhi sistem pencernaan. Berat tubuh dibawah normal dapat pula menimbulkan pengaruh jelek pada sistem pencernaan. 10. Jagalah kebersihan Jagalah kebersihan tangan serta makanan dari kuman-kuman merugikan apabila Anda tak mau menderita diare. Penyakit ini banyak tedapat, biasanya lantaran kurangnya kebersihan makanan serta minuman. Sistem pencernaan manusia amat terkait dengan organ-organ utama didalam tubuh kita, itulah sebabnya senantiasa dianjurkan untuk menjalankan gaya hidup sehat serta senantiasa mengkonsumsi makanan sehat dengan cara teratur sebab pencernaan yang sehat bakal menunjang ketahanan tubuh yang kuat.