Waktu Posting : 03-10-2014 11:23 | Dibaca : 2799x
03-07-2014 11:21
Untuk umat muslim yang mempunyai penyakit khusus, kehadiran bulan Ramadan kerap membawa kecemasan spesifik. Pertanyaan-pertanyaan seperti : apakah saya dapat berpuasa, bagaimana bila penyakit saya kambuh waktu berpuasa, atau bagaimana dengan penyembuhan saya adalah sederet pertanyaan yang kerap nampak. Dengan cara spesial untuk pasien Asma, pasien umumnya cemas apakah dapat menunaikan beribadah puasa dengan baik serta kerapkali bingung tentang pemakaian obat semprot pelega napas (inhaler). Baca juga : Cara Mengatasi Jerawat di Usia Dewasa Supaya kaum pasien asma dapat menjalani puasa dengan baik, di bawah ialah beberapa hal yang penting dicermati : Kunjungilah dokter Anda untuk memperoleh kontrol kesehatan terlebih dulu 1 bln. sampai 1 minggu sebelum saat Anda mulai berpuasa. Dokter bakal lakukan wawancara medis serta kontrol fisik untuk tahu apakah derajat asma yang Anda alami termonitor dengan baik serta memastikan penyembuhan yang sesuai sama. Bila Anda memakai inhaler, serta tak hendak memakainya pada waktu berpuasa. Pakailah inhaler pada waktu sahur serta berbuka untuk tetap mengontrol asma Anda. Anda baiknya tetap senantiasa membawa dan inhaler Anda. Bila Anda terkena serangan asma pada waktu berpuasa, cepatlah memakai inhaler Anda. Dehidrasi dapat bikin saluran pernapasan jadi kering hingga dapat menyebabkan terjadinya asma. Karenanya, Anda butuh mencukupi keperluan cairan yang cukup pada waktu sahur serta berbuka. Jauhi kegiatan dibawah terik cahaya matahari atau di ruang ber-AC yang terlampau dingin serta kering lantaran dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Bila Anda alami perburukan tanda-tanda asma sepanjang berpuasa, cepatlah menghubungi dokter untuk memperoleh penyesuaian terapi. Tanyakan pula dengan Ustadz Anda tentang pemakaian inhaler pada waktu berpuasa. Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Mulut Selama Berpuasa
12-09-2022 11:58
 Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.  Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:  Dapatkan Berat Badan yang Sehat   Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.  Perhatikan Kebiasaan Minum       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.  Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.  Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.   Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.  Lakukan Olahraga yang Tepat   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.  Hindari Mengangkat Beban   Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.  Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.   Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter. Â
26-05-2014 18:30
Beberapa orang yang berasumsi sepele terhadap penyakit gigi berlubang. Walaupun menimbulkan rasa sakit, tetapi beberapa orang yang malas memeriksakan selanjutnya ke dokter gigi sebab berasumsi penyakit ini dapat pulih dengan sendirinya. Tetapi, nyatanya di balik keremehannya, nyatanya gigi berlubang ini menaruh kemungkinan yang semakin besar bila berlangsung pembiaran dengan cara berkepanjangan, juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit jantung atau kegagalan pada ginjal. Kenapa hal semacam ini dapat berlangsung? Lubang pada gigi ini sebaiknya secepatnya diatasi dengan benar karena bila tidak, maka bakal menimbulkan rasa sakit serta akar gigi membusuk. Hal semacam ini bisa menyebabkan gigi yang berlubang ini jadi sumber infeksi yang menyerang organ badan yang