Waktu Posting : 17-05-2014 23:30 | Dibaca : 2575x
Memiliki kesempurnaan fisik yang tampan atau cantik adalah anugerah Tuhan yang sangat membanggakan. Akan tetapi pasti lebih sempurna lagi jika keindahan fisik diikuti dengan harum nya nafas yang akan keluar dari mulut kita setiap kali kita berbicara. Kadang kita bertemu orang yang secara fisik dan tampilan sudah sangat oke tetapi tiba-tiba disaat dia bicara kita terpaksa harus menahan nafas karena nafasnya bau tak sedap. Adanya bau-bauan yang tidak sedap adalah salah satu ciri khas jika kesehatan mulut kita sedang tidak baik. Penyebab kesehatan mulut tidak baik sehingga menimbulkan bau nafas itu sendiri dikarenakan oleh banyak hal. Mungkin karena ada giginya yang berlubang, atau karena sedang ada luka di gusi yang menimbulkan sariawan atau bisa juga karena panas dalam yang menyebabkan kondisi mulut menjadi kering sehingga nafas yang keluar menjadi tidak segar.
Baca juga : Konsumsilah Minuman-minuman Penurun Tekanan Darah
Jika Anda atau siapa saja mengalami hal tersebut pasti akan merasa malu bukan kepalang terlebih sedang berhadapan dengan tamu atau klien penting. Selain itu juga akan membuat rasa percaya diri terkikis karena otomatis menjadi tidak yakin dengan nafas kita apakah segar ataukah bau? Jika menghadapi masalah dengan kesehatan mulut sehingga nafas menjadi kurang sedap, maka apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita langsung pergi ke dokter gigi terdekat? Sebenarnya permasalahan seputar kesehatan mulut bisa diatasi dengan obat-obatan herbal. Pengobatan dengan herbal selain lebih murah juga lebih aman. Memang, terkadang prosesnya membutuhkan waktu yang lebih lama karena bahan alami akan bekerja langsung ke pusat permasalahan bukan hanya menyembuhkan bagian permukaan nya saja. Dan juga pengobatan dengan herbal adalah tanpa efek samping seperti yang biasa muncul pada pengobatan dengan obat kimia. Berikut adalah obat-obatan herbal yang bisa membantu penyembuhan masalah bau tidak sedap pada mulut. Yang pertama adalah cengkeh. Cengkeh terkenal banyak manfaatnya selain untuk bahan baku minuman yang mampu member rasa wangi dan juga baik untuk menyembuhkan peradangan. Cengkih menghasilkan minyak yang mampu bekerja pada tenggorokan dan mengobati selaput lendir pada mulut yang biasanya meradang dan menyebabkan bau menjadi tidak sedap. Ramuan herbal yang kedua adalah daun sirih. Daun sirih terkenal sangat ampuh sebagai tanaman yang bisa menjadi antiseptic. Baik luka maupun mengobati masalah kewanitaan. Sirih dalam menyembuhkan bau yang tidak sedap, sirih juga bisa menyembuhkan luka dan mengobati panas dalam yang sering menjadi penyebab bau mulut.
Cara terapi dengan daun sirih adalah, ambil beberapa lembar daun sirih lalu bersihkan hingga semua kotoran terlepas. Setelah itu rebus dengan 350 cc air dan tunggu hingga menjadi separuhnya. Setelah itu minum airnya sebanyak 3x setiap harinya. Ramuan herbal lainnya adalah kayu manis. Kayu manis yang juga sudah sangat terkenal ampuh dalam mengharumkan dan menambah rasa sedap dalam masakan. Kehebatan kayu manis lainnya dalam kesehatan mulut adalah membasmi bakteri atau kuman yang ada di mulut. Bau mulut hilang kumat mati dengan maksimal. Bahan herbal selanjutnya yang juga ampuh dalam menyembuhkan permasalahan bau mulut adalah kapulaga. Bagi mereka yang suka akan rasa segar dan sensasi dingin di mulut yang bisa mematikan bakteri sekaligus membuat wangi nafas maka gunakan kapulaga. Jika Anda ingin menggunakan kapulaga sebagai ramuan berkumur maka hancurkan beberapa biji kapulaga lalu rebus hingga mendidih. Minum airnya setiap hari tetapi harus disaring terlebih dahulu sehingga ampas tidak ikut terminum. Untuk berkumur haruslah setelah Anda gosok gigi sehingga disaat keadaan mulut sudah bersih.