lain. Darah yang datang dari area gigi berlubang ini bakal dipenuhi dengan kuman serta bakteri yang datang dari pembusukan akar gigi. Kita semua paham bahwasanya darah selalu bersirkulasi dalam badan. Hal semacam ini menjadikan darah yang sudah terkontaminasi itupun bakal menyebar ke beragam organ badan kita. System kekebalan badan kita bisa melemah setiap saat, serta waktu itu berlangsung, bakteri serta kuman itu bisa menetap pada satu organ spesifik serta menyebabkan peradangan atau penyakit yang cukup beresiko. Misalnya ialah organ jantung maupun ginjal. Bila satu diantara atau ke-2 organ itu sukses terserang oleh bakteri serta kuman, maka akan menyebabkan terjadinya kegagalan pada ginjal atau juga penyakit serangan jantung. Baca juga : Inilah Tanda Lahir Anak Kembar Penyembuhan ke-2 penyakit itu di rasa mahal serta cukup memerlukan waktu yang banyak, tenaga, serta mental yang kuat. Maka untuk mencegah kemungkinan terserang penyakit itu, sebaiknya kita lebih mewaspadai gigi berlubang serta sejenisnya. Bila ada rasa sakit mulai terasa, baiknya kita mesti sejak dini memeriksakan gigi kita ke dokter untuk diatasi dengan benar. Kontrol ke dokter gigi 2 x satu tahun juga butuh dilaksanakan untuk menghindari keadaan memburuk hingga berlangsungnya gigi berlubang. Langkah menyembuhkan sakit gigi barangkali telah banyak dari Anda yang tahu, lantaran penyakit ini adalah satu diantara penyakit yang benar-benar umum terkena oleh orang-orang. Sejumlah besar orang-orang, terutama Indonesia juga sudah sempat merasakan yang namanya sakit gigi serta banyak yang mengucapkan bahwasanya sakit gigi memanglah bakal benar-benar mengganggu. Kembali mengulas tentang langkah menyembuhkan sakit gigi, nyatanya bisaAanda kerjakan tidak cuma dengan memakai obat-obat kimia seperti asam mefenamat atau obat pembasmi rasa ngilu yang lain. Anda juga bisa memakai sebagian bahan yang ada di sekeliling kita umpamanya. Nah, lalu bagaimana caranya menyembuhkan sakit gigi itu? Baca juga : Inilah 6 Terapi Diri Sendiri yang Ampuh Melawan Depresi Tentang langkah menyembuhkan sakit gigi. Jika Anda tertarik, silakan Anda simak uraian di bawah ini : 1. Bawang putih Kandungan senyawa antiseptik dalam bawang putih sudah diakui beberapa ilmuwan bisa mengobati sakit gigi, karenanya Anda bisa memakai bahan alamiah yang satu ini dengan cara : ambillah satu siung bawang putih, lalu tempatkan pada gigi berlubang. Tunggulah sepanjang lebih kurang 5 menit, lalu mengeluarkan bawang putih serta berkumurlah dengan air hangat. 2. Teh hangat Tahukah Anda, teh hangat nyatanya bisa menolong meredakan sakit gigi. Teh hangat ini dapat menimbulkan pengaruh reda sesaat pada sakit gigi. Kecuali itu, teh hangat juga berguna untuk menyingkirkan bakteri dalam gigi. Langkahnya gampang, siapkan satu kantong teh yang sudah di celupkan dalam teh hangat. Yakinkan bahwasanya teh hangat tak memiliki kandungan gula. Setelah itu tempelkan pada gusi, tunggulah sampai sakitnya reda. 3. Cabe rawit Barangkali Anda heran, mengapa cabe rawit bisa mengobati sakit gigi. Ya, cabe rawit memiliki kandungan senyawa capcasain yang bisa meredakan rasa sakit, tak terkecuali sakit gigi. Karenanya tiada kelirunya jika Anda coba. Langkahnya cukup gampang, larutkan cabe rawit ke dalam air panas lalu siapkan kapas serta celupkan. Peras sedikit lalu tempelkan di sela-sela gigi berlubang. Begitulah yang bisa penulis berikan pada Anda tentang obat tradisional sakit gigi keropos bengkak berlubang, semoga bisa memperbanyak wawasan Anda perihal kesehatan anggota badan.