Baca juga : Jus Kulit Buah Manggis Untuk Menyembuhkan Kolesterol
Cobalah ramuan herbal di atas. Tetapi tentu saja Anda harus bersabar. Biasanya khasiat sudah mulai terlihat antara 1-2 hari. Menggunakan ramuan herbal akan menyehatkan tubuh dengan maksimal. Selain itu juga dengan rasa aman karena tanpa efek samping yang berbahaya. Untuk mendapatkan tanaman herbal diatas Anda bisa memetiknya langsung dari pohonnya. Biasanya tanaman sirih, cengkeh, kapulaga, kayumanis tersedia di lingkungan sekitar karena memang tanaman tersebut bisa hidup di dalam jenis tanah apapun. Tetapi jika Anda tidak bisa menemukan maka belilah di pasar tradisional.
23-02-2016 12:06
Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih. Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan. Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut. Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo : Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan. Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu. Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas. Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya. Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.
31-05-2014 10:23
Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi. Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak. Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh. Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita. Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung. Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan. Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat. Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen. Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya. Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.
23-07-2024 11:55
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) adalah organisasi profesi yang menaungi para ahli farmasi di Indonesia. Organisasi ini memiliki berbagai cabang di seluruh Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil. Salah satu cabang yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan adalah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Natuna.Dengan dedikasi dan komitmen tinggi, cabang ini berusaha untuk memberikan layanan farmasi yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Natuna. Peran dan Kontribusi PAFI Kabupaten Natuna Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Salah satu fokus utama dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia kabipaten Natuna adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Para ahli farmasi yang tergabung dalam cabang ini berkomitmen untuk memastikan bahwa masyarakat Kabupaten Natuna mendapatkan obat-obatan yang aman, efektif, dan terjangkau. Mereka juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar dan pentingnya menjaga kesehatan. Pengembangan Sumber Daya Manusia PAFI Kabupaten Natuna juga berperan dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang farmasi. Melalui berbagai program pelatihan dan workshop, para ahli farmasi di Kabupaten Natuna mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka selalu siap menghadapi berbagai tantangan dalam dunia farmasi yang terus berkembang. Kolaborasi dengan Instansi Kesehatan Kolaborasi dengan instansi kesehatan lain juga menjadi salah satu fokus dari PAFI Kabupaten Natuna. Dengan bekerja sama dengan rumah sakit, puskesmas, dan instansi kesehatan lainnya, mereka berusaha untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang terpadu dan efektif. Kolaborasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengadaan obat hingga penanganan kasus-kasus kesehatan yang memerlukan perhatian khusus. Harapan untuk Masa Depan Ke depan, PAFI Kabupaten Natuna berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah ini. Mereka juga berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama di daerah-daerah yang paling terpencil. Dengan berbagai program dan inisiatif yang telah dan akan dilakukan, PAFI  Kabupaten Natuna optimis dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Kabupaten Natuna. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Natuna memiliki peran yang sangat penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Natuna. Dengan berbagai program dan inisiatif yang dilakukan, mereka berusaha untuk memastikan bahwa masyarakat Kabupaten Natuna mendapatkan layanan farmasi yang terbaik. Tantangan geografis dan aksesibilitas memang menjadi kendala, namun dengan dedikasi yang tinggi, PAFI Kabupaten Natuna optimis dapat mengatasi semua tantangan tersebut dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesehatan masyarakat. https://pafikabnatuna.org/